Predikat Runner-Up, Pencapaian Terbaik Indonesia di Piala Asia Futsal

Skor imbang dalam laga sengit antara Timnas futsal Indonesia dan Iran pada Piala Asia Futsal 2026 membuka pintu bagi peringkat kedua Indonesia di ajang sepak bola mewah ini.

Lagianya, pihak Indonesia memulai dengan agresif, namun masih terjebak dalam pertahanan Iran yang kuat. Tampaknya strategi yang dimulai oleh kiper Iran Bagher Mohammadi sudah memberikan hasil yang positif. Rio Pangestu mencetak gol untuk Indonesia pada menit ke-15, tetapi gol tersebut dapat dibendung dengan baik oleh kiper Iran.

Bersamaan dengan aksi kejar-mengejar gol di sepanjang laga, Timnas futsal Indonesia masih bisa menjaga kejutan hingga babak normal. Pada menit ke-37, Iran menerapkan strategi power play dan berhasil mencetak gol melalui Mahdi Karimi sehingga skor menjadi 4-4. Skor imbang tersebut memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Pada babak adu penalti, Indonesia sempat bersorak setelah Israr Megantara mencetak gol ketiganya pada menit ke-49 untuk mengubah skor menjadi 5-4. Namun, di menit yang sama, tembakan keras Salar Aghapour kembali menyamakan kedudukan menjadi 5-5.

Skor imbang dalam penalti membuat Timnas futsal Indonesia tidak dapat menjaga kejutan dan akhirnya gagal mengambil gelar juara. Mungkin karena itu, menempati peringkat kedua merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah keikutsertaan Timnas Futsal Indonesia di ajang Piala Asia Futsal.
 
Gak percaya kalau kiri-kiri ngeceh begitu gampang banget! Tapi aku juga paham, strategi Iran yang kuat memang salah satu yang terbaik di laga ini. Rio pangestu siapa dia? Aku rasa dia harus lebih fokus lagi, tapi aku juga senang melihat Indonesia bisa mencapai peringkat kedua. Tapi nanti kalau ada kejutan lagi, aku tidak sabar banget! 😂👀
 
Aku pikir kiper Iran yang bermain agresif ini memang salah satu faktor yang membuat mereka bisa menang. Kamu tahu, sering kali kita lihat tim-tim luar negeri menggunakan strategi seperti itu untuk mengalahkan lawan dengan mudah. Tapi giliran Indonesia lagi, serius, bagaimana kita bisa tidak siap siasat? 🤔 Aku rasa ada yang salah di dalam tim, mungkin ada yang tidak terkesan oleh rencana Iran seperti itu. Kiper Indonesia memang sudah memberikan hasil positif, tapi apa yang membuat Rio Pangestu tidak bisa mencetak gol lagi setelah pertama kali? Dan siapa nih yang mengajak Israr Megantara untuk menembak gol ketiganya? Tapi sayangnya, sepertinya sudah terlambat. Aku pikir kita harus memeriksa kembali strategi dan taktik kita sendiri sebelum berharap bisa menang di ajang Piala Asia Futsal. 🤷‍♂️
 
Wahhh, skor imbang apa sih? 5-5? Tadi masih 4-4, keren banget kalau mereka bisa masuk lagi dalam babak tambahan! 🤩 Bagher Mohammadi itu nggak salah strategi aja? Rio Pangestu bisa mencetak gol itu gampang aja, tapi masih ada yang bisa dibendung. Atau mungkin karena timnas Iran yang luas dan kuat? 🤔 Aku pengin tahu siapa yang lebih baik antara Timnas Futsal Indonesia dan Iran.
 
hehehe, apa sih skor 4-4? kenapa bisa dibayangkan kalau Indonesia jadi juara, kan kita punya pelatih yang bagus seperti I Gde Suganda 🤩 dan pemain-pemain yang cerdas seperti Rio Pangestu 😎. tapi sepak bola bukan cuma tentang individu, tapi tentang tim, kamu pernah nonton ajang 'Bintang Indonesia' di TVRI? aku suka banget sama Rizky Firdayanti, dia itu bisa berlari-lari seperti kambing 🐐.
 
omg kan skor imbang 5-5 dalam adu penalti? aku pikir jadi kalah sih karna israr megantara terkena gawang salar agapour 🤯 sepertinya iran sih paling kuat di futsal kan? saya suka futsol tapi skor imbang itu kayaknya sedih banget untuk timnas indonesia 😔 aku senang sekali ketika timnas kita masuk ke babak adu penalti, tapi malah kalah 🤦‍♂️ apa yang harus dilakukan timnas kita di babak adu penalti?
 
kembali
Top