Produksi Batu Bara 2026 Disunat Jadi Sekitar 600 Juta Ton

Pemerintah menyesuaikan target produksi batu bara di 2026 dengan memangkas jadwal produksi hingga sekitar 600 juta ton. Hal ini terkait karena pergerakan harga komoditas tambang di global berada pada level rendah. Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, penyesuaian tersebut bertujuan untuk mengendalikan produksi dan mendorong peningkatan harga.

Pemangkasan ini dilakukan setelah perusahaan tambang menyesuaikan target produksi pada tahun ini, sehingga menurun sebesar 23 juta ton atau 3 persen dibandingkan target awalnya. Menurut data dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), total produksi batu bara Indonesia di 2025 mencapai sekitar 790 juta ton.
 
Aku pikir ini masalah yang serius, kan? 600 juta ton itu masih banyak banget! Aku harap giliran 2026 tidak berantakan, apa pun strategi yang dilakukan pemerintah nanti. Tapi, aku juga pikir ini bisa mengejar orang-orang tambang yang tidak peduli dengan lingkungan, karena ini juga masalah yang perlu diatasi! Maksudnya, jika harga batu bara terlalu rendah, mungkin ada yang tidak mau berinvestasi lagi di proyek-proyek yang sebenarnya membutuhkan perawatan. Aku rasa ini juga bisa memberikan kesempatan bagi negara Indonesia untuk menangkap kesempatan ini dan mengembangkan energi lain yang lebih ramah lingkungan, seperti energi matahari atau geothermal! 💡
 
Aku pikir kalau pemerintah memang benar-benar mau mengendalikan produksi batu bara, itu buat jadi contoh bagi anak-anak kita nanti. Kalau produksi hanya di target 600 juta ton, itu berarti mereka ingin menekan produksi dan meningkatkan harga... yang berarti kalau mereka berhasil, semua negara bisa mendapatkan uang lebih untuk kebutuhan umum. Saya rasa ini gampang-gampang, tapi aku yakin pemerintah sudah mencoba semua cara. Kalo mau diuji, aku percaya mereka punya rencana yang bagus. Dan kalau nanti anak-anak kita tahu cara mengelola sumber daya dengan cerdas... itu buat masa depan mereka yang lebih baik ya 😊
 
Produksi batu bara kayaknya harus ditangani dengan hati-hati, bukan bisa sembarangan 😅. Jika harga global rendah, produksi yang banyak nggak bakal memberikan manfaat apa-apa. 🤔 Nah, penyesuaian target produksi sekitar 600 juta ton kayaknya cukup realistis 🙏. Bisa dibilang, pemerintah sudah bisa menilai dengan baik situasinya, juga berarti perusahaan tambang harus lebih bijak dalam mengatur rencana kerja mereka 📊.
 
Wah keren kan sih pemerintah bisa menyesuaikan target produksi batu bara! 🤩
Mungkin ini karena harga komoditas tambang di global naik dan nanti makin bagus buat kita Indonesia, ya!
Tapi apa yang penting adalah produksi masih banyak banget, 790 juta ton! 🌟
 
Aku pikir pemerintah ini benar-benar serius nih... Mereka mau mengurangi target produksi batu bara di 2026 dari 1 miliar ton, jadi 600 juta ton... itu seperti mengatur permainan bisnis di negara kita. Aku khawatir kalau penyesuaian ini bisa membuat banyak pekerja tambang kehilangan pekerjaannya, tapi aku juga paham kalau harga batu bara sedang rendah, sehingga perusahaan-perusahaan tambang mau mengurangi produksi nih... kayaknya pemerintah ingin mengatur arus uang yang masuk dari ekspor batu bara...
 
kembali
Top