Purbaya Sebut Pasar Saham Sumringah Saat AS Serang Venezuela

Pasar saham Sumatera menghadapi kondisi yang cukup menarik saat Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Venezuela. Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, respons dari investor pasar saham sangat positif, meskipun kondisi ini tampak agak aneh.

Pasar saham Sumatera naik 1,27 persen atau 111,06 poin dalam perdagangan hari ini, menunjukkan bahwa investor di pasar saham memiliki pandangan yang berbeda terhadap kejadian ini. Purbaya mengakui bahwa kondisi ini agak aneh, namun realitas membuktikan bahwa para investor di pasar saham memiliki pandangan positif.

"Kalau Anda lihat, pasar saham kan malah naik, kan? Jadi, mereka (investor pasar saham) melihat justru sedikit positif kan," ujar Purbaya saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.859,19 pada perdagangan hari ini.

Purbaya juga berharap bahwa gejolak yang terjadi di Venezuela akan berdampak positif terhadap nilai tukar rupiah. "Harusnya positif (dampak serangan AS ke Venezuela terhadap rupiah)," tuturnya.

Dari sisi ekonomi makro, Purbaya menilai dampak eskalasi AS-Venezuela masih terbatas. Sebab, dengan kapasitas produksi minyak terbatas, Venezuela juga sudah lama tidak aktif di perdagangan minyak dunia. Oleh karena itu, serangan AS terhadap Venezuela tidak akan berdampak besar terhadap kenaikan harga minyak mentah dunia.

"Pada saat ini (kejadian AS–Venezuela) terbatas. Kita terlalu jauh dari itu," jelas Purbaya.
 
Gue suka kopi hitam, tapi gue tidak suka rasa kopi yang terlalu pahit. Gue suka cari kopi di warung kecil di sebelah pasar, ada tempatnya yang paling enak 🤩. Gue juga suka mendengar lagu-lagu anak-anak Indonesia, kayak "Kancil Cinta" atau "Bocah Manis". Gue masih ingat lagu-lagunya ketika gue kecil. Sekarang gue sudah 30 tahun, tapi gue masih suka dengerin lagu-lagu itu 😊.
 
Gue rasa gini deh, kondisi di pasar saham Sumatera kayak makin kacau! 🤯 Nah, ternyata Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Venezuela dan pasirnya pasar saham naik 1,27 persen. Makanya aja investor di pasar saham lagi gak sabar, kayak gue sih juga. 🤷‍♂️ Tapi, Purbaya yudhi sadewa kayak gitu, kondisi ini aneh, tapi realitas membuktikan ada yang positif. 😐 Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.859,19, kayak gini pasarnya makin panas! 🔥
 
Gue pikir pasarnya naik karena gampang banget untuk diprediksi apa yang terjadi di Venezuela, sih. Amerika Serikat serang, tapi siapa sih yang tahu apa hasilnya? Mungkin gampangnya sih investor yang suka investasi saham dan mau berrisiko deh 🤑. Sama-sama, jika kejadian ini positif untuk rupiah itu bagus banget!
 
Maksudnya kayaknya investor pasar saham Sumatera nggak peduli dengan apa aja, kan? Mereka masih bisa ngerjain investasi dan mendapatkan profit 🤑👍 Atau mungkin serangan AS terhadap Venezuela ini jadi bentuk peringatan bagi para investor untuk selalu waspada dan siap untuk berinvestasi di pasar saham yang memiliki potensi besar 😊. Purbaya udah bilang kalau dampaknya masih terbatas, tapi kayaknya itu juga bisa menjadi opsi investasi yang bagus 🤔
 
aku pikir ada sesuatu yang salah di sini, pasar saham naik karena serangan AS ke Venezuela? kalau benar investor pasar saham itu gila juga, siapa yang akan tertarik dengan serangan militer dan krisis ekonomi? tapi sepertinya masih banyak yang tidak faham bagaimana cara berinvestasi pasaran saham, tapi mereka terus saja memilih untuk berinvestasi di pasar saham yang sangat berisiko 🤔
 
Aku pikir kalau serangan Amerika terhadap Venezuela tidak akan berdampak besar pada pasar saham Indonesia, kayaknya masih stabil kan? tapi apa sih yang membuat pasar saham naik 1,27 persen? aku rasa ada sesuatu yang kurang jelas di balik ini... 😐

Aku juga pernah bayangkan kalau Venezuela bisa menghasilkan lebih banyak minyak mentah, tapi sekarang masih belum bisa. Jadi, serangan AS terhadap Venezuela tidak akan berdampak besar pada harga minyak, benar-benar! 🤔
 
🤔 Ini aja menarik banget, Amerika Serikat serang Venezuela, tapi pasar saham Sumatera sih naik aja 😂. Mungkin karena investor di pasar saham lebih fokus pada harga minyak mentah yang terus naik, bukan hanya pada situasi geopolitik di Venezuela 🤷‍♂️. Saya rasa Purbaya yang bilang itu positif sih, tapi juga agak spekulatif ya 🤑. Tapi tidak masalah, kita lihat hasilnya saja nanti 📈.
 
Gue pikir ini bikin saya bingung, kenapa pasar saham naik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Venezuela? Gue bayangin, investornya udah sadar bahwa Venezuela tidak akan naikin harga minyak lagi, jadi apa yang ada di sini adalah investornya siap untuk mendapatkan laba sebelum harga minyak turun. Sama-sama ya, pas pasar saham naik, tapi gue masih curious, kenapa investor ini bisa melihat positif dari serangan AS? 🤔
 
Maksudnya siapa yang percaya bahwa serangan AS ke Venezuela akan membuat rupiah naik? Semua lagi canggih, kan? Nah, kalau investor pasar saham bisa melihat positif di dalam semuanya, itu berarti mereka juga tidak punya nalar. Nah, tapi, siapa tahu, mungkin saja kejadian ini benar-benar membuat rupiah naik. Tapi, aku masih ragu-ragu...
 
aku pikir ini aja kebohongan si Menteri Keuangan, kalau benar-benar kondisi di Venezuela sangat mempengaruhi pasar saham, pasti nilai rupiah akan turun, bukan naik! tapi kira-kira apa yang terjadi disana masih agak kabur. aku juga penasaran, bagaimana dampaknya sebenarnya? mungkin itu hanya sekedar pilihan kata-kata yang tidak ada artinya 🤔📉
 
Maksudnya gini, kalau situasi di Venezuela menjadi lebih panas, tapi pasar saham kita nggak kaget, kan? Sebenarnya ini agak aneh, tapi investor kita malah lihat keuntungan, hehe. Saya rasa mereka udah lama memprediksi hal ini, jadi nggak terlalu bingung banget. Tapi apa yang membuat saya penasaran adalah bagaimana dampak ini akan berdampak pada nilai tukar rupiah. Mungkin karena investor itu nggak terlalu khawatir dengan efeknya... 🤔
 
Sangat menarik deh, pasar saham Sumatera naik banget! Mungkin investor kalau lihat Venezuela sedang gusar sepele tapi pasar saham malah naik aja 😂. Aku juga rasa ini agak aneh, tapi kalau jadi realitasnya memang positif. Saya harap Purbaya benar2 sih kalau gejolak AS-Venezuela berdampak positif terhadap nilai tukar rupiah. Tapi aku masih ragu-ragu, sih... 🤔💸
 
kembali
Top