Profil Gus Alex Tersangka Kasus Kuota Haji & Kekayaan

Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji bersama Yaqut Cholil Qoumas. Keduanya dijerat Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Ishfah Abidal Aziz merupakan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis di organisasi itu, termasuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar NU (PBNU).

Kemudian, ketika Yaqut Cholil Qoumas ditunjuk sebagai Menteri Agama pada Desember 2020, Ishfah termasuk salah satu orang dalam gerbong yang dibawa Yaqut ke kementerian tersebut. Ia dijadikan Yaqut sebagai staf khususnya.

Lalu, pada 2020 lalu, ketika ia menjadi wakil sekjen PBNU dan stafsus Menag, Ishfah termasuk dalam beberapa tokoh NU yang dijadikan komisaris perusahaan pelat merah oleh Menteri BUMN kala itu, Erick Thohir.

Meskipun tak lagi jadi komisaris, namun tahun 2022 merupakan salah satu titik balik dalam karier Ishfah. Tahun itu, ia mendapatkan dua jabatan baru. Pertama, pada Januari 2022, Isfah terpilih sebagai pejabat teras PBNU, tepatnya sebagai salah satu ketua pengurus harian tanfidziyah PBNU.

Kemudian, pada 17 Oktober 2022, Ishfah mendapatkan jabatan baru kembali. Kala itu ia ditunjuk jadi Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sejak itulah ia terlibat aktif sebagai otoritas formal penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Otoritasnya juga krusial, yakni pengelolaan dana umat.

Seharusnya, Ishfah menjabat sebagai Dewan Pengawas BPKH hingga 2027, namun ia diberhentikan secara hormat pada Januari 2025 lalu. Sekira enam bulan setelah Ishfah diberhentikan sebagai Dewan Pengawas BPKH, KPK pada Juni 2025 mengumumkan dimulainya penyelidikan atas dugaan kasus korupsi kuota haji di lingkungan Kemenag.

Pada Agustus 2025, KPK mengeluarkan keputusan untuk mencekal Ishfah dari perjalanan ke luar negeri. Ishfah dicekal KPK bersama Yaqut dan pemilik Maktour, Guad hasan Masyhur.

Kemudian, pada September 2025, Ishfah diperiksa oleh KPK terkait dugaan korupsi kuota haji. Kasus ini bermula pada musim haji 2024 lalu, ketika Arab Saudi memberikan kuota jemaah tambahan untuk Indonesia sebanyak 20.000 orang.

Sebanyak 92 persen dari kuota tersebut seharusnya menjadi milik jemaah reguler. Namun, diduga Yaqut selaku Menag kala itu justru membagi kuota jadi setengah untuk jemaah haji reguler dan setengah untuk jemaah haji khusus.

Setelah ditetapkan 50 persen untuk jemaah haji khusus, sebanyak 10.000 kuota tambahan diduga diperjualbelikan. Menurut keterangan Khalid Basalamah, pengkhotbah dan pemilik agen perjalanan haji Uhud Tour, kuota haji khusus tersebut ditawarkan ke biro pemberangkatan haji.

Khalid sendiri mengaku ditawari kuota tersebut oleh seseorang bernama Ibnu Mas'ud. Dalam keterangannya, Khalid menjelaskan bahwa biro perjalanan miliknya bisa mengakses kuota haji khusus dengan selama bisa membayar lebih.

Menurut keterangan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Ishfah diduga terlibat aktif dalam skema pendistribusian kuota haji khusus ke biro-biro perjalanan seperti milik Khalid tersebut. Hasil penyelidikan dan penyidikan KPK sendiri memperkirakan jual-beli kuota haji ini melibatkan 13 asosiasi dan 400 biro perjalanan haji.

Ishfah melaporkan kekayaannya sebanyak lima kali dalam periode 2020 hingga 2024. Dalam lima tahun itu, harta kekayaan yang dilaporkan Ishfah mengalami peningkatan lebih dari Rp5 miliar.

Pertama kali Ishfah melaporkan hartanya adalah ketika ia menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Daya Listrik. Dalam laporan untuk tahun 2020 itu, Ishfah melaporkan kepemilikan harta senilai Rp1,6 miliar.

Kemudian, harta Ishfah mengalami peningkatan pesat setelah ia menjabat sebagai Dewan Pengawas BPKH. Dari Rp1,6 miliar pada 2020, kekayaan Ishfah meningkat jadi Rp5,3 miliar pada 2022.

Sedangkan, berdasarkan dokumen LHKPN terakhir yang dibuat Ishfah pada 2024, total kekayaannya menjadi Rp7,3 miliar.
 
Gak bisa percaya sih, Ishfah dan Yaqut kala ini jadi tersangka kasus korupsi kuota haji... Itu gini, kalau aku tidak salah, Ishfah dulunya juga pernah jadi komisaris PT Krakatau Daya Listrik, kan? Nanti dia melaporkan kekayaannya Rp1,6 miliar, tapi lalu peningkatan pesat banget setelah menjadi Dewan Pengawas BPKH... Lalu, Ishfah pernah jadi staf khusus Yaqut saat Yaqut Menag... Tapi, apa yang aku lihat di kasus ini, Ishfah terlibat aktif dalam skema pendistribusian kuota haji khusus ke biro-biro perjalanan seperti milik Khalid Basalamah... Gak enak nih, kalau kita lihat siapa-siapa yang ada di balik kasus korupsi ini...
 
Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex benar-benar gokil... πŸ€¦β€β™‚οΈ Bagaimana bisa dia jadi komisaris perusahaan pelat merah dan staf khususnya Yaqut Cholil Qoumas lalu ternyata terlibat dalam kasus korupsi kuota haji juga? Ini benar-benar kaget banget, bro! 😱
 
Kalau ini kabar korupsi di lingkungan Kemenag, aku bilang siapa tau juga ada yang lagi sibuk-siburan dengn uang πŸ€‘. Ishfah dan Yaqut nggak bisa dipekerjakan lagi apa ke? Saya pikir kalau ini sudah terbuka-buka siapa yang akan terkena dampaknya πŸ€”.
 
Pernyataan KPK tentang penyelidikan terhadap Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex itu memang menarik perhatian kita semua πŸ€”. Tapi apa yang saya lihat dari kasus ini adalah bahwa ada kesempatan bagi kita untuk belajar tentang pentingnya kejujuran dan transparansi dalam pemerintahan πŸ’‘.

Ishfah Abidal Aziz sebagai salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu pernah menjabat dalam posisi strategis, tapi kemudian ia terlibat dalam kasus korupsi kuota haji yang sekarang menjadi fokus penyelidikan KPK 🚨.

Apa yang saya lihat dari kasus ini adalah bahwa ada kesempatan bagi kita untuk belajar tentang pentingnya menjaga integritas dan kejujuran dalam pemerintahan. Jika kita semua bisa mengikuti contoh baik dari Ishfah dan Yaqut Cholil Qoumas, maka kita pasti bisa membuat negara ini menjadi lebih baik 🌟.

Tapi, apa yang harus kita lakukan untuk mencegah terjadinya kasus seperti ini? Maka saya berpendapat bahwa kita semua perlu belajar untuk selalu mengevaluasi diri sendiri dan mencari cara untuk meningkatkan diri. Jika kita bisa melakukan hal ini, maka kita pasti bisa membuat perbedaan yang positif dalam masyarakat πŸ’ͺ.
 
Kalau gini serius kalu Ishfah dan Yaqut aja kasih kuota haji ke biro-biro perjalanan apa pun kalian punya sifatnya korupsi πŸ€¦β€β™‚οΈ. Kekayaan Ishfah naik pesat setelah ia menjabat sebagai Dewan Pengawas BPKH, itu artinya kalau kamu punya nanggung dalam pemerintahan apa kamu bakal sukses di luar sana? πŸ˜’.
 
Aku pikir kayaknya korupsi di Indonesia gak bisa dihindari, kan? Seperti aja jalan biasa, nih... kenapa aku pikir demikian? Karena aku lihat ada banyak pejabat publik yang memiliki kekayaan yang tidak masuk akal, dan aku rasa itu gak bisa terjadi jika tidak ada korupsi. Contohnya seperti Ishfah Abidal Aziz yang diceritakan di artikel itu. Ia memiliki harta kekayaan yang mengalami peningkatan pesat setelah ia menjabat sebagai Dewan Pengawas BPKH, padahal ia baru saja menjadi pejabat tersebut 2 tahun lalu. Itu gak bisa terjadi jika tidak ada korupsi, kan? πŸ˜…

Aku juga ingat aku membaca tentang kasus korupsi di Kemenag yang sebelumnya. Pada 2020, Yaqut Cholil Qoumas ditunjuk sebagai Menteri Agama dan Ishfah Abidal Aziz menjadi staf khususnya. Aku rasa itu gak biasa, kan? Tapi aku pikir mungkin itu adalah contoh bagaimana korupsi bisa terjadi di kalangan pejabat publik. πŸ€”

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Ishfah Abidal Aziz dan Yaqut Cholil Qoumas, tapi aku harap mereka bisa menjelaskan tentang kasus ini dengan jujur. Dan aku harap pemerintah bisa melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mencegah korupsi di Indonesia, kan? πŸ’ͺ
 
Wahh, skandal korupsi haji ini kayaknya nggak kecil-kecilan deh! Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu kayaknya jujur banget kalau dia salah. Tapi, gini aja nih, 13 asosiasi dan 400 biro perjalanan haji yang terlibat dalam skema pendistribusian kuota haji khusus? Apa sih kalau mereka semua salah juga?

Aku pikir ini kasus yang serius banget, tapi kayaknya kita harus sabar lagi. KPK sudah mulai penyelidikan, jadi mungkin nanti ada jawaban yang jelas nanti.
 
Mungkin kalau dilihat dari aspek teknis, penyelidikan KPK ini terlihat cukup solid... tapi siapa tahu apa punya agenda yang tidak kita lihat sama sekali? Ishfah sendiri masih menjadi tokoh penting dalam NU, dan kalau dia terlibat kasus korupsi haji ini, itu berarti ada seseorang yang ingin menggantungnya dari posisinya... tapi mungkin juga karena ada kepentingan besar yang harus dipertanggungardi.
 
Gue rasa gue harus langsung bikin komentar di sini 🀯! Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex jadi tersangka kasus korupsi kuota haji? Wah, itu kalau benar-benar terjadi, tentu saja sangat mengkhawatirkan. Kenapa gue pikir demikian? Karena sudah ada banyak bukti yang menunjukkan Ishfah melibatkan dirinya dalam skema pendistribusian kuota haji khusus dengan cara tidak sah πŸ€‘. Dan kalau itu benar, maka Ishfah jadi nama-nama besar yang harus dihakimi 😬. Tapi, gue juga rasa kita harus waspada dan tidak terburu-buru dalam menilai kasus ini. Kita harus lihat bukti-bukti yang sebenarnya ada dan kemudian kita akan tahu siapa yang benar-benar bersalah πŸ€”.
 
Gue rasa kayaknya keterlibatan Ishfah dan Yaqut dalam kasus korupsi kuota haji ini sangat parah banget 🀯. Gue nggak paham bagaimana caranya mereka bisa ngelakukan hal seperti itu. Apakah ada yang tahu kalau gue bertanya kepada nenek saya di kampungnya, dia bilang bahwa korupsi ini sangat umum di Indonesia dan banyak orang yang terlibat dalam kasus-kasus tersebut πŸ€”.

Gue juga rasa kayaknya perlu ada otoritas yang lebih kuat untuk mengawasi pelaksanaan haji di Indonesia. Gue nggak paham bagaimana caranya biro-biro perjalanan seperti Maktour bisa mendapatkan kuota haji khusus dengan mudah πŸ€‘.

Gue juga ingin tahu, siapa sih Ibnu Mas'ud yang bilang kepada Khalid bahwa biro perjalanan-nya bisa mengakses kuota haji khusus? Gue rasa kayaknya itu ada masalah besar 😳.
 
Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex yang pernah jadi staf khusus Menag itu kini ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji bersama Yaqut Cholil Qoumas... πŸ€” apa yang salah dengan Ishfah kalau dia bisa menabung lebih dari Rp5 miliar dalam beberapa tahun ke depan? πŸ˜‚ sepertinya KPK itu juga terlalu berat tangannya dengan perjalanan kemenangan. tapi apa yang paling penting, kasus ini pasti akan membuat semua orang Indonesia binggung... siapa yang tahu, mungkin Ishfah benar-benar tidak melakukan apa-apa yang salah... πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Aku pikir kalau ini kasus korupsi haji yang benar-benar memprihatinkan banyak orang. Ishfah dan Yaqut semakin jelas-jelas terlibat dalam skema penjualan kuota haji yang jelas-jelas melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

Aku rasa ini bukan hanya kasus Ishfah dan Yaqut, tapi juga ada banyak biro perjalanan haji lainnya yang terlibat dalam skema penjualan kuota haji. Dan aku pikir ini harus diawasi oleh otoritas yang lebih besar, seperti KPK.

Aku tidak tahu apa yang sebenarnya dilakukan Ishfah dan Yaqut selama mereka menjabat sebagai Dewan Pengawas BPKH, tapi aku rasa penting untuk melakukan penyelidikan yang lebih lanjut untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Dan aku pikir ini juga harus menjadi contoh bagi banyak biro perjalanan haji lainnya agar tidak mengikuti jejak Ishfah dan Yaqut. Karena jual-beli kuota haji itu benar-benar tidak adil dan tidak memahami kebutuhan umat yang sebenarnya.
 
Gue penasaran sih bagaimana nanti kasus korupsi kuota haji ini bakal dipecahkan oleh KPK πŸ€”. Dulu gue pikir Ishfah cuma seseorang yang suka berinvestasi, tapi ternyata dia juga jadi salah satu tokoh utama dalam skema pendistribusian kuota haji khusus 😬. Gue harap pihak KPK bisa menemukan bukti-bukti yang cukup untuk membuat Ishfah dan Yaqut bertanggung jawab atas dugaan korupsi ini 🀞.
 
πŸ€¦β€β™‚οΈ Maksudnya aja sama kalau yang ada di kaki umat πŸ™. Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji bersama Yaqut Cholil Qoumas. Makanya, 92 persen kuota jemaah tambahan yang ada di Arab Saudi diperjualbelikan ke biro-biro perjalanan seperti Maktour πŸ€‘. Ishfah sendiri melaporkan kekayaannya sebanyak lima kali dalam periode 2020-2024 dan hasilnya harta kekayaannya meningkat lebih dari Rp5 miliar πŸ’Έ. Sama-sama, orang kaya di Indonesia suka menipu umat πŸ™„
 
Merasa penasaran dulu kenapa ini semua ganti-gantian? Ishfah diperhentikan sebagai Dewan Pengawas BPKH tadi januari 2025 dan baru 6 bulan kemudian KPK udah mengumumkan penyelidikan kasus korupsi kuota haji. Apakah benar-benar ada hubungan antara kedua hal ini? Tapi apa lagi, selama Ishfah masih menjadi komisaris di perusahaan pelat merah, dia bisa terus mencari uang dengan cara apapun, kan?
 
Gak percaya sih apa yang terjadi dengan dugaan korupsi kuota haji di Indonesia. Semua tokoh NU yang dipilih oleh Jokowi itu ternyata ada connection denggan kasus korupsi. Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, benar-benar ada dalam skema penipuan kuota haji khusus. Dan siapa yang terlibat juga termasuk Yaqut Cholil Qoumas, ex Menteri Agama! Apa sih nih? Kenapa ada tokoh-tokoh penting di Indonesia yang dipilih karena politika tapi ternyata memiliki connection denggan kasus korupsi. Ini semua bikin penasaran, apa sih nanti hasil penyelidikan KPK?
 
Dulu kala aku masih ngomong dengan teman-teman di kantor, aku bilang aku penasaran siapa sih Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex yang terlibat dalam kasus korupsi kuota haji bersama Yaqut Cholil Qoumas πŸ€”. Aku tahu dia adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU), tapi aku nggak percaya dia bisa terlibat dalam kasus korupsi seperti ini πŸ™…β€β™‚οΈ.

Aku pikir mungkin Ishfah hanya menjadi salah satu komisaris perusahaan pelat merah oleh Erick Thohir, tapi ternyata dia lebih dari itu 😱. Dia jadi Dewan Pengawas BPKH dan terlibat aktif dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia πŸ™Œ. Dan sekarang aku tahu dia diberhentikan secara hormat karena terlibat dalam kasus korupsi kuota haji πŸ’”.

Aku rasa ini adalah contoh bagaimana keamanat yang tinggi bisa berubah menjadi kejahatan jika tidak diawasi dengan baik πŸ•ŠοΈ. Aku harap KPK bisa menyelesaikan kasus ini dan memberikan hukuman yang tepat bagi Ishfah dan Yaqut 🀞.
 
Makasih KPK banget denga kasusnya! πŸ™
Kasus ini ngejutkan banyak orang, tapi aku pikir sudah tahu sih dari lama Ishfah jadi komisaris perusahaan merah. Biar gini Ishfah bisa mendapatkan uang banyak sekali dari biro-biro perjalanan haji.
Aku rasa KPK harus terus sibuk monitoring kasus ini, dan pastikan Ishfah dan Yaqut kembali ke pengadilan jika diperlukan. πŸš”
Tapi aku juga pikir ada yang harus diubah dari sistem korupsi di Indonesia. Bagaimana jadi biro-biro perjalanan haji bisa mendapatkan kuota haji dari pemerintah? Tidak adil banget, dan bukan tujuan utama melayani umat! 🀝
 
Ikuti kasus dugaan korupsi kuota haji ini dengan hati-hati ya πŸ€”. Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex ditetapkan sebagai tersangka, tapi masih banyak keraguan tentang klaim-klaim yang dia lontarkan. Apakah benar dia memiliki hubungan dengan Yaqut Cholil Qoumas? Atau apakah klaim-kclaim di balik penyelidikan KPK cukup kuat? 🀯
 
kembali
Top