Purbaya Ungkap Pjs. Dirut BEI Bakal Temui MSCI Esok Senin

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberitakan, meskipun Iman Rachman mengambil alih jabatan pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI), pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang telah dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/2/2026) akan terus berlangsung tanpa disakiti. Kepemimpinan Bursa Efek Indonesia saat ini digantikan oleh Jeffrey Hendrik, seorang Direktur Pengembangan BEI.

Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa perusahaan riset yang menyediakan indeks dan data pasar saham global akan bertatap muka dengan Pjs. Direktur Utama BEI. Menurutnya, ketika itu dia (Jeffrey Hendrik) bersama timnya mereka. Bursa Efek Indonesia adalah lembaga independen.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Keuangan tidak akan campur tangan dengan keputusan yang akan diambil oleh MSCI. "Mengapa? Karena kita sudah memiliki pengaturan internasional yang baik dan jelas," kata Purbaya Yudhi Sadewa. "Kita ingin memberikan kenyamanan dan perlindungan bagi investor domestik maupun global."

Menurutnya, ke depan Bursa Efek Indonesia akan memenuhi ketentuan dari sejumlah index provider global dan menerima perubahan dari MSCI.
 
🤕 Siapa sini yang percaya kalau Bursa Efek Indonesia bisa bertahan dengan baik?? 🤑 Semua warna hitam, aku kira MSCI akan membawa beban keuangan kecil-kecilan ke BEI, dan akhirnya BEI harus memotong gaji pegawai atau bahkan tutup beberapa cabang. 😩

Menteri Yudhi Sadewa bilang ada pengaturan internasional yang baik, tapi aku pikir itu hanya kata-kata kosong. Siapa yang percaya kalau BEI bisa berdiri sendiri tanpa bantuan dari Menteri Keuangan? 🤔 Dan apa yang terjadi jika mereka tidak memenuhi ketentuan dari MSCI? Aku kira akan ada masalah, masalah yang besar! 😬
 
Gimana kayaknya aja nih... pertemuan antara Menteri Keuangan dengan MSCI pasti penting banget ya! Kita lihat, mereka punya jadwal yang jelas dan tidak ada masalah-masalah yang bisa mempengaruhi keputusan mereka. Nah, itu baik sekali!

Mungkin sebaiknya kita fokus pada bagaimana Bursa Efek Indonesia bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di pasar saham global. Kita lihat, MSCI punya banyak index yang berbeda-beda dan perubahan-perubahan itu pasti sangat penting banget!

Jadi, saya harap Jeffrey Hendrik dan timnya bisa bekerja sama dengan baik dengan Menteri Keuangan dan MSCI agar kita bisa mendapatkan keputusan yang tepat dan optimal. Semoga berhasil ya! 🤞
 
Gue pikir ini benar-benar penting banget. Kalau kita lihat, Menteri Keuangan udah jelas-jelas ngatakan bahwa Bursa Efek Indonesia adalah lembaga independen, kan? Jadi kalau ada pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI), itu artinya mereka juga ngaksih campur tangan dengan keputusan yang diambil oleh MSCI. Karena siapa aja yang punya pengaturan internasional yang baik dan jelas, mereka pasti udah siap ngurus masalahnya sendiri.

Gue lihat kalau ini penting banget untuk investor kita sekarang, karena kalau kita mau investasi di pasar saham, kita harus tahu pasti apa itu index provider global dan ketentuan yang harus dipenuhi. Nah kalau Bursa Efek Indonesia sudah siap ngurus masalahnya sendiri, maka kita bisa yakin bahwa investasi kita akan aman dan nyaman.

Tapi, gue juga pikir ini perlu diawasi oleh Kementerian Keuangan, kan? Jadi kalau ada hal-hal yang tidak beres, kita harus siap untuk mengintervensi. Nah, kalau semua beres, maka kita bisa yakin bahwa Bursa Efek Indonesia akan menjadi salah satu lembaga yang paling baik di bidang investasi saham.
 
aku senang banget kalau pemerintah jadi lebih transparan lagi tentang apa yang terjadi di bawahnya, misalnya tentang pertemuan dengan morgan stanley, itu kayaknya membuat investor lebih percaya diri banget. aku rasa ini juga bagus karena nanti bisa memperkuat Indonesia sebagai negara investasi yang baik. kalau tidak ada transparansi, itu gak akan bisa menghasilkan keuntungan jangka panjang.
 
Gak sabar banget nih! Pertemuan antara BEI dan MSCI pasti penting, tapi apa benar kalau kita sudah tahu siapa yang ngambil alih pimpinan BEI? Iman Rachman udah jadi kaya kayak gini. Tapi apa itu artinya jika pertemuan dengan MSCI tetap berlangsung tanpa disakiti? Artinya apa sih? Kita harus tahu lebih dulu tentang keputusan yang diambil oleh MSCI dan bagaimana itu akan mempengaruhi Bursa Efek Indonesia. Gak ada kabar tentang indeks mana yang akan digunakan? Apakah itu MSCI ACWI, atau mungkin MSCI All Country World Index? Kita harus tahu lebih dulu agar investor domestik maupun global tidak terjebak dalam kesalahpahaman. 🤔
 
ini ari, kalau Menteri Keuangan udah bilang itu semua, tapi masih ada yang penasaran siapa nanti yang akan jadi pengaruh utama di BEI 🤔. apalagi karena Jeffrey Hendrik kayaknya baru saja ngambil alih jabatan. gimana caranya dia bisa jadi opsi yang terbaik? 📈
 
heyyyyy... apa yang ada ini? 😂 kalau tahu jawabannya sama saja aja... investor kita di perlindungan, tapi gampang banget kalah duitnya ya... 🤑 apa salahnya sih kita jangan ambil risiko sama sekali? kayaknya bursa efek itu lumayan ngurus, tapi menteri keuangan ini malah jadi pengacara yang baik, nih... 😊
 
Saya pikir itu bagus aja kalau gak ada campur tangan pemerintah dalam hal ini. Tapi, siapa tau kemudian gak ada kejadian yang bikin kita penasaran... 🤔 Lalu, saya rasa Purbaya Yudhi Sadewa punya alasan yang tepat kalau ingin memberikan kenyamanan bagi investor, tapi saya juga curiga apakah itu benar-benar adanya atau cuma alasan sekilas aja. Mungkin ada salah satu di antara itu... 😐
 
Wahhhh.. gimana ya? Pertemuan dengan MSCI itu nih... kan bisa jadi kaya ganti rugi ya? Menteri Keuangan nggak sabar-sabaran ngerasa siapa yang salah, bukan? Tapi apa lagi yang terjadi nih? Purbaya Yudhi Sadewa bilang kalau Bursa Efek Indonesia sudah punya pengaturan internasional yang baik, tapi kenapa lagi perlu pertemuan dengan MSCI? Gimana kenyamanan dan perlindungan bagi investor itu bisa jadi siapa yang keberatan? Dan nih, Jeffrey Hendrik punya timnya sendiri, kan? Guna apa lagi kalau Bursa Efek Indonesia bilang kalau sudah mau menerima perubahan dari MSCI? Sepertinya ini lebih seperti main-main aja...
 
aku pikir ini bikin baik banget karena kita butuh perhatian internasional untuk meningkatkan efisiensi bekerja di bei. tapi jangan lupa kita harus memastikan tidak ada kecualian yang bikin investor domestik merasa kurang aman, nih 🤔
 
Gue tahu kalau BEI siap-siap nggak masuk ke dalam 'Sanksi' 😅 GIF: https://media.giphy.com/media/KKz5F3eXjyLQ4/gif/baheyy0/640x360/2026-02-02-sanksi-bei_0.gif

Gue suka kalau gue bisa ngobrol tentang BEI tanpa harus nggak paham apa yang dibicarakan 😂 GIF: https://media.giphy.com/media/3o85xmXfP2dVbRJLW4/gif/baheyy0/640x360/bei-gue-bicara_1.gif

Gue rasa Purbaya Yudhi Sadewa sih kayak gue ketika nggak mau makan es teler 😋 GIF: https://media.giphy.com/media/KzW2vXKcZfPqC/gif/baheyy0/640x360/es-teler-gue-nggak-mau-1.gif

Gue suka kalau BEI siap-siap nggak masuk ke dalam 'Sanksi' 😂 GIF: https://media.giphy.com/media/KKz5F3eXjyLQ4/gif/baheyy0/640x360/sanksi-bei-2.gif
 
gak ngerti kalau gini happen, siapa yang bilang bursa efek indonesia harus selalu ikut pas dengan msci? apa artinya kita tidak punya kendali sendiri? aku rasa ini salah strategi, seharusnya kita fokus pada meningkatkan kualitas dan keamanan pasar, bukan hanya sekedar mengikuti tren internasional.
 
kembali
Top