Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman, mengumumkan pengunduran diri sebagai bagian dari tanggung jawab pribadinya setelah nilai indeks harga saham Gabungan (IHSG) runtuh dalam beberapa hari terakhir. Pengumuman ini dilakukan oleh Iman dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 30 Januari 2026.
Sebelumnya, IHSG mengalami trading halt dan mengalami perubahan nilai yang signifikan. Pada Rabu dan Kamis, IHSG mengalami penurunan harga yang besar, memicu krisis kepercayaan investor di pasar saham Indonesia. Pada Peresmian perdagangan di IHSG, Iman menyatakan pengunduran dirinya sebagai bagian dari tanggung jawab pribadinya atas kondisi IHSG.
Sebelum menjabat sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia sejak 2022, Iman Rachman pernah bekerja sebagai direktur keuangan di dua perusahaan BUMN sektor jasa kepelabuhan. Kemudian, ia dipercaya sebagai direktur strategi, portofolio, dan pengembangan usaha di PT Pertamina (Persero) pada 2020.
Iman Rachman adalah alumnus Universitas Padjajaran dengan gelar Sarjana Ekonomi pada 1995 dan juga lulusan Leeds University Business School dengan gelar Magister of Business Administration pada 1997.
Sebelumnya, IHSG mengalami trading halt dan mengalami perubahan nilai yang signifikan. Pada Rabu dan Kamis, IHSG mengalami penurunan harga yang besar, memicu krisis kepercayaan investor di pasar saham Indonesia. Pada Peresmian perdagangan di IHSG, Iman menyatakan pengunduran dirinya sebagai bagian dari tanggung jawab pribadinya atas kondisi IHSG.
Sebelum menjabat sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia sejak 2022, Iman Rachman pernah bekerja sebagai direktur keuangan di dua perusahaan BUMN sektor jasa kepelabuhan. Kemudian, ia dipercaya sebagai direktur strategi, portofolio, dan pengembangan usaha di PT Pertamina (Persero) pada 2020.
Iman Rachman adalah alumnus Universitas Padjajaran dengan gelar Sarjana Ekonomi pada 1995 dan juga lulusan Leeds University Business School dengan gelar Magister of Business Administration pada 1997.