Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Baru Gantikan Adies Kadir. Sari ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPR RI baru menggantikan Adies Kadir yang dipilih dan disetujui DPR untuk menjadi Hakim MK.
Lahir di Jakarta tanggal 2 Juni 1976, Sari adalah politikus Partai Golongan Karya (Golkar) yang telah dua kali menjabat sebagai anggota DPR RI. Ia pertama kali terpilih pada periode 2019-2024 dan kembali mendapatkan kepercayaan publik untuk periode 2024-2029.
Sari mewakili Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat II yang meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, serta Kota Mataram. Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Ketua, ia pernah duduk di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Sari Yuliati berasal dari daerah pemilihan di Nusa Tenggara Barat, namun tumbuh dan menempuh pendidikan di Jakarta. Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti pada tahun 1995, kemudian melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia pada tahun 2001.
Sari Yuliati saat ini tengah melanjutkan studi Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran Bandung. Ia masih aktif di Golkar sebagai Wakil Bendahara Umum sejak 2018 hingga sekarang.
Harta kekayaan Sari Yuliati melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode tahun 2023, dengan total nilai mencapai Rp47.924.468.000. Aset properti tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis di Jakarta Selatan, Tangerang, Bogor, dan Bekasi.
Lahir di Jakarta tanggal 2 Juni 1976, Sari adalah politikus Partai Golongan Karya (Golkar) yang telah dua kali menjabat sebagai anggota DPR RI. Ia pertama kali terpilih pada periode 2019-2024 dan kembali mendapatkan kepercayaan publik untuk periode 2024-2029.
Sari mewakili Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat II yang meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, serta Kota Mataram. Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Ketua, ia pernah duduk di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Sari Yuliati berasal dari daerah pemilihan di Nusa Tenggara Barat, namun tumbuh dan menempuh pendidikan di Jakarta. Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti pada tahun 1995, kemudian melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia pada tahun 2001.
Sari Yuliati saat ini tengah melanjutkan studi Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran Bandung. Ia masih aktif di Golkar sebagai Wakil Bendahara Umum sejak 2018 hingga sekarang.
Harta kekayaan Sari Yuliati melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode tahun 2023, dengan total nilai mencapai Rp47.924.468.000. Aset properti tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis di Jakarta Selatan, Tangerang, Bogor, dan Bekasi.