Nikah Azkiave, Kekayaan yang Dihadiri di Usia 19 Tahun
Azkia Vidiana Putri yang lebih dikenal sebagai Azkiave, seorang kreator konten berpengalaman di TikTok dan Instagram, memecahkan rekor setelah mengungkapkan keputusannya untuk menikah pada usia 19 tahun. Meskipun masih remaja, Azkia telah menciptakan dua bisnis yang cukup sukses, yaitu Shiraz Dessert dan Merhaa Wear.
Meski masih di bawah umur dewasa, azkia berlaku sebagai pengusaha muda asal Malang yang lahir sekitar tahun 2004. Beliau pernah menjadi Co-Founder Akhwat Tim Malang Santri dan sering menerima pesanan desain logo.
Pada usia 19 tahun, Azkiave menikah dengan Yuka Bimantara Putra, seorang lelaki yang berusia 29 tahun. Keputusan ini ditegaskan oleh azkia melalui postingan di akun medsosnya. Ia memuji dirinya telah mengambil keputusan menikah dan membangun usaha sebagai bentuk "pemberontakan" terhadap budaya menunda kedewasaan.
Sementara itu, ada banyak netizen yang marah atas pendapat azkia. Mereka percaya azkia berbicara dari sudut pandangnya sendiri dan tidak mempertimbangkan perspektif orang lain.
Azkia Vidiana Putri yang lebih dikenal sebagai Azkiave, seorang kreator konten berpengalaman di TikTok dan Instagram, memecahkan rekor setelah mengungkapkan keputusannya untuk menikah pada usia 19 tahun. Meskipun masih remaja, Azkia telah menciptakan dua bisnis yang cukup sukses, yaitu Shiraz Dessert dan Merhaa Wear.
Meski masih di bawah umur dewasa, azkia berlaku sebagai pengusaha muda asal Malang yang lahir sekitar tahun 2004. Beliau pernah menjadi Co-Founder Akhwat Tim Malang Santri dan sering menerima pesanan desain logo.
Pada usia 19 tahun, Azkiave menikah dengan Yuka Bimantara Putra, seorang lelaki yang berusia 29 tahun. Keputusan ini ditegaskan oleh azkia melalui postingan di akun medsosnya. Ia memuji dirinya telah mengambil keputusan menikah dan membangun usaha sebagai bentuk "pemberontakan" terhadap budaya menunda kedewasaan.
Sementara itu, ada banyak netizen yang marah atas pendapat azkia. Mereka percaya azkia berbicara dari sudut pandangnya sendiri dan tidak mempertimbangkan perspektif orang lain.