Rakernas Akan Putuskan Apakah Gerakan Rakyat Bakal Jadi Partai Atau Tidak?
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, mengatakan status organisasi massa ini menjadi partai politik atau tidak akan diputuskan dalam rapat kerja nasional di Jakarta. Organisasi ini sudah siap dengan struktur yang memenuhi persyaratan menjadi partai politik.
Namun, sebenarnya Gerakan Rakyat sudah 60 persen memenuhi semuanya. Namun, perubahan status dari organisasi massa menjadi partai politik hanya menunggu keputusan. Sahrin mengatakan bahwa keputusan ini akan bergantung pada dinamika rakernas hari kedua.
Gerakan Rakyat ingin membangun tradisi transparansi sehingga pandangan umum akan dibuka ke publik melalui media Gerakan Rakyat. Masyarakat dapat mengikuti secara detail dengan memperhatikan kegiatan dan keputusan organisasi ini.
Sahrin juga belum memutuskan posisi Anies Baswedan setelah organisasinya menjadi partai politik. Meskipun menjadi anggota kehormatan Gerakan Rakyat, posisinya masih belum ditentukan.
Dalam rakernas ini, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat resmi membuka sesi pertama dan dihadiri oleh 511 peserta dari jajaran pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) seluruh Indonesia.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, mengatakan status organisasi massa ini menjadi partai politik atau tidak akan diputuskan dalam rapat kerja nasional di Jakarta. Organisasi ini sudah siap dengan struktur yang memenuhi persyaratan menjadi partai politik.
Namun, sebenarnya Gerakan Rakyat sudah 60 persen memenuhi semuanya. Namun, perubahan status dari organisasi massa menjadi partai politik hanya menunggu keputusan. Sahrin mengatakan bahwa keputusan ini akan bergantung pada dinamika rakernas hari kedua.
Gerakan Rakyat ingin membangun tradisi transparansi sehingga pandangan umum akan dibuka ke publik melalui media Gerakan Rakyat. Masyarakat dapat mengikuti secara detail dengan memperhatikan kegiatan dan keputusan organisasi ini.
Sahrin juga belum memutuskan posisi Anies Baswedan setelah organisasinya menjadi partai politik. Meskipun menjadi anggota kehormatan Gerakan Rakyat, posisinya masih belum ditentukan.
Dalam rakernas ini, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat resmi membuka sesi pertama dan dihadiri oleh 511 peserta dari jajaran pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) seluruh Indonesia.