Kementerian Keuangan bakal sidak dua perusahaan baja Cina yang terlibat dalam praktik tidak membayar pajak. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku bakal melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan-perusahaan tersebut. Sebelumnya, rencana sidak ini direncanakan pekan kemarin, tetapi kemudian dijadwalkan ulang menjadi pekan ini.
Purbaya menyatakan kesiapan untuk mengunjungi langsung perusahaan-perusahaan tersebut dan akan menanyai bos mereka tentang praktik tidak membayar pajak. Ia juga menyoroti kemungkinan adanya kongkalikong oknum pegawai yang terlibat dalam praktik tersebut.
"Tadi saya nanyain ke bosnya, apa bocornya uang, siapa yang berkepentingan? Saya akan rame-rame ke sana. Tadinya mau minggu ini tapi belum siap orangnya," kata Purbaya kepada awak media.
Purbaya juga menekankan bahwa praktik tidak membayar pajak tersebut dinilai sebagai bentuk penghinaan dan merugikan perusahaan domestik dan negara. Ia mengatakan bahwa ia akan mengambil tindakan tegas tanpa kompromi jika menemukan bukti keterlibatan.
"Ya, saya pokoknya saya deteksi ya di situ, laporan pajaknya ke mana, kantornya mana, isinya siapa. Saya akan nanya satu dua tiga pertanyaan habis itu saya rumahkan semua orang pajak," ancam Purbaya.
Dua perusahaan baja asal Cina tersebut diduga telah melakukan praktik tidak membayar pajak selama puluhan tahun dan memiliki anggapan bahwa institusi keuangan Indonesia korup sehingga bisa dimanipulasi.
Purbaya menyatakan kesiapan untuk mengunjungi langsung perusahaan-perusahaan tersebut dan akan menanyai bos mereka tentang praktik tidak membayar pajak. Ia juga menyoroti kemungkinan adanya kongkalikong oknum pegawai yang terlibat dalam praktik tersebut.
"Tadi saya nanyain ke bosnya, apa bocornya uang, siapa yang berkepentingan? Saya akan rame-rame ke sana. Tadinya mau minggu ini tapi belum siap orangnya," kata Purbaya kepada awak media.
Purbaya juga menekankan bahwa praktik tidak membayar pajak tersebut dinilai sebagai bentuk penghinaan dan merugikan perusahaan domestik dan negara. Ia mengatakan bahwa ia akan mengambil tindakan tegas tanpa kompromi jika menemukan bukti keterlibatan.
"Ya, saya pokoknya saya deteksi ya di situ, laporan pajaknya ke mana, kantornya mana, isinya siapa. Saya akan nanya satu dua tiga pertanyaan habis itu saya rumahkan semua orang pajak," ancam Purbaya.
Dua perusahaan baja asal Cina tersebut diduga telah melakukan praktik tidak membayar pajak selama puluhan tahun dan memiliki anggapan bahwa institusi keuangan Indonesia korup sehingga bisa dimanipulasi.