Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai target 55 juta penerima manfaat dalam setahun, meski dari target awal sebanyak 82,9 juta. Ia berharap agar program ini dapat tercapai di tahun ini.
Dengan perencanaan yang ketat, program MBG telah menyasar 55 juta penerima manfaat, sedangkan target awal adalah sebanyak 82,9 juta. Meski demikian, Prasetyo Hadi mengakui bahwa hanya dengan evaluasi pelaksanaan program setahun terakhir saja target ini dapat dicapai.
"Kita harus berterima kasih kepada program MBG, karena di satu tahun punya pelaksanaan sudah mencapai 55 juta penerima manfaat," ujar Prasetyo Hadi. "Tentu saja dengan sekali lagi melakukan evaluasi yang terjadi selama pelaksanaan satu tahun, dan hari ini bertepatan dengan satu tahun pelaksanaan program makan bergizi yang dimulai 6 Januari 2025 yang lalu."
Program MBG merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto, dan telah menunjukkan perencanaan yang ketat dalam menghadapi program serupa di Brasil. Menurutnya, Brasil hanya dapat menyalurkan program makan gratis kepada sekitar 40 juta penerima manfaat setelah 11 tahun pelaksanaan.
"Sekarang sudah ada 55 juta penerima manfaat (MBG) di Indonesia, berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut," kata Prabowo dalam sambutan Perayaan Natal Nasional.
Namun, Prasetyo Hadi menyatakan bahwa program MBG hanya dapat dicapai dengan evaluasi pelaksanaan program setahun terakhir. Ia juga menambahkan bahwa evaluasi ini tidak hanya berlaku untuk program MBG saja, tetapi juga untuk program-program prioritas lainnya, seperti pembangunan Sekolah Rakyat dan hilirisasi.
Dengan perencanaan yang ketat, program MBG telah menyasar 55 juta penerima manfaat, sedangkan target awal adalah sebanyak 82,9 juta. Meski demikian, Prasetyo Hadi mengakui bahwa hanya dengan evaluasi pelaksanaan program setahun terakhir saja target ini dapat dicapai.
"Kita harus berterima kasih kepada program MBG, karena di satu tahun punya pelaksanaan sudah mencapai 55 juta penerima manfaat," ujar Prasetyo Hadi. "Tentu saja dengan sekali lagi melakukan evaluasi yang terjadi selama pelaksanaan satu tahun, dan hari ini bertepatan dengan satu tahun pelaksanaan program makan bergizi yang dimulai 6 Januari 2025 yang lalu."
Program MBG merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto, dan telah menunjukkan perencanaan yang ketat dalam menghadapi program serupa di Brasil. Menurutnya, Brasil hanya dapat menyalurkan program makan gratis kepada sekitar 40 juta penerima manfaat setelah 11 tahun pelaksanaan.
"Sekarang sudah ada 55 juta penerima manfaat (MBG) di Indonesia, berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut," kata Prabowo dalam sambutan Perayaan Natal Nasional.
Namun, Prasetyo Hadi menyatakan bahwa program MBG hanya dapat dicapai dengan evaluasi pelaksanaan program setahun terakhir. Ia juga menambahkan bahwa evaluasi ini tidak hanya berlaku untuk program MBG saja, tetapi juga untuk program-program prioritas lainnya, seperti pembangunan Sekolah Rakyat dan hilirisasi.