Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI baru, gantikan Adies Kadir sebagai Hakim MK. Ia dipilih dan disetujui DPR untuk menggantikan posisinya karena terpidana kasus dugaan korupsi.
Sari lahir di Jakarta pada 2 Juni 1976, seorang politikus Partai Golongan Karya (Golkar) yang telah dua kali menjabat sebagai anggota DPR RI. Ia mewakili Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat II. Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Ketua, ia pernah duduk di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Sari Yuliati memiliki pendidikan dasar hingga SMA di Jakarta, kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti. Ia juga melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia dan sarjana ilmu hukum di Universitas Kristen Indonesia. Saat ini ia sedang melanjutkan studi Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran Bandung.
Harta kekayaan Sari Yuliati diperkirakan mencapai Rp56,2 miliar dengan total aset properti sebesar Rp47,9 miliar dan utang sebesar Rp576 miliar.
Sari lahir di Jakarta pada 2 Juni 1976, seorang politikus Partai Golongan Karya (Golkar) yang telah dua kali menjabat sebagai anggota DPR RI. Ia mewakili Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat II. Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Ketua, ia pernah duduk di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Sari Yuliati memiliki pendidikan dasar hingga SMA di Jakarta, kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti. Ia juga melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia dan sarjana ilmu hukum di Universitas Kristen Indonesia. Saat ini ia sedang melanjutkan studi Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran Bandung.
Harta kekayaan Sari Yuliati diperkirakan mencapai Rp56,2 miliar dengan total aset properti sebesar Rp47,9 miliar dan utang sebesar Rp576 miliar.