BPOM memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk yang beredar di Indonesia telah memenuhi standar mutu dan keamanan. Produk tersebut harus terdaftar dan mengikuti aturan yang berlaku, termasuk produk pangan, obat-obatan, kosmetik hingga alat kesehatan.
Jika melanggar, BPOM akan melakukan penarikan dari peredaran dan memerintahkan agar produk tersebut tidak lagi dibeli atau digunakan oleh masyarakat. Penyebab utama penarikan adalah karena produk mengandung zat berbahaya atau dilarang, belum terdaftar di BPOM, peringatan keamanan internasional, promosi menyesatkan dan tidak sesuai norma kesusilaan serta masalah mutu produk.
Selain itu, BPOM juga melakukan sertifikasi kepada produk untuk memastikan bahwa mereka telah memenuhi standar yang ditetapkan. Sertifikasi ini membantu meningkatkan kepercayaan konsumen dan kredibilitas produk, serta memperluas akses pemasaran dan meningkatkan daya saing produk.
Dengan demikian, BPOM memiliki peran penting dalam menjaga kualitas produk dan keamanan bagi masyarakat.
Jika melanggar, BPOM akan melakukan penarikan dari peredaran dan memerintahkan agar produk tersebut tidak lagi dibeli atau digunakan oleh masyarakat. Penyebab utama penarikan adalah karena produk mengandung zat berbahaya atau dilarang, belum terdaftar di BPOM, peringatan keamanan internasional, promosi menyesatkan dan tidak sesuai norma kesusilaan serta masalah mutu produk.
Selain itu, BPOM juga melakukan sertifikasi kepada produk untuk memastikan bahwa mereka telah memenuhi standar yang ditetapkan. Sertifikasi ini membantu meningkatkan kepercayaan konsumen dan kredibilitas produk, serta memperluas akses pemasaran dan meningkatkan daya saing produk.
Dengan demikian, BPOM memiliki peran penting dalam menjaga kualitas produk dan keamanan bagi masyarakat.