Purbaya Lantik 36 Pejabat Lintas Ditjen Hasil Perombakan, 31 Orang dari Bea Cukai

Purbaya Lantik 36 Pegawai, 31 Orang dari Bea Cukai

Hari Rabu, 28 Januari 2026, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dilaporkan telah melantik puluhan pegawai di sejumlah Direktorat Jenderal (Ditjen) Kementerian Keuangan. Pemilihan ini merupakan bagian dari upaya perombakan yang dilakukan oleh Purbaya dalam internal kementerian.

Dalam acara pelantikan yang digelar di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya menyatakan bahwa ia telah melantik 36 pegawai Kemenkeu dari berbagai Ditjen. Penyelenggaraan ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 36 Tahun 2026 Tentang Mutasi dan Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Keuangan.

Salah satu Ditjen yang paling banyak dirombak adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), dengan sebanyak 31 orang pegawai yang dilantik. Purbaya menilai DJBC sebagai salah satu garda terdepan dalam hal penerimaan negara.

Pembelian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam kinerja mereka di Direktorat Jenderal masing-masing. Namun, jika kinerja mereka tidak sesuai dengan yang diharapkan, Purbaya tidak ragu-ragu untuk merombak lagi para pegawai di berbagai Ditjen Kemenkeu tersebut.

"Ke depan, kita tidak boleh lagi bermain-main," kata Purbaya. "Kalau ada hal yang mengecewakan, jangan main-main lagi, saya akan atur ulang lagi."

Pelantikan ini merupakan langkah yang penting dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektifitas Kemenkeu.
 
Pikir aku sih kalau itu Purbaya Yudhi Sadewa nanti akan menjadi Pemimpin Kemenkeu ke-5 πŸ€”. Lantikan pegawai yang banyak juga menunjukkan bahwa dia ingin meningkatkan kinerja di setiap Ditjen, misalnya DJBC yang paling banyak dilantik πŸ“ˆ. Tapi aku masih ragu-ragu nih, kalau lantikan seperti itu bisa menyelesaikan masalah kinerja pegawai di Kemenkeu juga nggak mudah πŸ˜….

Pegawai yang dilantik itu seberapa banyak juga? πŸ€”. Aku cari info bahwa totalnya ada 36 orang pegawai yang dilantik, dengan DJBC yang paling banyak yaitu 31 orang πŸ”. Tapi aku masih ingin tahu, siapa saja nama-nama pegawai yang dilantik itu? πŸ€‘.

Aku juga penasaran apa itu Keputusan Menteri Keuangan Nomor 36 Tahun 2026 yang menyebutkan tentang mutasi dan pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di Lingkungan Kemenkeu πŸ“„. Aku cari info bahwa itu adalah keputusan resmi dari Purbaya Yudhi Sadewa untuk meningkatkan kinerja di setiap Ditjen, tapi aku masih ingin tahu lebih lanjut tentang hal ini πŸ˜ƒ.

Tapi apa yang paling aku pikir kalau lantikan seperti ini bisa menyelesaikan masalah kinerja pegawai di Kemenkeu juga nggak mudah πŸ’ͺ. Aku harap Purbaya Yudhi Sadewa bisa menyelesaikannya dengan efektif dan efisien, sehingga Kemenkeu bisa berjalan dengan lancar πŸš€.

Sekarang aku cari info tentang lantikan pegawai yang dilakukan oleh Purbaya Yudhi Sadewa di tahun-tahun sebelumnya. Ternyata, lantikan ini bukanlah hal baru, karena ada lantikan sebelumnya juga yang dilakukan oleh Menteri Keuangan sebelumnya πŸ”™.

Lantikan itu diawali pada tahun 2023 dan dilakukan oleh Menteri Keuangan sebelumnya. Ternyata, lantikan ini juga memiliki tujuan yang sama dengan lantikan Purbaya Yudhi Sadewa, yaitu meningkatkan efisiensi dan efektifitas Kemenkeu πŸ’Ό.

Tapi apa itu hasil dari lantikan tersebut? πŸ€”. Aku cari info bahwa lantikan sebelumnya juga berhasil meningkatkan kinerja di setiap Ditjen, tapi ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki, seperti kualitas pekerjaan dan efisiensi kegiatan πŸ’―.

Aku harap Purbaya Yudhi Sadewa bisa belajar dari lantikan sebelumnya dan berhasil meningkatkan kinerja di setiap Ditjen, sehingga Kemenkeu bisa berjalan dengan lancar πŸš€.
 
Kasus ini pasti di baliknya ada manipulasi sih... Purbaya nggak bisa jaga kinerja 31 orang pegawai DJBC, kayak gitu. Meningkatkan efisiensi gini tidak berarti apa-apa jika semua pegawai masih nggak nyaman atau nggak punya kemampuan yang cukup untuk melaksanakan tugas mereka. Mungkin ada cara lain yang harus dicoba, seperti pelatihan atau rekomendasi dari luar...
 
Pemilihan pegawai di kementerian kayak apa? Mungkin ada yang nanti bakal menjadi pejabat yang paling berpengaruh, tapi siapa tahu ada juga yang akan gagal πŸ€”. Yang pasti, harusnya ada evaluasi yang matang tentang siapa yang layak dan siapa yang tidak. Tapi, aku rasa kementerian ini masih banyak sekali untuk diperbaiki 😊. Pegawai punya peran penting dalam meningkatkan efisiensi, tapi apa kalau pegawai itu sendiri yang tidak bisa bekerja dengan baik? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
aku rasa gak perlu terlalu banyak perubahan, nggak ada yang salah dengan sistemnya aja... tapi apalagi jika dipilih dari orang yang sesuai, karenanya gak akan ada masalah juga πŸ€”πŸ‘
 
ini aja cerita tentang Purbaya yang melantik banyak pegawai di Kemenkeu... mungkin dia juga ingin memastikan bahwa semua Ditjen tetap efisien dalam pengelolaan Bea Cukai... tapi yang penting adalah pegawai yang dilantik ini harus bisa bekerja dengan baik dan tidak ada lagi kekurangan di sana-sini... karena kalau tidak, Purbaya pasti akan mengganti mereka dengan orang baru πŸ€”πŸ’Ό
 
Gue pikir Purbaya benar-benar pintar banget sih! Dilantik banyak orang di DJBC itu pasti untuk meningkatkan efisiensi penerimaan negara. Gue haraplah mereka bisa mengelabui siapa saja yang mencoba untuk melepas uang dari gengsi. Kalau tidak, Purbaya akan langsung mengambil tindakan lagi, jangan ragu-ragu!
 
Maksudnya kalau Purbaya lantik banyak orang untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai itu apa? Ada bukti sih bahwa mereka sudah bisa meningkatkan efisiensi ya? Nih, 31 orang dilantik tapi siapa aja yang benar-benar memiliki kualitas yang diharapkan?
 
Pertanyaan aku adalah: apakah siapa aja kalau ada kesalahan di Direktorat Jenderal Bea Cukai? Apakah mereka akan dipanggil untuk konsultasi dulu sebelum di-remobil?

Dan menteri keuangan juga bilang kalau jika mereka tidak sesuai, dia akan ganti lagi siapa aja. Maksudnya dia bukan yang paling setia pada pekerjaannya? Aku rasa harus ada proses yang lebih panjang dan jelas dulu sebelum diputuskan untuk di-remobil.
 
paham kan kalo pemerintah gak punya waktu untuk ngambil keputusan, tapi harusnya ada cara buat memastikin kinerja masing-masing direktorat jenderalnya bisa maksimal πŸ€”. tapi kayaknya pilihan yang diambil oleh Purbaya ini juga perlu dibahas dengan lebih teliti, apakah 31 orang pegawai baru dari DJBC itu cukup untuk menangani bea cukai di Indonesia? toh kalau efisiensi dan efektifitas Kemenkeu tidak meningkat, apa artinya kita gak sengaja salah arah aja πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Pokoknya kalau Purbaya mau perubahan dulu harus fokus buat kinerja pegawai, kalau pegawai masih nggak sesuai maka ayo diambil-alih lagi. Tapi kalau ini punya tujuan jelas untuk meningkatkan efisiensi Kemenkeu, saya mendukung banget! 🀝
 
Maksudnya ganti-ganti pegawai begitu saja, gak ngerti apa artinya... Banyak korupsi yang terjadi karena ganti-ganti pegawai yang tidak sesuai dengan kemampuan mereka. Gak usah bingung sih, kalau pegawai baru tidak bisa lulus uji coba, kenapa lagi diberi posisi penting di DJBC?
 
Makasih ya pemerintah ini sudah serius mau bantu efisiensi di kementerian keuangan... tapi apakah kinerja 31 orang pegawai baru DJBC benar-benar bagus? Aku masih ragu-ragu nih. Bayangkan kalau ada yang gak sesuai, kayaknya Purbaya itu langsung ganti ganti seperti botol teh yang habis... dan apa yang akan terjadi dengan mereka yang udah lama di kemenkeu? Aku harap bisa lihat bagaimana efisiensi dan efektifitas kemenkeu ini benar-benar berubah, bukan hanya sekedar perombakan internal ya 😐
 
gak percaya banget sih lantik 31 orang di DJBC. apa bukti nyata aja? kenapa gak ada keterangan lebih lanjut tentang proses seleksi? apakah dia pakai sistem yang jujur atau cuma birokrasi biasa aja?
 
Pegawai DJBC begitu banyak, apa sih kebutuhan 31 orangnya? Saya pikir mereka harus fokus pada pengelolaan bea cukai dengan lebih baik. Lantikan-lantikan ini cuma biar ada perubahan saja aja, apakah benar-benar mau meningkatkan efisiensi?
 
gak sabar keroncongan di DJBC apa? 31 orang pelayan, itu beda dengan sebelumnya, sekarang udah terlalu banyak. gimana caranya bisa dibilangi lagi? kalau nggak efektif, langsung turun gantin. kayaknya harus ada target yang jelas dulu, apalagi karena Purbaya bilang "ke depan kita tidak boleh lagi bermain-main".
 
Gue pikir giliran gue ngulas tentang pelantikan 31 pegawai di DJBC tuh πŸ€”. Saya rasa kalau Purbaya Yudhi Sadewa punya rencana yang tepat, ini bisa jadi langkah awal untuk mengoptimalkan efisiensi dalam penerimaan negara. Tapi, kalau diharapkan performance mereka tidak sesuai, saya harap Purbaya siap berubah-ubah lagi πŸ”„β€β™‚οΈ. Gue rasa penting buat ada transparansi tentang siapa yang dipilih dan kenapa, agar semua orang bisa melihat jati diri dari pemilihan tersebut.
 
Pembelian pegawai kembali terjadi, tapi siapa nanti yang bertanggung jawab? Purbaya Yudhi Sadewa malah fokus pada efisiensi aja, tapi bagaimana aspek manajemen dirinya tidak bisa jadi topik debat. Apakah ini hanya tentang promosi yang mencuri perhatian dari pegawai yang benar-benar berpengalaman?
 
kembali
Top