Armada Prancis di Atlantik Utara, siapa yang bilang bahwa Amerika tidak akan menyerang Greenland lagi?
Pemerintah Prancis telah mengirimkan kapal induk bertenaga nuklir Charles de Gaulle ke Atlantik Utara. Menurut pihak Prancis, armada perang ini merupakan bagian dari latihan militer Orion 26 yang akan diselenggarakan dalam beberapa minggu mendatang.
Tapi siapa yang bilang bahwa Amerika tidak ingin menyerang Greenland lagi? Meskipun Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia mengesampingkan invasi militer ke Greenland, namun ancaman pemberian tarif impor kepada negara Eropa yang menolak upaya AS mencaplok Greenland masih berlaku.
Kementerian Pertahanan Prancis tak menyebut secara spesifik lokasi penempatan Charles de Gaulle di Atlantik. Namun, armada perang Prancis ini meliputi kapal induk dan pesawatnya, juga kapal pendukung seperti fregat pertahanan udara, kapal pasokan, dan kapal selam serang.
Tentu saja, Eropa tidak bisa membela diri sendiri jika kesepakatan NATO dibubarkan atau kerja sama militer Uni Eropa dan AS diakhiri. Menurut Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, "Jika ada yang berpikir bahwa Uni Eropa atau Eropa secara keseluruhan dapat membela diri tanpa AS, teruslah bermimpi. Anda tidak bisa."
Tapi siapa yang bilang bahwa Prancis tidak akan menyerang Greenland lagi? Meskipun Pemimpin Prancis Emmanuel Macron mengakui bahwa Uni Eropa harus bertanggung jawab atas keamanan mereka sendiri, namun masih banyak pertanyaan tentang tujuan dan rencana armada perang Prancis di Atlantik Utara.
Pemerintah Prancis telah mengirimkan kapal induk bertenaga nuklir Charles de Gaulle ke Atlantik Utara. Menurut pihak Prancis, armada perang ini merupakan bagian dari latihan militer Orion 26 yang akan diselenggarakan dalam beberapa minggu mendatang.
Tapi siapa yang bilang bahwa Amerika tidak ingin menyerang Greenland lagi? Meskipun Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia mengesampingkan invasi militer ke Greenland, namun ancaman pemberian tarif impor kepada negara Eropa yang menolak upaya AS mencaplok Greenland masih berlaku.
Kementerian Pertahanan Prancis tak menyebut secara spesifik lokasi penempatan Charles de Gaulle di Atlantik. Namun, armada perang Prancis ini meliputi kapal induk dan pesawatnya, juga kapal pendukung seperti fregat pertahanan udara, kapal pasokan, dan kapal selam serang.
Tentu saja, Eropa tidak bisa membela diri sendiri jika kesepakatan NATO dibubarkan atau kerja sama militer Uni Eropa dan AS diakhiri. Menurut Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, "Jika ada yang berpikir bahwa Uni Eropa atau Eropa secara keseluruhan dapat membela diri tanpa AS, teruslah bermimpi. Anda tidak bisa."
Tapi siapa yang bilang bahwa Prancis tidak akan menyerang Greenland lagi? Meskipun Pemimpin Prancis Emmanuel Macron mengakui bahwa Uni Eropa harus bertanggung jawab atas keamanan mereka sendiri, namun masih banyak pertanyaan tentang tujuan dan rencana armada perang Prancis di Atlantik Utara.