Banjir di Daan Mogot, Jakarta Barat, seringkali menjadi bahan perdebatan. Karena memang kurangnya penanganan yang tepat dari pemerintah setempat sehingga mengalami banjir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ini akan menyelesaikan pembangunan pompa di Daan Mogot yang berada lebih rendah dari Kali Mookervart.
Berdasarkan keadaannya, Pompa Daan Mogot tersebut dapat menampung 7.000 liter air per detik, jauh lebih tinggi daripada sebelumnya yaitu hanya 1.000 liter per detik. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi pengalaman seperti di masa lalu.
Selain itu, Pemprov DKI tetap bersiaga menghadapi curah hujan tinggi dan akan melakukan penanganan jangka panjang dengan membuat flyover di Daan Mogot tersebut untuk mengatasi banjir.
Berdasarkan keadaannya, Pompa Daan Mogot tersebut dapat menampung 7.000 liter air per detik, jauh lebih tinggi daripada sebelumnya yaitu hanya 1.000 liter per detik. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi pengalaman seperti di masa lalu.
Selain itu, Pemprov DKI tetap bersiaga menghadapi curah hujan tinggi dan akan melakukan penanganan jangka panjang dengan membuat flyover di Daan Mogot tersebut untuk mengatasi banjir.