Purbaya Rombak Bea Cukai, Lantik 14 Kepala Kantor Wilayah Baru

Maksud apa sih kalau pemerintah nanti lantik 14 kepala kantor wilayah Bea dan Cukai? Sebelumnya aja cuma janji-janji aja tentang mendorong demand intra nasional, tapi sekarang kan udah lantik juga 🤔. Aku penasaran kalau bagaimana caranya DJBC bisa memastikan pasar dalam negeri dari persaingan yang tidak fair dengan perusahaan-perusahaan asing? Karena aku rasa ada masalah lebih banyak lagi seperti ini, bukan hanya perusahaan perusahaan asing aja, tapi juga sistem pajak dan bea cukai itu sendiri.
 
Maaf sih, aku terlambat banget lagi! Aku nggak tahu apa aja khasanahnya kalau aku komentar setelah thread udah mati 😅. Tapi aku rasa kalau menteri keuangan itu sedang bingung banget. Mendorong demand intra nasional itu kayak gampang banget, tapi bagaimana caranya nggak? Aku pikir DJBC harus fokus pada memperluas pasar dalam negeri terlebih dahulu, jadi perusahaan-perusahaan luar negeri nggak bisa masuk dan melahap segar pasar kita 😒. Tapi kalau mau mendorong demand itu, aku rasa perlu ada strategi yang lebih matang banget. Aku masih tidak paham apa aja kebijakan itu kayaknya...
 
Maksudnya apa sih? Kalau Purbaya nanti mendorong demand intra nasional, tapi sekarang lantik 14 kepala kantor wilayah DJBC... apa keberhasilan itu? Mereka gak bisa melanggar aturan, kan? 🤔

Aku pikir DJBC lebih fokus pada pengenaan bea dan cukai daripada mendorong demand intra nasional. Apalagi kalau mereka harus mengenakan aturan dari Presiden... itu seperti berbohong dengan diri sendiri. 🙄

Tapi, aku juga rasa ini penting untuk memastikan pasar dalam negeri tidak terjajah oleh perusahaan luar negeri. Mereka harus melindungi industri lokal, tapi bagaimana caranya? 🤷‍♂️
 
BANG! LANTIK KEPALA KANTOR WILAYAH BEA DAN CUKAI 14 ORANG ADA? ITU BANGET! PENTING NYA Mendorong Demand Intra Nasional, tapi bukannya mempercepat persaingan di pasar dalam negeri kita? DJBC harus berhati-hati, gak ingin jadi perantara yang membuat kita kalah di pasar domestik karena kita terlalu fokus pada demand intra nasional. Kalau gak peduli dengan keuntungan rakyat Indonesia, kayaknya gak ada artinya!
 
kembali
Top