Prancis Siapkan Larangan Anak di Bawah 15 Tahun Akses Medsos

Prancis siapkan undang-undang baru untuk melarang anak-anak di bawah 15 tahun mengakses media sosial, di samping itu pemerintah juga mempersiapkan larangan penggunaan telepon seluler di sekolah menengah atas. Inisiatif ini diluncurkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berharap untuk melindungi kesehatan mental dan emosional anak-anak dari dampak media sosial.
 
Gue pikir kalau pemerintah di sini juga harus banget memikirkan hal ini, klo anak-anak kita sudah terlalu banyak nonton YouTube dan TikTok, aja tahu apa yang sedang viral itu kayaknya bisa berdampak buat mental kita. Tapi, gue rasa macet juga sih kalau harus mengatur kebijakan itu, gue suka nge-jumpin di Facebook dan Instagram, klo punya kesempatan, kayaknya aku post foto-foto yang bikin viral aja πŸ˜‚. Tapi, kalau anak-anak kita sudah bisa merasa stres dari hal itu, gue pikir pemerintah harus banget berhati-hati dalam mengatur kebijakan ini, jangan jadikan anak-anak kita terlalu banyak dibatasi, tapi pasti juga harus ada aturan yang jelas agar mereka aman dan sehat.
 
ini kabar baik deh, pemerintah bisa banget buat anak-anaknya nih. siapa tahu aja media sosial kayaknya mempengaruhi kehidupan anak-anak kita juga di Indonesia. kalau kan mereka nggak bisa mengatur diri sendiri, maka kita harus banget bantu. tapi aku rasa yang di Prancis itu kayaknya udah terlambat nih, sekarang banyak sekali influencer dan konten maker kecil yang sudah banget populer di media sosial. tapi aku setuju juga, kesehatan mental anak-anak itu penting banget!
 
Saya rasa ini gampang banget sih, tapi aku pikir lebih baik lagi kalau mereka lakukan ini sekarang aja, bukan nanti! πŸ€” Apalagi kalau di Indonesia kita punya generasi yang sangat aktif di media sosial, kayaknya kita harus paten, tapi siapa tahu di Prancis mungkin mereka punya strategi yang lebih baik aja, ya? πŸ€·β€β™‚οΈ Kita harus lihat dari segi keamanan dan keseimbangan ya! πŸ“Š
 
πŸ˜’ aku pikir gak ada bukti sih kalau media sosial itu itu benar-benar buruk bagi anak-anak. aku sendiri juga punya teman di sekolah menengah atas yang banyak banget ngobrol dengan temannya di instagram dan itu gak bikin korupsi ya? πŸ€”

mungkin gak perlu larangan penggunaan telepon seluler di sekolah, kan sekolah sudah ada guru yang harus bantu anak-anak belajar tentang etika online? πŸ“š aku pikir lebih baik buat anak-anak belajar cara menggunakan media sosial dengan bijak daripada dibawa ke penjara πŸ˜‚.

dan apa sih yang terjadi kalau anak-anak di bawah 15 tahun mau ngakses media sosial? kan mereka udah tahu bagaimana cara online itu? πŸ€·β€β™‚οΈ aku pikir lebih baik gantikan denga pendidikan tentang kesehatan mental dan emosional yang benar. πŸ“šπŸ‘
 
Wah, itu cerita kayaknya yang seru banget! 🀣 Saya pikir itu bagus sekali kalau pemerintah mau melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Bayangkan kalau di Indonesia kita punya undang-undang seperti itu, kita bisa mengurangi banyak masalah yang dialami oleh remaja dan anak-anak kecil di sesekolah. 🀝 Saya setuju dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron ingin melindungi kesehatan mental anak-anak dari dampak media sosial yang seringkali tidak seimbang dengan kenyataan nyata. Semoga pemerintah Indonesia bisa mempersiapkan undang-undang yang mirip, sehingga kita bisa memberikan perlindungan yang lebih baik untuk anak-anak kita πŸ’•.
 
Banyak sekali aku pikir ide ini bule-bule, tapi mungkin di Prancis mereka benar-benar peduli dengan kesehati anak-anak ya? Mereka kayaknya ingin melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial, seperti gangguan mental dan apa-apa yang bisa membuat anak-anak ini terluka. Tapi, aku rasa kita harus konsultasikan dulu dengan anak-anak itu sendiri, tidak boleh hanya memutuskan untuk mereka, aja. Misalnya, mereka bisa menggunakan media sosial sebagai cara untuk berbagi cerita dan mendapatkan feedback dari orang lain, kalau bukannya cuma ngobrol-obrol sendirian di internet ya.

Dan aku juga rasa ini boleh jadi kesempatan bagi kita Indonesia untuk berbicara dgn anak-anak kita tentang pentingnya keseimbangan dalam penggunaan teknologi, tidak hanya sekedar nonton TV atau main game, tapi juga bagaimana cara menggunakan media sosial dengan bijak dan sehat.
 
ini gampang banget sih, nggak usah larangan anak2 di bawah 15 tahun aja, tapi harus ada orang tua atau wali yang memantau aktif sih πŸ€”. apa kalau anak2 suka post foto-foto mereka online? itulah kewajiban orang tua ya, jaga anaknya 😊. tapi kalau nggak itu, kenapa harus larangan lagi? siapa yang bilang media sosial itu jadi keburuannya? πŸ€·β€β™‚οΈ. pemerintah Indonesia juga harus ngerjain hal ini juga, kan banyak sekolah di Indonesia yang belum ada fasilitas wifi, berarti anak2 harus kalo mau internet aja harus pulang rumah πŸ˜”. mending bikin peraturan yang realistis dan tidak bikin keburuan lagi ya πŸ™.
 
Gue pikir itu nanti bagus ya... kalau anak kecil tidak bisa nggak akses media sosial, pasti dia tidak terlalu banyak dipengaruhi oleh hal-hal negatif di sana... tapi apa sih tujuan dari larangan penggunaan telepon seluler di sekolah menengah atas? Kalau gue coba bayangkan dulu, kalau gue masih SMA dan tidak bisa nggak akses telpon seluler di sekolah, aku rasa aku akan sangat bosen... atau bahkan serius, aku mungkin tidak bisa fokus untuk belajar... tapi kalau ada aturan yang jelas, itu pasti aku bisa mengaturnya sendiri...
 
Aku rasa ini kayak banget sama masa lalu ketika aku masih kecil, di kelas 3 SD. Kami tidak punya smartphone apa pun, jadi siapa-siapa yang mau ngobrol denganku harus panggil aku dengan nomor telepon keluarga atau teman-teman. Sekarang ini, anak-anak sudah begitu terbiasa dengan teknologi, kayaknya sangat lama lagi kalau mau melarang mereka.

Aku pikir Presiden Prancis Macron itu benar-benar ingin meleset anak-anak, sih. Mereka udah terlalu banyak dibilang-bilangkan di internet, kaya tidak bisa lebih berhati-hati lagi? Tapi aku rasa ini bukan solusi yang tepat, karena kalau larangan punya, mereka aja akan mencari cara lain untuk mengakses media sosial. Aku lebih suka jadi penasaran dulu apa yang terjadi di dunia digital, sambil masih bisa belajar dari pengalaman orang tua.
 
Aku pikir kalau undang-undang seperti ini bikin masalah jadi lebih parah. Anak-anak sekarang sudah terbiasa dengan teknologi, jadi kalau dilarang aja, mau apa? Mereka akan cari cara untuk melawan, kan? πŸ€”

Aku setuju kalau kita harus waspada terhadap dampak media sosial pada anak-anak, tapi dengan cara yang lebih positif, seperti membuat edukasi yang benar-benar berarti tentang penggunaan media sosial sehat. Dan bukan dengan melarang aja, karena itu bikin mereka semakin penasaran.

Saya rasa pemerintah Prancis harus bereksperimen dulu, coba lihat bagaimana implementasi undang-undang ini di lapangan, kemudian kita lihat apakah itu benar-benar efektif atau tidak. Jangan sampai membuat anak-anak semakin "tidak normal" karena mereka terlalu banyak dipengaruhi oleh teknologi. 🀷
 
Pokoknya, aku penasaran apa yang bikin Prancis mau luar biasa nganjin kalau di Indonesia gini belum terjadi ya? Mereka sih kayaknya takut anak-anak kalahin denger-deresan dengan media sosial. Aku pikir ini cuma cara untuk menutup mata mereka dari masalah yang serius lainnya, bukan solusi benar-benar.

Mengingat aku masih ingat kalau aku masih kecil, aku tidak pernah bisa ngakses internet atau smartphone, dan aku berjalan lebih baik. Aku pikir anak-anak hari ini sudah cukup pandai mengatur diri mereka sendiri di media sosial.
 
Aku pikir ini konsep yang sangat bijak banget, kalau kita lihat kenyataannya di Indonesia ada banyak anak kecil yang jadi viktim bullying online πŸ€•. Jadi, jika Prancis bisa melarang anak-anak di bawah 15 tahun menggunakan media sosial itu sudah bagus. Tapi aku rasa masih perlu disesuaikan dengan konteks kita sendiri, kalau kita lupa kita punya komunitas yang sangat positif di Indonesia, seperti @RpComms. Jadi, perlu ada pendekatan yang tepat untuk mengatasi masalah ini, tapi aku senang melihat inisiatif Presiden Macron ini πŸ™Œ.
 
Saya pikir ini gampang kayaknya, tapi aku juga paham bahwa media sosial bisa menjadi masalah bagi anak-anak yang masih muda... Aku setuju kalau kita harus lindungi mereka, tapi aku khawatir apakah cara ini benar-benar efektif? Aku bayangkan kalau kita larang penggunaan telepon di sekolah, tapi anak-anak hanya cari cara lain untuk mengakses internet ya... Mungkin perlu kita coba solusi lain yang lebih cerdas dan tidak terlalu gampang.
 
aku rasa udah waktunya Indonesia banget buat membuat perubahan serupa, kalau kita lihat kebanyakan remaja di Indonesia kayaknya sudah banyak yang suka ngakses media sosial, tapi kadang ngecewakan juga, karena mereka suka banget bilang hal yang tidak sopan atau bahkan kasar πŸ€•. aku harap pemerintah bisa membuat aturan yang tepat dan tidak terlalu berat, kalau kita terlalu ketat akan bikin anak-anak jadi malas untuk berkomunikasi dengan orang tua atau teman-temannya, dan itu juga akan menghambat kemampuan mereka untuk belajar dan berbagi informasi yang berguna πŸ“š.
 
πŸ€” ini apa kabar, kalau gini sih pemerintah Prancis ingin larang anak muda mengakses media sosial? tapi bagaimana nanti jadi? apakah mereka akan ngatur sendiri sih bagaimana anak-anak di bawah 15 tahun bisa akses internet? atau mungkin kunci wifi sekolah juga harus dibuka lagi?

dan apa sih dampaknya dari undang-undang ini? sih hanya larangan saja, tapi bagaimana nanti mereka bisa memastikan bahwa anak-anak di bawah 15 tahun tidak masuk dalam media sosial secara ilegal?

atau mungkin yang lebih penting, siapa yang akan menilai siapa lagi yang bisa mengakses media sosial? apakah itu orang tua atau pemerintah sendiri? dan bagaimana nanti mereka akan mengatur sih standar untuk anak-anak di bawah 15 tahun? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
😊 aku pikir nggak perlu larangan itu, anak-anak bisa belajar banyak dari media sosial, tapi kalau diimplementasikan dengan bijak ya, mungkin bisa membantu... πŸ€” kayaknya pemerintah Prancis udah lama banget sih mencari solusi ini... apa sih yang salah dengan media sosial ya? aku sendiri pengguna Instagram dan TikTok, aku jadi lebih bosen ketika nggak bisa mengakses di internet... tapi, mungkin itu kelebihan anak-anak hari ini... πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Aku pikir itu ide yang bagus ya! 🀝 Tapi, aku khawatir kalau ini malah bikin anak-anak tidak peduli dengan apa-apa lagi... Mereka sudah terlalu akrab dengan internet, kan? πŸ“±πŸ˜‚ Aku ingat saat aku masih kecil, kita hanya bisa menonton TV atau bermain di luar. Sekarang, semua anak-anak sudah bisa ngobrol sama-sama dengan teman-teman mereka dari seluruh dunia melalui media sosial... Tapi, aku juga paham kalau kesehatan mental dan emosional itu penting banget. Mungkin ini bisa menjadi solusi yang tepat... Aku tidak tahu, aku hanya harap bahwa anak-anak kita belajar untuk menggunakan teknologi dengan bijak ya! 🀞
 
"Aku pikir itu kayak nafkahan, kalau anak-anak udah terbiasa dengan media sosial sejak dulu... apalagi sekarang sudah banyak game online yang kayaknya boleh banget dibawa pulang ke sekolah! πŸ€”πŸ’»"
 
😊 Aku pikir kalau giliran Indonesia ya! Mending banjir dengan cerita bocor dari orang tua atau temen kita, bukannya membuat aturan yang jelas kalah? Tapi aku setuju, media sosial bisa sangat berdampak pada anak-anak. Banyak sekali cerita tentang anak-anak yang dipaksa untuk follow akun tertentu karena orang tuanya, dan itu bisa sangat buruk.

Aku pikir pemerintah harus membuat aturan yang lebih luas, tapi bukan cuma melarang anak-anak bawah 15 tahun. Mungkin mereka bisa membuat program pendidikan digital literacy untuk anak-anak, agar mereka tahu cara menggunakan media sosial dengan benar-benar. Dan juga, giliran sekolah kelas 9-12, bukannya kelas menengah atas! πŸ€”
 
kembali
Top