Manchester United mengangkat Darren Fletcher sebagai pelatih interim setelah kegagalan Ruben Amorim dalam mengajak tim meraih kemenangan. Pergantian ini dilakukan setelah hasil imbang 1-1 kontra Leeds United pada matchday ke-20 Liga Inggris (EPL) 2025/2026, Minggu lalu.
Kegagalan Amorim dalam mengangkat performa tim memang sudah ada dari awal. Ia hanya sanggup membukukan 24 kemenangan dan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan pihak manajemen. Kegagalan ini menjadi momentum untuk melengserkan dirinya, sehingga Man United akan membuka lembaran baru bersama pelatih muda, Darren Fletcher.
Fletcher sendiri bukan sosok yang asing bagi fans Manchester United. Ia bisa dibilang menjadi salah satu pemain legenda MU ketika masih ditukangi Sir Alex Ferguson. Fletcher melakoni debut tim senior di bawah Sir Alex Ferguson pada 2003 dan memainkan total 342 laga di tim senior, dengan sumbangan 24 gol.
Ia pernah bergabung dengan akademi MU sejak usia belia dan memiliki deretan trofi yang bisa ia persembahkan, yakni Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, 5 trofi EPL, 1 Piala FA, 3 Piala Liga, dan 4 Community Shield. Fletcher dilepas bebas transfer dari Man United pada 2015 dan sempat berlabuh di West Brom dan Stoke City sebelum memutuskan pensiun pada 2020.
Setelah gantung sepatu, Fletcher kembali ke Manchester United sebagai asisten pelatih tim junior pada Oktober 2020. Ia juga pernah duduki jabatan strategis lain seperti asisten pelatih tim senior, direktur teknis, pelatih teknik, pelatih kepala U18 dan pelatih pengganti Ruben Amorim.
Manajemen MU berencana menggunakan jasa Fletcher sebagai pelatih pengganti di tim utama setidaknya sampai akhir musim 2025/2026. Namun, apakah Fletcher dengan usia muda (41 tahun) bisa mengemban tugas berat sebagai pelatih kepala di Man United?
Kegagalan Amorim dalam mengangkat performa tim memang sudah ada dari awal. Ia hanya sanggup membukukan 24 kemenangan dan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan pihak manajemen. Kegagalan ini menjadi momentum untuk melengserkan dirinya, sehingga Man United akan membuka lembaran baru bersama pelatih muda, Darren Fletcher.
Fletcher sendiri bukan sosok yang asing bagi fans Manchester United. Ia bisa dibilang menjadi salah satu pemain legenda MU ketika masih ditukangi Sir Alex Ferguson. Fletcher melakoni debut tim senior di bawah Sir Alex Ferguson pada 2003 dan memainkan total 342 laga di tim senior, dengan sumbangan 24 gol.
Ia pernah bergabung dengan akademi MU sejak usia belia dan memiliki deretan trofi yang bisa ia persembahkan, yakni Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, 5 trofi EPL, 1 Piala FA, 3 Piala Liga, dan 4 Community Shield. Fletcher dilepas bebas transfer dari Man United pada 2015 dan sempat berlabuh di West Brom dan Stoke City sebelum memutuskan pensiun pada 2020.
Setelah gantung sepatu, Fletcher kembali ke Manchester United sebagai asisten pelatih tim junior pada Oktober 2020. Ia juga pernah duduki jabatan strategis lain seperti asisten pelatih tim senior, direktur teknis, pelatih teknik, pelatih kepala U18 dan pelatih pengganti Ruben Amorim.
Manajemen MU berencana menggunakan jasa Fletcher sebagai pelatih pengganti di tim utama setidaknya sampai akhir musim 2025/2026. Namun, apakah Fletcher dengan usia muda (41 tahun) bisa mengemban tugas berat sebagai pelatih kepala di Man United?