Purbaya Ungkap Pjs. Dirut BEI Bakal Temui MSCI Esok Senin

Pembatasan Menteri Keuangan di Pertemuan dengan MSCI Esok Senin, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, kembali menegaskan bahwa pertemuan antara BEI dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) esok senin akan berlangsung normal meski dia belum menjadi pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI). Dia pun tidak mengkhawatirkan apalagi ada masalah terkait vonis pasar modal RI oleh MSCI.

"Jadi, menteri keuangan tidak ikut campur dalam pertemuan bersama MSCI esok hari. Dia menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur yang ada di internal mereka," kata Purbaya saat konferensi pers di Wisma Danantara Sabtu lalu.

Sebenarnya, keberadaan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa di posisi pimpinan Bursa Efek Indonesia telah menjadi isu karena dia tidak dapat mengambil alih jabatan pimpinan BEI segera setelah Iman Rachman mengundurkan diri. Namun, berkat kehadirannya yang memadai di peristiwa penting seperti ini, Purbaya terus memberikan klarifikasi dan penjelasan kepada masyarakat.

Pertemuan ini dilaksanakan secara daring dengan hadirat Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa kebijakan Menteri Keuangan akan diwakili oleh Direktur Utama BEI atau wakilnya.

"Kita akan meyakinkan kepada indeks provider global bahwa Indonesia punya komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola," ujar Jeffrey Hendrik, yang akan menghadapi pertemuan bersama MSCI esok senin.
 
Pertemuan antara BEI dan MSCI ini seperti apa nih? Ada kekhawatiran apa pun kalau Menkeu tidak ikut campur? Tapi sih dia juga jelas kalau tidak, jadi tidak apa-apa kan? Yang penting adalah BEI punya komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola, apalagi kalau nanti Indonesia bisa masuk ke dalam indeks global. Itu yang penting, bukan sih tentang siapa-siapa nih di balik layar.
 
ini saran saya kalau wanna tahu apa yang sebenarnya terjadi di pertemuan Menkeu dengan MSCI esok senin, kita perlu lihat beberapa angka ya! 📈
berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022 lalu, nilai indeksnya sudah naik 17,31% dari awal tahun. tapi kalau kita lihat dari tahun 2015 hingga 2022, nilai indeksnya masih belum mencapai 100! 🤔
kalau lagi, menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada bulan Januari 2023 lalu, investor asing baru saja membeli saham di BEI sebanyak Rp 22 triliun! 🚀
nah, kalau kita lihat grafik harga saham di BEI, itu menunjukkan bahwa nilai indeksnya sedang naik! 📊
dan yang paling penting, kalau kita lihat data dari MSCI, pada tahun 2022 lalu, Indonesia berhasil meningkatkan indeksnya sebanyak 23,11%! 😃
 
Kalau mau jujur aja, aku bingung apa yang terjadi di balik kejadian ini. Menteri Keuangan itu bilang aja kalau tidak ikut campur dalam pertemuan dengan MSCI, tapi siapa nih yang mengontrol kebijakan itu? Aku rasa ada sesuatu yang tidak dipaparkan secara jelas. Dan yang paling konyol lagi, kehadiranan Menkeu ini bisa dijadikan alibi untuk tidak terlalu banyak bicara tentang transparansi dan tata kelola di Indonesia.
 
Saya pikir dia yang benar-benar perlu dipertanggung Jawab di sini adalah OJK aja, gak sih? Menteri Keuangan udah jelas bahwa dia tidak ikut campur, tapi apa yang terjadi di luar sana masih nggak jelas. Kalau dia nggak ikut campur, kenapa ada kerumunan seperti ini? Dan kalau itu benar-benar ada masalah dengan MSCI, gak perlu OJK yang terlibat juga. Saya rasa kita harus berusaha untuk memahami kedua pihaknya dan mencari solusi yang baik-baik aja.
 
ini gampang banget aja apa yang terjadi di balik kejadian itu 🤔. kalau Menteri Keuangan nggak ikut campur dalam pertemuan dengan MSCI, apa yang Menteri Keuangan lakukan sama-samanya? 🤑 sebenarnya ada yang penting banget, yaitu transparansi dan tata kelola di Indonesia, tapi itu gampang banget aja untuk ditebak 😅. mungkin yang penting adalah siapa yang menghadapi pertemuan itu dan siapa yang harus bertanggung jawab atas kebijakan Menteri Keuangan 🤝.
 
🤔 Pertemuan antara BEI dan MSCI masih normal kan? Tapi apa yang benar-benar terjadi? 🤑 Menurutku, itu semua karena ingin menyelamatkan indeks pasar modal RI dari turunnya. Jika tidak ada penyesuaian, maka semua investasi di Indonesia akan langsung hilang nilai-nya. Waktunya untuk BEI dan OJK berbicara! 😊
 
ada bayang-bayang kemacetan di masa lalu kapan perhitungan pasar modal ini dilakukan? kalau tahun 90-an kapan aja BEI punya konflik seperti ini? aku pikir Menteri Keuangan punya tanggung jawab untuk memastikan transparansi dan tata kelola di pasar modal, tapi sekarang punyanya sini ada masalah lagi! 😒 dan apa sih yang salah dengan kehadiran Menkeu di pertemuan ini? bisa jadi dia bisa memberikan klarifikasi yang lebih baik.
 
kembali
Top