Penyebab banjir parah di Jakarta Utara ternyata sederhana, hanya penyempitan alur sungai punya jawabannya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sudah menemukan jaminan hal ini dan akan langsung bertindak.
Banyak daerah yang terkena dampak banjir, seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing hingga Pegangsaan Dua. Penyebabnya adalah adanya penyempitan alur sungai atau bottleneck di sungai tersebut. Hal ini membuat air tidak bisa mengalir ke laut dengan normal.
Pramono memutuskan untuk melakukan normalisasi Kali Cakung Lama sebagai langkah pertama mengatasi masalah ini. Normalisasi sungai akan menjadi program utama penanganan banjir di Jakarta Utara setelah ditemukan penyempitan alur sungai yang menghambat aliran air.
Bottleneck itu merupakan titik krusial sebelum air mengalir ke laut. Oleh karena itu, Pramono memerintahkan jajarannya untuk melakukan normalisasi sepanjang 2 kilometer di Kali Cakung Lama.
Penyebab bottleneck ini sudah ditemukan dan sekarang masyarakat mulai bersedia melaksanakan normalisasi. Penolakan dari warga sebelumnya sudah berubah menjadi kesediaan. Pramono berharap normalisasi dapat segera dilaksanakan sehingga banjir di Jakarta Utara tidak akan terjadi lagi.
"Penyempitan alur sungai itu merupakan bottleneck utama sebelum air turun ke laut," kata Pramono saat meninjau segmen Sungai Begog dan Pedongkelan di Cilincing.
Banyak daerah yang terkena dampak banjir, seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing hingga Pegangsaan Dua. Penyebabnya adalah adanya penyempitan alur sungai atau bottleneck di sungai tersebut. Hal ini membuat air tidak bisa mengalir ke laut dengan normal.
Pramono memutuskan untuk melakukan normalisasi Kali Cakung Lama sebagai langkah pertama mengatasi masalah ini. Normalisasi sungai akan menjadi program utama penanganan banjir di Jakarta Utara setelah ditemukan penyempitan alur sungai yang menghambat aliran air.
Bottleneck itu merupakan titik krusial sebelum air mengalir ke laut. Oleh karena itu, Pramono memerintahkan jajarannya untuk melakukan normalisasi sepanjang 2 kilometer di Kali Cakung Lama.
Penyebab bottleneck ini sudah ditemukan dan sekarang masyarakat mulai bersedia melaksanakan normalisasi. Penolakan dari warga sebelumnya sudah berubah menjadi kesediaan. Pramono berharap normalisasi dapat segera dilaksanakan sehingga banjir di Jakarta Utara tidak akan terjadi lagi.
"Penyempitan alur sungai itu merupakan bottleneck utama sebelum air turun ke laut," kata Pramono saat meninjau segmen Sungai Begog dan Pedongkelan di Cilincing.