Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E. P. Hutagalung, memastikan kejujuran anggota polisi yang terlibat dalam peristiwa tuduhan pedagang es kue menggunakan bahan spons pada proses pemeriksaan internal. Tuduhan tersebut berbahaya karena tidak berlandaskan dan dapat membahayakan keamanan masyarakat.
Saat ini, Propam Polres dan Polda melakukan pemeriksaan yang ketat untuk menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pedagang es kue tersebut. Jika terbukti ada pelanggaran, maka sanksi akan diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ternyata, penjual es gabus bernama Sudrajat (50) menceritakan kronologi peristiwa yang membuat dirinya viral di media sosial setelah dituding menggunakan bahan spons dalam dagangannya. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (24/1/2026).
Sudrajat mengaku sempat diinterogasi dan berulang kali menyatakan bahwa es yang dijualnya tidak mengandung spons. Namun, dalam kondisi tertekan, Sudrajat mengakui dipaksa untuk memakan es dagangannya oleh oknum anggota TNI.
Tidak hanya itu, Sudrajat juga mengaku mengalami tindakan kekerasan fisik. Ia menyebut disabet menggunakan selang dan ditendang dengan sepatu agar mengakui tuduhan tersebut. Sudrajat meminta ampun dan bilang es yang dijualnya tidak buatan dirinya, tapi milik bosnya.
Dengan demikian, Kombes Reynold E. P. Hutagalung, berharap dapat menemukan kejujuran dari anggota polisi yang terlibat dalam peristiwa tersebut dan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Saat ini, Propam Polres dan Polda melakukan pemeriksaan yang ketat untuk menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pedagang es kue tersebut. Jika terbukti ada pelanggaran, maka sanksi akan diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ternyata, penjual es gabus bernama Sudrajat (50) menceritakan kronologi peristiwa yang membuat dirinya viral di media sosial setelah dituding menggunakan bahan spons dalam dagangannya. Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (24/1/2026).
Sudrajat mengaku sempat diinterogasi dan berulang kali menyatakan bahwa es yang dijualnya tidak mengandung spons. Namun, dalam kondisi tertekan, Sudrajat mengakui dipaksa untuk memakan es dagangannya oleh oknum anggota TNI.
Tidak hanya itu, Sudrajat juga mengaku mengalami tindakan kekerasan fisik. Ia menyebut disabet menggunakan selang dan ditendang dengan sepatu agar mengakui tuduhan tersebut. Sudrajat meminta ampun dan bilang es yang dijualnya tidak buatan dirinya, tapi milik bosnya.
Dengan demikian, Kombes Reynold E. P. Hutagalung, berharap dapat menemukan kejujuran dari anggota polisi yang terlibat dalam peristiwa tersebut dan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.