Stella Christie, suami Wamendiktisaintek Republik Indonesia Bartek Czech, saat ini dirawat di Amerika Serikat setelah mengalami kecelakaan saat bermain ski di Aspen. Kecelakaan tersebut terjadi ketika Stella sedang dalam perjalanan ke AS dan tidak sengaja bertabrakan dengan suaminya yang sedang melakukan aktivitas olahraga.
Dalam sebuah postingan di Instagram pribadi, Stella membagikan foto sang suami yang berbaring di ranjang rumah sakit dengan bantuan selang untuk pernapasan. Ia menjelaskan bahwa suaminya saat ini mendapat perawatan intensif di AS dan sedang dalam proses pemulihan.
"Bartek Czech, suami saya, adalah seorang fisikawan ternama di dunia yang memiliki banyak pengaruh dan kesuksesan dalam bidang akademik. Belahan jiwa saya yang paling saya sayangi," tulis Stella dalam komentar unggahannya.
Bartek sendiri dikenal sebagai ilmuwan yang berpengalaman dalam bidang fisika teoretis dan teori string, dengan fokus utama pada munculnya ruang waktu dan gravitasi dari perspektif teori informasi kuantum. Ia menyelesaikan gelar Ph.D. dalam Fisika di University of Pennsylvania pada Mei 2009 dan telah menerbitkan lebih dari 30 makalah ilmiah di jurnal bergengsi.
Selain karier akademik, Bartek juga dikenal karena kecintaan pada bahasa dan budaya. Ia fasih berbahasa Cina, Indonesia, Polandia, dan Spanyol, memiliki pengalaman hidup di enam negara di tiga benua.
Dalam sebuah postingan di Instagram pribadi, Stella membagikan foto sang suami yang berbaring di ranjang rumah sakit dengan bantuan selang untuk pernapasan. Ia menjelaskan bahwa suaminya saat ini mendapat perawatan intensif di AS dan sedang dalam proses pemulihan.
"Bartek Czech, suami saya, adalah seorang fisikawan ternama di dunia yang memiliki banyak pengaruh dan kesuksesan dalam bidang akademik. Belahan jiwa saya yang paling saya sayangi," tulis Stella dalam komentar unggahannya.
Bartek sendiri dikenal sebagai ilmuwan yang berpengalaman dalam bidang fisika teoretis dan teori string, dengan fokus utama pada munculnya ruang waktu dan gravitasi dari perspektif teori informasi kuantum. Ia menyelesaikan gelar Ph.D. dalam Fisika di University of Pennsylvania pada Mei 2009 dan telah menerbitkan lebih dari 30 makalah ilmiah di jurnal bergengsi.
Selain karier akademik, Bartek juga dikenal karena kecintaan pada bahasa dan budaya. Ia fasih berbahasa Cina, Indonesia, Polandia, dan Spanyol, memiliki pengalaman hidup di enam negara di tiga benua.