26 atlet profesional siap bertarung di Prime Kumite Championship 3, yang akan berlangsung di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada Minggu (1/2) ini. Event ini menawarkan pertarungan tingkat tinggi dengan memperkenalkan para atlet profesional dari berbagai beladiri.
Diprediksi, duel antara Deni Arif dan Alan Lolo menjadi salah satu yang paling dinantikan di ajang kali ini. Selain itu, pertandingan sengit juga akan terjadi saat Deni Daffa bertarung melawan Pahala Sitanggang. Vincent Madjid juga menantang pemegang sabuk Open Weight Harianja Pukmes.
Pada posisi co-main event, Randi Fabian masuk menggantikan Aziz Calim yang batal berlaga karena faktor kesehatan. Randi dijadwalkan akan bertarung melawan Eko Roni. Meskipun karate profesional, Prime Kumite Championship sekarang menjadi wadah yang lebih inklusif untuk berbagai disiplin beladiri.
CEO Prime Kumite Championship, Umar Hasan, memastikan bahwa ajang ini hanya diperuntukkan bagi atlet profesional. Para petarung yang terlibat merupakan jebolan juara SEA Games, PON, hingga mereka yang berkarier di promotor internasional seperti Brave FC dan One Championship. Atapun representasi dari personel TNI dan Polri.
"Ajah ini murni diperuntukkan bagi atlet profesional. Tidak ada influencer atau artis," tegas Umar Hasan. Ajang ini akan berada di bawah pengawasan ketat Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI). Wiwid Sanshou, perwakilan KOBI, menyatakan dukungan penuh terhadap semua jenis olahraga tarung selama mematuhi standar regulasi yang ada.
Diprediksi, duel antara Deni Arif dan Alan Lolo menjadi salah satu yang paling dinantikan di ajang kali ini. Selain itu, pertandingan sengit juga akan terjadi saat Deni Daffa bertarung melawan Pahala Sitanggang. Vincent Madjid juga menantang pemegang sabuk Open Weight Harianja Pukmes.
Pada posisi co-main event, Randi Fabian masuk menggantikan Aziz Calim yang batal berlaga karena faktor kesehatan. Randi dijadwalkan akan bertarung melawan Eko Roni. Meskipun karate profesional, Prime Kumite Championship sekarang menjadi wadah yang lebih inklusif untuk berbagai disiplin beladiri.
CEO Prime Kumite Championship, Umar Hasan, memastikan bahwa ajang ini hanya diperuntukkan bagi atlet profesional. Para petarung yang terlibat merupakan jebolan juara SEA Games, PON, hingga mereka yang berkarier di promotor internasional seperti Brave FC dan One Championship. Atapun representasi dari personel TNI dan Polri.
"Ajah ini murni diperuntukkan bagi atlet profesional. Tidak ada influencer atau artis," tegas Umar Hasan. Ajang ini akan berada di bawah pengawasan ketat Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI). Wiwid Sanshou, perwakilan KOBI, menyatakan dukungan penuh terhadap semua jenis olahraga tarung selama mematuhi standar regulasi yang ada.