Rakernas PDIP Putuskan Dukung Pilkada Langsung, Dorong E-Voting

Pendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Rakernas IV, Senin (12/1/2026), menetapkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pemilu Daerah (pilkada) langsung. "Rakernas PDIP memberi klarifikasi bahwa partainya mendukung pilkada tetap digelar secara langsung untuk memperkuat legitimasi kepemimpinan daerah," kata Jamaluddin Idham, Ketua DPD PDIP Aceh.

Selain itu, PDIP juga menegaskan perlu menerapkan sistem e-voting dalam pilkada tersebut. "Sistem e-voting dapat membantu mengurangi biaya mahal dalam pilkada," ungkap Jamaluddin.

Rakernas ini juga menetapkan kebijakan yang diharapkan dapat mengurangi biaya dalam pelaksanaan pilkada, seperti mencegah pembiayaan rekomendasi calon, pembatasan biaya kampanye, profesionalitas, dan integritas penyelenggara pemilu. "Hal ini dilakukan untuk memperkuat demokrasi di Indonesia," tambahnya.

Ketua DPD PDIP Aceh juga menekankan pentingnya reformasi sistem politik nasional bersamaan dengan reformasi sistem hukum yang berkeadilan. PDIP menarik perhatian untuk mendorong sistem multipartai sederhana dan mengakui peserta pemilu legislatif sebagai partai politik guna mewujudkan sistem multipartai sederhana.

"Pemerintah harus memperbaiki keterlibatan DPRD dalam pelaksanaan pilkada," katanya.
 
Pilkada langsung itu aneh banget, biar nggak ada kecurangan aja 😂. Makin baiknya pakai e-voting, jadi tidak perlu nguripi panjang untuk menghitung suara. Sama-sama rasanya, biar semua orang bisa memilih dengan mudah. Banyak gampangnya juga, jadi tidak perlu khawatir soal korupsi lagi 🤞.

Kita harus makin serius dengar kebijakan partai PDIP, biar bisa memperkuat demokrasi di Indonesia. Reformasi sistem politik nasional itu penting banget, kita harus nggak kalah dengan negara-negara lain lagi 🙏. Sederhana aja kayaknya, jadi semua orang bisa langsung memilih calon yang mereka inginkan tanpa bawa-bawa.
 
Saya pikir kalau kita harus lebih berhati-hati saat ini, tapi juga jangan lupa tentang sistem demokrasi yang sudah kita terbangun. Pilkada langsung seperti itu, bisa membuat proses pemerintahan lebih transparan & akuntabel. Tapi, juga perlu diperhatikan agar tidak ada kecurangan atau manipulasi hasil pemilu. E-voting itu baik banget, bisa menghemat biaya & juga jadi langkah yang lebih modern. Dan kalau kita mau benar-benar kuat demokrasi di Indonesia, mending mulai dari sistem multipartai sederhana. Kita harus bisa percaya diri dalam pemilu & tidak ada pihak tertentu yang dapat mengendalikan hasilnya.
 
Pikir aku kalau ini udah waktunya Indonesia coba buat sistem e-voting jadi opsional, tapi masih harus ada pengawasan dari komisi pemilu. Nah, proses pilot ini bisa dimulai di beberapa kabupaten kecil, nantinya bisa diperluas ke seluruh wilayah. Aku juga penasaran bagaimana biaya e-voting itu bisa lebih murah, kalau ada contoh kasus yang bisa aku lihat.
 
gak percaya aja kalau PDIP benar2 mendukung pilkada langsung 🤯. tolong ambil contoh dari kota seperti Bogor atau Depok, nih! mereka sudah bisa melaksanakan pilkada langsung dengan lancar. tapi tolong jangan lupa juga ada keterlibatan masyarakat yang lebih aktif dalam proses pemilu. itu yang paling penting, bukan hanya sistem e-voting aja 🤔.
 
Pilkada langsung pasti lebih baik dari ini... biayanya mah dan banyak korupsi yang bisa terjadi... tapi e-voting itu bagus sekali, bisa mengurangi biaya... tapi kita harus pastikan teknologi itu sudah siap digunakan... kalau teknologi belum siap, penggunaan e-voting bisa jadi membuat kerumunan atau masalah lain...
 
Eh kabar gitu PDIP mendukung pilkada langsung 🙌. Mereka juga ingin menggunakan e-voting nih, supaya biayanya tidak terlalu mahal 🤑. Dan mereka ingatkan agar sistem politik dan hukum kita harus di reformasikan, sehingga tidak ada lagi korupsi dan semuanya menjadi transparan 💡. PDIP juga ingin membuat sistem multipartai sederhana nih, jadi semua partai bisa berpartisipasi secara setara 🤝. Dan mereka juga mengharapkan pemerintah agar lebih aktif dalam memperbaiki keterlibatan DPRD dalam pelaksanaan pilkada, sehingga semuanya menjadi lebih efektif dan efisien 📈.
 
Kalau ngerasa pilkada langsung itu pasti biayanya akan naik drastis, tapi mungkin kita perlu mencoba cara lain untuk mengurangi biaya. Mungkin ada cara di mana sistem e-voting bisa digunakan untuk menghemat biaya, tapi kita juga harus pastikan keamanan suara tidak terganggu. Saya rasa reformasi politik dan hukum yang kita butuhkan itu tidak bisa dikecualikan, tapi kita juga harus lihat apa yang bisa kita lakukan sekarang agar sistem ini bisa berjalan dengan lebih baik.
 
heyyyyy... pdip sengaja jadi pilihannya buat pilkada langsung, makanya biaya mahal dihilangkan... e-voting juga jadi opsi ya, karna bisa mengurangi biaya... tapi apa kebijakan nih yang ada di rakernas? kenapa biaya kampanye dan rekomendasi calon masih bisa diambil? toh itu buat korupsi jadi lebih mudah...
 
Kita lihat banyak pendukung PDIP yang already berasumsi sudah siap aja untuk e-voting, tapi sebenarnya masih manyebut 'membantu mengurangi biaya' kayak gini... biar bisa langsung gunakan teknologi, tapi gimana kalau sambun di tempat pilihannya juga perlu diperbaiki terlebih dahulu? 🤔

Sistem e-voting nanti pasti penting, tapi kita harus jangan lupa keamanan dan integritas pemilu itu juga. Kita harus yakin kalau e-voting ini bisa mencegah curasan suara kayak yang terjadi di beberapa daerah lainnya. 🚫
 
Wah, ini sangat penting sekali bro! Pilkada langsung aja sih bisa membuat proses demokrasi di Indonesia lebih jelas dan transparan. Bayangin aja kalau semua daerah bisa melakukan pilkada dengan sistem e-voting, biaya yang dihasilkan bisa dibantu-bantu saja dengan teknologi yang sudah ada di Indonesia sekarang. Nah, kalau kita bisa menerapkan sistem multipartai sederhana dan memperbaiki keterlibatan DPRD dalam pelaksanaan pilkada, itu akan membuat partai-partai bisa berkompetisi dengan lebih adil. Aku harap pemerintah bisa mendengar pendapat ini dan melakukan perubahan yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat Indonesia bro 🙌
 
Aku pikir itu bakalan makin mudah buat rakyat Indonesia nih, gak perlu biaya mahal buat pilkada langsung. E-voting juga bisa bikin lebih efisien dan cepat hasilnya. Tapi, aku penasaran siapa yang akan jadi teknisi e-voting di Indonesia? Aku harap bisa diprioritaskan ya 😊.
 
aku pikir itu yang benar, pilkada langsung buat transparansi dan akuntabilitas ya... kalau kita pakai e-voting tentu bisa menghemat biaya dan makin efisien. tapi apa jadi kalau ada korupsi atau halusinasi? kita harus pastikan sistemnya siap untuk mencegah itu.
 
Aku pikir itu ide yang bagus banget 🤩, system e-voting bisa membantu mempercepat proses pilkada dan mengurangi biaya mahal. Tapi, aku khawatir kalau system e-voting juga bisa ada masalah dengan keamanan dan integritas proses pilkada. Aku setuju bahwa perlu menerapkan sistem yang lebih profesional dan transparan dalam pelaksanaan pilkada. Dan aku paham bahwa reformasi sistem politik nasional dan sistem hukum yang berkeadilan sangat penting untuk memperkuat demokrasi di Indonesia 🙏. Aku harap pemerintah bisa bekerja sama dengan partai-partai politik untuk mewujudkan sistem multipartai sederhana yang lebih inklusif dan adil 👍.
 
aku pikir kalau bisa e-voting, tentu lebih baik nih! biayanya murah dan jaminan kejujuran calon kandidat dijamin. tapi, aku juga peduli dengan efisiensi prosesnya, harusnya tidak terlalu lambat sih... mungkin perlu ada penyesuaian agar tidak membuat orang orang bosan banget menunggu hasilnya 😐.
 
Sekarang PDIP juga punya opini tentang pilkada. Udah lama aku pikir mereka yang selalu ngeongklomporkan tentang reformasi, kayaknya klo udah ada keputusan, maka harus ada penjelasan. Aku curious apa asal usulnya sistem e-voting ini, bagaimana mereka ngakuin bisa mengurangi biaya mahal dalam pilkada? Ada bukti apa? Udah banyak yang bilang sistem e-voting bisa digunakan untuk manipulasi vote, kayaknya harus ada testing dan validation terlebih dahulu. Dan tentang reformasi sistem politik nasional dan hukum, aku setuju tapi udah lama disepakati oleh banyak orang, jadi apa yang baru?
 
Mereka terus mengulangi kalau pilkada langsung ini akan lebih baik, tapi siapa yang tahu nanti pilkada langsungnya gak bisa dipantau? Sepertinya PDIP masih ketinggalan zaman dengan e-voting, aku pikir ini cara yang bagus banget untuk mengurangi biaya dan meningkatkan transparansi.
 
ini newsnya kayak apa? PDIP jadi yang mendukung pilkada langsung, tapi gak ada tahu siapa yang bikin kebijakan itu sih... apakah ada sumber yang jelas? saya penasaran apa yang di maksud dengan "mencegah pembiayaan rekomendasi calon" ini... siapa yang nggak bisa biayainya? 😒
 
Pikiran aku kayak gila dengar mereka nih, PDIP yang mau teken dukungan pilkada langsung tapi mereka juga suka ngomong tentang e-voting? Apa keuntungannya kalau pilkada langsung digelar secara langsung sih? Biaya mahal kalah dengan biaya mahal dari e-voting? Gimana caranya bikin e-voting jadi lebih baik aja? Aku rasa PDIP yang udah lama banget tidak ngerti apa arti demokrasi kayaknya. Mencegah pembiayaan rekomendasi calon, profesionalitas, dan integritas penyelenggara pemilu itu apa sih? Justu buat ngeremeg aja orang lain. Reformasi sistem politik nasional bersamaan dengan reformasi sistem hukum yang berkeadilan? Gimana caranya mendorong sistem multipartai sederhana kalau kita gak pernah ngerti tentang demokrasi kayaknya... 🤔
 
kembali
Top