Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025, yang bersebutsa Rp23.821,1 triliun PDB atas dasar harga, hanya mencapai 5,39 persen secara tahunan (YOY). Hal ini lebih rendah dari yang diharapkan. Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, pertumbuhan ekonomi ini lebih rendah dari perkiraannya sendiri.
"Kita harapkan 5,6 atau 5,7," kata Purbaya. "Jadi, harusnya 5,5 lah." Namun, ia mengeklaim bahwa nilai pertumbuhan tersebut menandakan perekonomian Tanah Air yang sudah membaik. Pertumbuhan ini adalah pertumbuhan ekonomi triwulan IV terbaik dalam beberapa tahun ke belakang.
Dengan capaian tersebut, Purbaya berharap pertumbuhan ekonomi 2026 dapat dicapai lebih tinggi. Ia akan meminta kementerian/lembaga untuk membelanjakan anggaran masing-masing. "Saya harapkan tahun ini akan lebih baik lagi. Ini saya akan lebih banyak jalan-jalan ke kementerian/lembaga supaya belanja mereka tepat sasaran," tutur Purbaya.
Pertumbuhan konsumsi triwulan IV juga meningkat, seperti yang diharapkan oleh Purbaya. Namun, ia menanggapi bahwa pertumbuhan ini masih belum mencukupi. Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan konsumsi hingga Agustus 2025 berjalan dengan lambat.
"Kalau kita lihat kan sebetulnya sampai bulan Agustus tahun lalu konsumsi melambat sekali, pasti karena ekonominya melambat. Kita perbaiki sedikit di triwulan keempat dan kelihatan dari indeks konsumen naik," urai Purbaya.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen secara tahunan, lebih kuat dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar 5,02 persen.
"Kita harapkan 5,6 atau 5,7," kata Purbaya. "Jadi, harusnya 5,5 lah." Namun, ia mengeklaim bahwa nilai pertumbuhan tersebut menandakan perekonomian Tanah Air yang sudah membaik. Pertumbuhan ini adalah pertumbuhan ekonomi triwulan IV terbaik dalam beberapa tahun ke belakang.
Dengan capaian tersebut, Purbaya berharap pertumbuhan ekonomi 2026 dapat dicapai lebih tinggi. Ia akan meminta kementerian/lembaga untuk membelanjakan anggaran masing-masing. "Saya harapkan tahun ini akan lebih baik lagi. Ini saya akan lebih banyak jalan-jalan ke kementerian/lembaga supaya belanja mereka tepat sasaran," tutur Purbaya.
Pertumbuhan konsumsi triwulan IV juga meningkat, seperti yang diharapkan oleh Purbaya. Namun, ia menanggapi bahwa pertumbuhan ini masih belum mencukupi. Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan konsumsi hingga Agustus 2025 berjalan dengan lambat.
"Kalau kita lihat kan sebetulnya sampai bulan Agustus tahun lalu konsumsi melambat sekali, pasti karena ekonominya melambat. Kita perbaiki sedikit di triwulan keempat dan kelihatan dari indeks konsumen naik," urai Purbaya.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen secara tahunan, lebih kuat dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar 5,02 persen.