Presiden Prabowo punya kebijakan untuk menambah polisi hutan dari 5.000 menjadi 70.000, kata Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo. Langkah ini dipilih karena jumlah polisi lama tidak cukup mengawal 57 taman nasional. Menurutnya, kebijakan ini diambil sebagai respons atas marak penyusupan ilegal ke kawasan lindung. Hashim menyatakan bahwa kehadiran Polisi Hutan dari 5.000 menjadi 70.000 akan cukup untuk melindungi taman nasional dan hutan lindung yang sangat vital bagi keberlanjutan planet kita.
Menurutnya, dalam 10 hingga 15 tahun terakhir sekitar 4 juta hektar hutan lindung dan taman nasional diduduki secara ilegal oleh pengusaha-pengusaha nakal. Kondisi itu terjadi karena kawasan-kawasan tersebut tidak dilindungi baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Dengan peningkatan jumlah polisi hutan, kehadiran Polisi Hutan akan meningkat untuk melindungi kawasan konservasi dan hutan dari penyusupan ilegal.
Menurutnya, dalam 10 hingga 15 tahun terakhir sekitar 4 juta hektar hutan lindung dan taman nasional diduduki secara ilegal oleh pengusaha-pengusaha nakal. Kondisi itu terjadi karena kawasan-kawasan tersebut tidak dilindungi baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Dengan peningkatan jumlah polisi hutan, kehadiran Polisi Hutan akan meningkat untuk melindungi kawasan konservasi dan hutan dari penyusupan ilegal.