Pihak Sido Muncul mengingatkan kembali produk jamu Tolak Angin Cair telah diuji secara ilmiah, terutama untuk mengetahui efek toksiknya.
Dalam uji tersebut, 50 ekor tikus dibagi dalam kelompok-kelompok dan diberikan dosis berbeda mulai dari kontrol hingga dosis yang sangat tinggi. Proses pengujian dilakukan selama 90 hari atau sekitar 101 bulan, untuk menunjukkan bahwa produk ini aman dikonsumsi teratur dalam waktu yang panjang.
Hasil uji toksisitas tidak menemukan adanya kematian dan perubahan gejala klinis pada hewan uji. Selain itu, berat badan dan struktur organ-organ vital seperti paru-paru, limpa, jantung, usus, lambung, ginjal, hati, serta organ reproduksi tidak terpengaruh.
Menurut Dr. apt Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc, dan apt Phebe Hendra, Ph.D, pengujian dilakukan dengan pengamatan gejala klinis, uji darah, uji kimia klinik, serta pemeriksaan histologi pada organ-organ vital. Hasilnya menunjukkan bahwa Tolak Angin Cair aman dikonsumsi sesuai aturan yang telah ditentukan.
Direktur Sido Muncul, Dr. (HC) Irwan Hidayat, mengatakan bahwa perusahaan ini memiliki komitmen untuk menjaga mutu dan keamanan produknya. Sejak 2000, Sido Muncul mulai melakukan uji toksisitas dan uji khasiat pada produk jamu Tolak Angin.
Brand Ambassador Tolak Angin, Andy F. Noya, menilai komitmen riset ilmiah menjadi alasan utama dirinya bersedia mendukung produk tersebut. Ia percaya bahwa data dan kajian ilmiah menjadi bukti keseriusan perusahaan menjaga mutu dan keamanan sebuah produk.
Dalam uji tersebut, 50 ekor tikus dibagi dalam kelompok-kelompok dan diberikan dosis berbeda mulai dari kontrol hingga dosis yang sangat tinggi. Proses pengujian dilakukan selama 90 hari atau sekitar 101 bulan, untuk menunjukkan bahwa produk ini aman dikonsumsi teratur dalam waktu yang panjang.
Hasil uji toksisitas tidak menemukan adanya kematian dan perubahan gejala klinis pada hewan uji. Selain itu, berat badan dan struktur organ-organ vital seperti paru-paru, limpa, jantung, usus, lambung, ginjal, hati, serta organ reproduksi tidak terpengaruh.
Menurut Dr. apt Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc, dan apt Phebe Hendra, Ph.D, pengujian dilakukan dengan pengamatan gejala klinis, uji darah, uji kimia klinik, serta pemeriksaan histologi pada organ-organ vital. Hasilnya menunjukkan bahwa Tolak Angin Cair aman dikonsumsi sesuai aturan yang telah ditentukan.
Direktur Sido Muncul, Dr. (HC) Irwan Hidayat, mengatakan bahwa perusahaan ini memiliki komitmen untuk menjaga mutu dan keamanan produknya. Sejak 2000, Sido Muncul mulai melakukan uji toksisitas dan uji khasiat pada produk jamu Tolak Angin.
Brand Ambassador Tolak Angin, Andy F. Noya, menilai komitmen riset ilmiah menjadi alasan utama dirinya bersedia mendukung produk tersebut. Ia percaya bahwa data dan kajian ilmiah menjadi bukti keseriusan perusahaan menjaga mutu dan keamanan sebuah produk.