Profil Ohim Suami Salshabilla & Kenapa Viral di Medsos?

Ohim, suami aktris Salshabilla Adriani, mengeluarkan pernyataan yang membuat hati banyak orang terutama para wanita geram. Dia mengatakan bahwa jika istri Anda tidak mendapatkan penghasilan, itu sama saja dengan memperlakukan suami sebagai pembantu. "Karena walaupun kita sebagai suami akan melakukan apa yang istri mau, cuma menurut gua nggak make sense aja," ujar Ohim.

Pernyataan tersebut langsung menuai komentar beragam dari netizen. Ada yang mengatakan bahwa pernyataan Ohim itu adalah curhatan hati laki-laki yang ingin memiliki pasangan cantik tapi tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka. Sementara itu, ada juga yang menyebut poin pernyataan Ohim bukan hanya tentang uang, melainkan tentang bagaimana istrinya harus menjadi sibuk dan tidak terlalu menuntut kebebasan.

Ohim sendiri lahir di Bandung pada tanggal 20 Juli 1993. Ia memiliki gelar Sarjana Hukum dari Universitas Katolik Parahyangan dan memiliki karier sebagai presenter dan aktris. Dia pernah menjadi presenter dalam acara "The Tour Rangers" dan debut aktingnya di film "Insya Allah Sah".
 
Gue pikir ini bukan soal tentang watak Ohim, tapi tentang bagaimana kita lihat masalahnya. Jika suami bilang bahwa nanti istri harus menjadi pembantu, itu jadi bukan solusi aja, tapi masalah lain juga tercipta ya... 🤔
 
Wah, opini dari Ohim itu memang bikin banyak orang penasaran 🤔. Saya rasa dia benar-benar tidak mengerti betapa sulitnya hidup sebagai wanita yang harus bekerja sibuk dan tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Mereka bukan hanya memiliki kewajiban sebagai ibu, tapi juga pekerjaan atau kuliah. Sementara suami mereka hanya perlu melakukan apa yang mereka inginkan tanpa harus repot-repot. Saya rasa Ohim harus coba hidup sejenak sebagai wanita biasa aja, bukan hanya berbicara tentang permasalahan mereka.
 
Wah, itu aksi Ohim yang membuat banyak orang geram, gak bisa diajak bicara. Dulu aku penasaran apa nih maksud dari pernyataannya, tapi setelah aku baca komentar netizen, aku rasa udah paham. Aku pikir kalau uang bukanlah satu-satunya hal yang penting dalam pernikahan. Jangan ada salahnya suami mau melakukan apa yang istri mau, asalkan dia tidak memaksakan dirinya untuk tetap setia.

Saya rasa Ohim bukan nggak memiliki alasan, tapi aku pikir dia harus lebih sabar dan mencari solusi yang lebih baik daripada mengeluarkan pernyataan seperti itu. Aku penasaran apa yang membuat Ohim merasa harus menyampaikan pernyataannya seperti itu...
 
Maksudnya apa sih? Kalau orang suka sambutan sibuk, mungkin dia juga nanti suka ketidaknyata. Tapi, wajah kebenaran sih kayaknya ada di sana... kalau dia bukan cuma peduli uang aja, tapi ada masalah lain yang lebih serius.
 
ohi, ini gak bisa dipercaya sih... ohim itu benar-benar pikir seperti itu? kalau aku sudah menikah, itu sama saja dengan memanggil suami aku sebagai bawanya? itu tidak adil, aku rasa pernyataan ohim itu bukan tentang uang, tapi tentang bagaimana dia ingin bisa memiliki pasangan yang cantik tanpa harus beban keuangan. dan kenapa dia jadi pikir begitu? di Indonesia, sudah banyak pasangan yang bisa saling support dan tidak terlalu memperdulikan keuangan satu sama lain...
 
gak percaya apa yang dikatakan Ohim, aku pikir dia hanya ngomong-ngomong aja, nggak ada masalah di sisi pribadinya. tapi kalau bukan itu, aku rasa dia punya alasan sendiri ya... aku suka makan siomay, kapan-kapan aku pergi ke pasar loyang dan pesan 3-4 siomay, rasanya selalu enak 🤩. dan oh iya, aku tahu ada sederhana siomay yang dibuat oleh seorang ibu di daerahku yang sangat lezat, aku ingin mencoba resepnya!
 
Wah keren aja gue lihat pakaian Salshabilla nih, tapi kayaknya suami dia terlalu ngomong aja, gak perlu bawa kerugian orang lain kan? Ngomong seperti itu tapi masih mau jadi pasangan? Gue pikir lebih baik lagi kalau suami ngomong semangat aja, bukan berarti nggak bisa ngurus masalah uang.
 
Wah, apa lagi yang dia lakukan si Ohim? Sepertinya dia udah masuk ke forum nih, bukannya dia suami dari Salshabilla? Dia bilang kalau kalo istri tidak mendapat uang sama dengan memperlakukan suami sebagai pembantu? Aku rasa dia salah paham kayaknya. Jika dia suami dari Salshabilla, dia udah punya pasangan yang bisa bayar-bayarnya sendiri ya. Tapi siapa tahu, aku nggak terlalu puas dengan komentar dia di forum. Aku rasa dia udah lama tidak fokus ke pekerjaannya sebagai presenter dan aktris. Saya masih ingat kalo dia pernah debut di film "Insya Allah Sah", tapi sekarang dia lebih fokus pada suami-suatunya.
 
Oh my, suami Salshabilla itu nggak bisa ngerti sih, dia bilang kalau suami harus memenuhi kebutuhan istri tapi dia sendiri juga butuh uang untuk hidup ya? Dia kayaknya punya masalah dengan diri sendiri aja. Kalau dia ingin memiliki pasangan cantik, dia harus buat dirinya lebih baik dulu, nggak bisa cuma meminta pasangan yang cantik sambil merasa dia sendiri tidak cukup. Sementara itu, pernyataan Ohim juga bikin aku pikir kalau dia kayaknya butuh pasangan yang lebih seimbang, bukan hanya fokus pada kebebasan tapi juga harus bisa menjadi seseorang yang stabil dan memiliki kebijakan hidup yang baik.
 
Gue pikir pernyataan Ohim itu keren banget! 🤔 Gue suka dengar dia bilang bahwa istri tidak harus mendapatkan penghasilan, tapi bisa menjadi pasangan yang baik tanpa memotong gaji suami. Gue rasa ini seperti halaman rumah tangga yang seimbang aja, nggak ada salah satu yang perlu menang atau kalah. Tapi... gue juga pikir pernyataan Ohim itu sedikit galat, karena gue yakin bahwa pasangan yang baik adalah yang saling mengerti dan mendukung nhau, bukan hanya tentang uang. 🤷‍♂️
 
ini kebenaran yang terasa sangat nyeri banget ya, pernyataan Ohim itu jadi bukti bahwa banyak suami tidak mau bertanggung jawab atas kehidupan keluarga mereka 🤕. siapa nih yang ingin memiliki pasangan cantik tapi tidak mau memenuhi kebutuhan mereka? sepertinya Ohim udah nggak salah lagi, dia coba berbicara tentang masalah ini dan tentu saja banyak orang geram 😩.
 
Gue pikir Opahim ini cuman ngomong-ngomong aja, siapa dia nggak punya istri? Gue rasa dia sengaja buat hati banyak orang geram, kan gue sendiri sudah pernah rasanya tidak terlalu suka sama suami yang jadi pembantu rumah. Tapi gue juga tahu bahwa banyak orang yang suami kayak Opahim ini, sih. Yang pasti, gue rasa poin dia salah, bukan tentang uang aja, tapi tentang bagaimana istrinya harus menjadi sibuk dan tidak terlalu menuntut kebebasan. Gue rasa perlu ada jarak yang lebih besar antara suami dan istri, kan?
 
aku rasa si Ohim terlalu banyak fokus pada aspek uang kan, tapi gak usah lupa bahwa pernikahan bukan hanya tentang biaya aja, tapi juga tentang persahabatan dan kebersamaan ya. aku rasa dia harus lebih fokus pada bagaimana menjadi pasangan yang baik dan setia, bukan hanya memikirkan uang aja
 
wahhh, aku rasa pernyataan Ohim ini agak konyol deh. aku nggak yakin apa yang dia maksudkan dengan kata-katanya. aku pikir kalau suami dan istri sama-sama harus bekerja keras untuk bisa menikmati kehidupan bersama, bukannya ada perbedaan antara keduanya. tapi aku juga paham kalau banyak wanita lagi yang masih merasa tidak dihargai secara finansial dalam hubungan, jadi mungkin dia ingin mengatur perhatian kita semua. tapi aku rasa lebih baik jika dia fokus pada cara bagaimana kita bisa bekerja sama untuk mencapai kesetaraan dalam hubungan, bukan hanya tentang uang atau bagaimana istri harus menjadi sibuk.
 
Gue rasa opini ini kayak bukti betapa pentingnya kesetaraan dalam hubungan pasangan. Ohim nggak salah, suami yang tidak bisa memenuhi kebutuhan istri pasti akan merasa kurang dihargai. tapi juga harus diingat bahwa pernyataan Ohim ini bukan tentang memperlakukan suami sebagai pembantu, tapi about bagaimana suami dan istri harus bisa berkomunikasi dan saling mengerti tentang kebutuhan masing-masing 🤔.

gue rasa penting banget bagus suami dan istri bisa berbicara terbuka tentang masalahnya dan mencari solusi bersama-sama, bukan satu sisi hanya menanggung beban. jadi, apapun yang diataikan oleh Ohim, itu semua masih tentang pentingnya kesetaraan dan komunikasi dalam hubungan pasangan 💕
 
Gue penasaran sih nih, apa itu arti dia bilang seperti itu? Apa dia maksud dengerin pasutannya harus bekerja keras tapi bukan berarti dia tahu bagaimana rasanya bisa kebuntuan. Gue sendiri punya pacar yang suka ngatur kaya, tapi gue tahu dia juga tidak mau menyesuaikan diri. Padahal kalau ada orang yang bilang seperti itu, aku akan bilang "wah" dan mengerti dengan emosi apa punya orang itu. Gue rasa Ohim yang bikin pernyataan itu cuma sedang ngeluar angin aja sih, bukan benar-benar ingin mengatakan sesuatu yang salah.
 
kembali
Top