Bayern Muenchen terang-tinggi lagi. Karena Harry Kane! Pemain berusia 32 tahun ini kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai predator yang sangat efektif dalam laga Liga Champions melawan Union Saint-Gilloise. Dengan dua gol kemenangan, kapten timnas Inggris ini membantu Bayern Muenchen mengunci tiket otomatis ke babak 16 besar dengan satu laga di fase liga.
Kane memecah kebuntuan pada menit ke-52 dengan menyundul bola keras ke gawang lawan. Ini kemudian diikuti oleh penalti yang dipanen di menit ke-55, sehingga kiper lawan sendiri menjatuhkan bola tersebut ke dalam gawangnya.
Meski sempat gagal mencetak hat-trick setelah penalti keduanya di menit ke-80 membentur mistar, kontribusi Kane tetap menjadi pembeda utama. Ia dikenal sebagai tipe penyerang "nomor 9" modern yang tidak hanya menunggu bola di kotok penalti, tetapi sering turun ke lini tengah untuk membantu aliran bola.
Kane telah menginjak usia 32 tahun dan masih sangat produktif. Musim ini dia sudah mencetak rekor dengan catatan 34 gol dari 29 penampilan di semua kompetisi. Dia tidak akan kalah ketika berlari ke arah Si Kuping Besar di akhir musim nanti.
Kane memecah kebuntuan pada menit ke-52 dengan menyundul bola keras ke gawang lawan. Ini kemudian diikuti oleh penalti yang dipanen di menit ke-55, sehingga kiper lawan sendiri menjatuhkan bola tersebut ke dalam gawangnya.
Meski sempat gagal mencetak hat-trick setelah penalti keduanya di menit ke-80 membentur mistar, kontribusi Kane tetap menjadi pembeda utama. Ia dikenal sebagai tipe penyerang "nomor 9" modern yang tidak hanya menunggu bola di kotok penalti, tetapi sering turun ke lini tengah untuk membantu aliran bola.
Kane telah menginjak usia 32 tahun dan masih sangat produktif. Musim ini dia sudah mencetak rekor dengan catatan 34 gol dari 29 penampilan di semua kompetisi. Dia tidak akan kalah ketika berlari ke arah Si Kuping Besar di akhir musim nanti.