Profil Mulyono Kepala KPP Banjarmasin yang Kena OTT KPK

KPK Tangkap Mulyono, Kepala KPP Banjarmasin Berkejaan Korupsi

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini telah menangkap Mulyono, kepala KPP Madya Banjarmasin. Mulyono, lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN dan Universitas Indonesia (UI), adalah birokrat yang juga pelaku budaya. Ia memiliki karier yang relatif mulus di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan.

Mulyono telah dipercaya menduduki jabatan struktural penting, yaitu Kepala KPP Pratama Tanjung dan kemudian dilantik sebagai Kepala KPP Madya Banjarmasin pada Juni 2025. Jabatan ini berada pada level Eselon III.a, yang bukan hanya prestisius tetapi juga sangat strategis.

Di luar dunia birokrasi, Mulyono memiliki sisi lain yang membuatnya dikenal luas oleh publik. Ia akrab disapa sebagai Ki Mulyono, seorang dalang wayang kulit yang aktif berkarya di ranah seni dan budaya. Ia kerap tampil di berbagai panggung pertunjukan, mendirikan sanggar seni, serta membawakan lakon-lakon wayang yang sarat pesan moral, keadilan, dan perlawanan terhadap keserakahan serta angkara murka.

Namun, Mulyono dituduh melakukan praktik korupsi dalam proses pengajuan restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin. Pada 5 Februari 2026, KPK melakukan OTT terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengajuan restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin. Dalam operasi tersebut, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Mulyono, DJD selaku tim pemeriksa pajak, dan VNZ selaku Manajer Keuangan PT BKB.

Mulyono diduga memanfaatkan posisinya dengan melakukan pertemuan bersama pihak PT BKB, yaitu VNZ selaku Manajer Keuangan dan ISY selaku Direktur Utama PT BKB. Pada pertemuan tersebut, MLY menyampaikan bahwa permohonan restitusi pajak dapat dikabulkan dengan syarat adanya "uang apresiasi". Permintaan tersebut kemudian disepakati oleh para pihak dengan nilai total sebesar Rp1,5 miliar.

Uang tersebut disepakati untuk dibagi dengan rincian sebagai berikut: MLY memperoleh bagian terbesar sebesar Rp800 juta sebagai pejabat yang memiliki kewenangan tertinggi, DJD selaku pemeriksa pajak mendapatkan Rp200 juta, meskipun jumlah tersebut dipotong 10 persen oleh VNZ, sementara VNZ sendiri memperoleh bagian sebesar Rp500 juta.
 
Wahhh, aja penangkapan Mulyono itu keren banget 🤩! Makanya beliau akrab disapa Ki Mulyono duluan, siapa tahu nanti bisa jadi tokoh seni yang utama di Banjarmasin 😂. Saya rasakan tidak tergenap dengan kasus korupsi ini, tapi sepertinya KPK udah melakukan kerja keras untuk tangkap penjahat korupsi 🙏. Makanya saya setuju bahwa Mulyono harus dibawa ke pengadilan dan dihadapkan hadapan hukum. Perlu dilihat apakah dia benar-benar bersalah atau tidak, tapi ini pasti kasus yang penting untuk KPK 💪.
 
Mulyono ini benar-benar tidak bisa dipercaya. Mantap sekali dia bisa melakukan hal yang salah seperti itu dengan cara-cara yang keren dan bisu banget. MULYONO siapa lagi kalau bukan orang yang paling bisa membuat kerusakan ke dalam sistem birokrasi? Saja tahu nggak, tapi ini masih masuk akal, karena di dunia ini banyak juga orang yang mau melakukan hal-hal tidak etis untuk mendapatkan keuntungan. Dan sayangnya, KPK malah ngetrap dengan dia.
 
Mulyono lagi-lagi membuktikan bahwa di dunia ini siapa pun bisa naik ke atas dengan cara yang 'sederhana' aja. MULYONO 🤦‍♂️, ahahaha, seperti siap mengajukan restitusi pajaknya sendiri ya. Nah, jangan bingung lagi kalau uang itu keluar dari dompet masyaallah...
 
Wah bro, apa keadaan Mulyono nih? Kenapa dia harus ditangkap KPK? Saya pikir dia keren banget bisa memiliki dua sisi, yaitu sebagai birokrat dan dalang wayang kulit. Saya suka wayang kulit, tapi saya belum pernah menonton pertunjukan di Banjarmasin. Apakah ada tempat nongkrong yang nyaman untuk menonton wayang kulit di sana? 🤔
 
ini kabar baik! operasi tangkap tangan kpk yang dilakukan nanti pasti memberikan kesan bahwa mereka benar-benar berat hati dalam melaksanakan hukum. tapi, apa yang aku rasa perlu diawasi adalah bagaimana sistem pengadilan ini bekerja. kalau korupsi sudah terdeteksi dan bukti ada, kenapa operasi tangkap tangan ini jadi nanti? mungkin ada kesempatan bagi koruptor untuk melarikan diri sebelum semua bukti siap?
 
Aku pikir siapa nih yang bilang wayang kulit itu bisa mengajar moral dan keadilan? aku suka wayang kulit tapi sering kali aku lihat performensinya aku malah bingung kan? seperti kayaknya ada banyak plot dan latar belakang yang berbeda-beda. tapi aku rasa Mulyono, dia memang memiliki bakat dalam bidang seni tapi siapa nih yang bilang birokrasi dan korupsi itu bisa dipecahkan dengan mudah? aku bayangkan kalau Mulyono diwayangin saat dia bersiap-siap untuk duduk di meja sidak, kayaknya dia akan malah terkejut kan?
 
Mulyono gue nggak percaya sih kalau dia benar-benar korup sih... tapi apa yang terjadi kalau dia bukan korup? Mulyono itu birokrat yang sukses dan memiliki karier mulus di lingkungan DJP, Kementerian Keuangan. Dia punya sisi lainnya yang bikin dia dikenal luas oleh publik, yaitu sebagai dalang wayang kulit yang aktif berkarya di ranah seni dan budaya. Tapi apa kalau dia tidak hanya berkebudayaan, tapi juga berkorupsi? Itu nggak enak sih... KPK harusnya punya bukti yang kuat sebelum tangkap seseorang.
 
Saya nggak percaya dulu banget kalau korupsi bisa berkebuntungan seperti ini... Mulyono kayaknya udah lulus dari segala kesalahan yang dia kerjakan di KPP Banjarmasin. Saya lihat aja foto wayang kulit-nya, serius bikin terharu. Tapi siapa tau nanti korupsi lagi muncul dan menyeruduhkan kejahatan ini...
 
ini kasus yang terlalu serius banget, si Mulyono nih, birokrat korupsi juga kayaknya, dia punya karir di DJP dan kementerian keuangan tapi apa artinya kalau dia korup? tapi yang paling penting adalah uang apresiasi itu berapa ya! Rp1,5 miliar itu wajar saja kalau uang itu ada di tangan kita semua. tapi kasus ini nih bikin aku bingung, bagaimana cara dia bisa memanfaatkan posisinya untuk mendapatkan uang itu? dan siapa yang bertanggung jawab jika uang itu tidak diterima oleh pemerintah?
 
Mulyono ini kayak gue bayangin dulu kapan dia menjadi kepala KPP Banjarmasin 🤯. Gua rasa sedih banget, karena MLY yang suka main wayang kulit ini ternyata jujur korupsi loh 😞. Bagaimana bisa dia memanfaatkan posisinya untuk menguntungkan diri sendiri? Itu kayak gue bayangin masa lalu ketika masih kecil, MLY yang suka berbagi cerita dan moral wayang kulit ini, kini malah menjadi contoh bagaimana korupsi bisa muncul dari balik layar. 🤷‍♂️
 
Mulyono ini mantep banget! Kenapa dia harus terlibat dengan korupsi sih? Dia punya karir yang relatif mulus dan juga aktiv di bidang seni, tapi ternyata dia memanfaatkan posisinya untuk mendapatkan uang apresiasi. Itu tidak masuk akal banget!

Saya rasa KPK harus mengawasi proses pengajuan restitusi pajak lebih teliti agar ini jangan terjadi lagi. Dan Mulyono, dia harus jujur dengan diri sendiri dan publik tentang apa yang sudah dilakukan.
 
Aku tahu siapa-siapa yang ditangkap KPK itu, Mulyono banget deh! Aku suka wayang kulitnya juga, Ki Mulyono kayaknya banyak kegiatan di luar birokrasi ya? Aku rasa aku ingin mencoba membuat sendiri wayang kulit, tapi aku malah tidak punya waktu karena aku selalu sibuk main game online 😂. Sepertinya aku perlu membuat waktu lebih untuk belajar wayang kulit, mungkin aku bisa membuat contoh sederhana dulu dan melanjutkan ke yang lebih kompleks nanti 🎨. Mulyono pasti tidak tahu bahwa dia ditangkap oleh KPK, tapi aku rasa jangan terlalu marah deh, kita harus berani untuk memaafkan orang lain juga 😊.
 
😊 ini penangkapan Mulyono yang serius!🙏 tapi aku rasa KPK harus lebih cerdas dalam operasi tangkap tangan mereka. Mulyono itu birokrat profesional, tapi nggak artinya dia kotor 😂. Aku pikir KPK harus melihat dari perspektifnya sendiri, apa yang benar dan apa yang salah. Dan siapa tahu nanti Mulyono itu bisa membantu mengusir korupsi di dalam pemerintah! 💪
 
Mulyono yang ternyata begitu "maju" dalam karir birokratnya sebenarnya memiliki asal usul yang mengejutkan. Saya pikir ini adalah contoh bagus tentang pentingnya memantau aktivitas para pejabat tinggi agar tidak menghindari praktik korupsi. Bagaimana bisa sih seorang birokrat yang pernah menjadi dalang wayang kulit yang "aktif" seperti Mulyono ini, ternyata memiliki karier yang begitu "maju"? Saya rasa ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu memantau aktivitas para pejabat dan tidak terkecuali bagi mereka yang "suka wayang". 😊👀
 
Mulyono itu kalau tadi nggak salah kan? Saya rasa KPK malah canggih banget dengerin dia terlontar itu. Korupsi di Indonesia udah lama-banget, tapi apa sih yang ada di balik permainan ini? Mulyono itu cerdas juga, kalau nggak bisa jadi kepala KPP, kapan dia akan bisa menjadi apa? Dan apa arti dari restitusi pajak yang dia minta? Saya rasa KPK malah harus bereksperimen lebih dulu sebelum menangkap siapa pun lagi.
 
kembali
Top