Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi meluncurkan Program Hibah Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang di Indonesia. Program ini merupakan pendanaan inovatif pertama di dunia yang difokuskan pada konservasi ekosistem terumbu karang bagi masyarakat.
Dalam rangka pelaksanaan program, sebanyak 58 organisasi dan inisiatif lokal berhasil lolos sebagai pelaksana Program TFCCA siklus pertama di tiga bentang laut prioritas Indonesia. Tujuh perwakilan penerima hibah menandatangani perjanjian hibah dalam kegiatan yang digelar di Jakarta.
Program ini diperlakukan sebagai inovasi dan solusi untuk menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang di Indonesia. Melalui Program TFCCA, Amerika Serikat bermitra dengan organisasi-organisasi lokal untuk mendukung upaya konservasi yang dipimpin oleh masyarakat setempat.
Pendanaan dari program ini digunakan untuk mendukung perlindungan dan pengelolaan ekosistem terumbu karang di Kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia, khususnya di tiga bentang laut utama. Program ini sangat penting karena menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pesisir dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.
"Melindungi ekosistem laut bukan hanya tentang konservasi, tetapi juga tentang mata pencaharian, ketahanan pangan, dan kemakmuran jangka panjang. Program TFCCA mengalihkan pembayaran kewajiban negara menjadi hibah yang mendanai upaya konservasi yang dipimpin dan digerakkan oleh masyarakat setempat," ujar Peter M. Haymond, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.
Dengan demikian, Program Hibah TFCCA akan menjadi solusi yang efektif dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang di Indonesia dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Dalam rangka pelaksanaan program, sebanyak 58 organisasi dan inisiatif lokal berhasil lolos sebagai pelaksana Program TFCCA siklus pertama di tiga bentang laut prioritas Indonesia. Tujuh perwakilan penerima hibah menandatangani perjanjian hibah dalam kegiatan yang digelar di Jakarta.
Program ini diperlakukan sebagai inovasi dan solusi untuk menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang di Indonesia. Melalui Program TFCCA, Amerika Serikat bermitra dengan organisasi-organisasi lokal untuk mendukung upaya konservasi yang dipimpin oleh masyarakat setempat.
Pendanaan dari program ini digunakan untuk mendukung perlindungan dan pengelolaan ekosistem terumbu karang di Kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia, khususnya di tiga bentang laut utama. Program ini sangat penting karena menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pesisir dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.
"Melindungi ekosistem laut bukan hanya tentang konservasi, tetapi juga tentang mata pencaharian, ketahanan pangan, dan kemakmuran jangka panjang. Program TFCCA mengalihkan pembayaran kewajiban negara menjadi hibah yang mendanai upaya konservasi yang dipimpin dan digerakkan oleh masyarakat setempat," ujar Peter M. Haymond, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.
Dengan demikian, Program Hibah TFCCA akan menjadi solusi yang efektif dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang di Indonesia dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.