Pramono Siapkan Rp254 Juta buat Bongkar Tiang Monorel Mangkrak

Tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang terkena bongkaran, kembali akan dibongkar besok, Rabu 14 Januari 2026. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiang monorel itu akan dibongkar dengan biaya Rp254 juta. Beliau membantah klaim Pemprov DKI merogoh kocek hingga Rp100 miliar untuk pembongkaran tersebut.

"Tapi yang pertama anggaran untuk membongkar aja Rp254 juta," ujar Pramono saat di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Pramono menjelaskan biaya Rp254 juta itu merupakan biaya total pembongkaran tiang monorel selama satu tahun untuk revitalisasi area bekas tiang monorel. Beliau juga menyatakan telah mengirim surat kepada PT Adhi Karya, perusahaan BUMN yang membangun proyek tersebut, untuk membongkar tiang monorel, namun tak kunjung memberikan jawaban.

"Kenapa tidak dilakukan oleh Adhi Karya? Kami sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri," tegasnya.
 
Mungkinkah pemerintah benar-benar tidak kenal nasib proyek ini? Biaya Rp254 juta untuk membongkar tiang monorel yang sudah rusak, tapi siapa nanti bayarnya? Pemprov DKI bilang Rp100 miliar, tapi kalau benar-benar perlu biaya itulah, apa artinya mereka tidak bisa mengatur anggaran sebelumnya? Dan Pramono bilang telah surat kepada Adhi Karya, tapi masih gak jawaban? Apa yang salah dengan pemerintah ini? 🤔
 
gak kayaknya mau terus bongkar tiang monorel itu apa aja, biaya Rp254 juta kurang juga sih, aku pikir ada cara lain yang lebih hemat ya? misalnya bikin kembali dari sisa material yang masih utuh atau ini apa kegunaan revitalisasi area bekas tiang monorel itu sih?
 
Kalau mau dibongkar, aja buat Rp254 juta aja, apa kata sih? Kalau Pemprov DKI merogoh kocek Rp100 miliar, itu berarti ada lagi keterlibatan korupsi di Jakarta, nggak bisa dipungut 😒. Saya rasa biaya yang dibongkar itu kurang, tapi kalau Adhi Karya tidak mau membongkar, toh tinggal dia sendiri aja, ya? 🤔 Tapi siapa tahu ada alasan lain di balik itu, mungkin ada kerjasama dengan perusahaan lain... 🤑.
 
Apa kabar kalau pemerintah Jakarta bilang mereka tidak merogoh kocek Rp100 miliar untuk pembongkaran monorel, tapi kalau kita lihat rekap biaya pembangunan proyek itu, ada banyak project yang berisiko jadi kerugian. Misalnya, monoray itu sendiri udah pernah rusak 2 kali, dan sekarang lagi harus dibongkar. Kamu bisa bayangkan kalau ini dihitung dengan benar, gampang nggak? Kita harap pemerintah Jakarta bisa berani memberikan pernyataan yang jujur, bukan hanya bilang kayaknya. Sementara itu, aku pikir biaya Rp254 juta itu masih terlalu murah, tapi kalau mereka tidak mau membantu memberi biaya tambahan, mungkin kita harus coba lihat apakah ada cara lain untuk menghemat biaya yang bisa dilakukan. 🤔
 
Gue pikir klaim kalau Pemprov DKI Jakarta ngerogoh kocek Rp100 miliar itu masih salah. Kalau biaya sekarang Rp254 juta, berarti ada yang sudah ngebawa beban biayanya sejak awal aja. Gue rasa itu harus diselidiki lebih lanjut sih. Apa yang terjadi sama PT Adhi Karya? Mereka tidak mau membantu?
 
Pernah terbayangkan siap-siap kembali dibongkar tiang monorel dekat mall grand indonesia itu. Kalau sebelumnya kalau klaim biaya Rp100 miliar, kini klaimnya Rp254 juta. Tapi sepertinya itu masih nggak cukup dengan biaya yang harus dibayar oleh pemerintah. Mungkin perlu ada kesepakatan dengan Adhi Karya agar proyek tersebut bisa selesai dengan lancar.
 
Gak bisa percaya aja biayanya hanya Rp254 juta kan sih! Beliau Gubernur itu serius nggak? Dia bilang tiang monorel itu dibongkar dengan biaya itu dan semua sudah selesai, tapi aku tahu tidak mungkin. Mungkin ada yang tertutup di balik kata-kata beliau. Aku juga gak percaya bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak merogoh kocek hingga Rp100 miliar untuk pembongkaran tersebut, tapi aku masih ragu. Beliau tahu apa kebenarannya aja? 🤔
 
Aku pikir biaya Rp254 juta itu sudah cukup mahal banget, loh! Apalagi kalau kita lihat keadaan tiang monorel itu sudah tidak berguna lagi dan harus dibongkar. Tapi kalau Gubernur Pramono bilang itu biaya total untuk satu tahun, aku masih ragu-ragu aja. Bagaimana kalau ada biaya lain yang tidak dikatakannya? Aku harap Adhi Karya bisa memberikan jawaban yang jelas dan tidak hanya menuduh kota Jakarta.
 
Wah, gini kayaknya kalau gubernur jadi pengambil keputusan saja, tanpa harus nanya saran orang lain. Maksudnya biaya untuk membongkar tiang monorel itu cuma Rp254 juta? Nah, aku rasa kurang yakin bisa dipercaya, bro!

Aku rasa harus ada yang lebih tahu lagi tentang apa aja biaya yang benar-benar ada. Kalau gak salah, klaim Pemprov DKI tentang Rp100 miliar itu kayaknya masih relevan, kan? Karena biayanya jadi kurang yakin...

Dan apa aja dengan PT Adhi Karya? Kamu sudah nanya jawabannya, tapi malah tidak mendapatkan jawaban. Jadi, kamu gak mau ngebongkar tiang monorel sendiri, atau apa? Aku rasa ada yang jujur di sini, bro...
 
Tiang monorel lagi bongkar besok, sih... Bagaimana biar mau kembali dibongkar? Saya pikir itu cuma proses yang tak perlu dan bikin nongol nongol aja. Dan sekarang lagi ada klaim apakah Gubernur Jakarta ingin merogoh kocek lagi Rp100 miliar? Makasih, saya tidak percaya lagi. Biayanya Rp254 juta itu kurang lebih sama dengan biaya makan siang untuk perusahaan BUMN yang membangun proyek ini. Saya masih penasaran sih mengapa Adhi Karya tidak mau membongkar sendiri...
 
Awew, bikin penasaran aja sih... siapa yang bilang biaya sebenarnya itu Rp254 juta? Mungkin hanya buat membiarkan mereka (PT Adhi Karya) tidak mau jawab apa lagi... Hmm, kalau benar-benar biayanya itu cuma Rp254 juta, mesti ada something yang salah sama mereka... Dan sih, kenapa harus ada biaya total pembongkaran selama satu tahun? Mungkin hanya cari-cari alasan untuk ngeluar uang lebih...
 
Eh, aja di Jakarta ini masih sering gak jelas sih. Pertama, tiang monorel itu terjebak dalam bongkaran, kemudian biaya pembongkaran itu nggak ada yang jelas sih. Pramono bilang Rp254 juta, tapi ada klaim Pemprov DKI ngerogoh kocek hingga Rp100 miliar? Gak bisa dipercaya sih. Dan yang bikin gak nyaman lagi adalah kalau Adhi Karya belum jawab suratnya. Mungkin karena ini proyek monorel di Jakarta yang sering terjadi masalah-masalah, kayak nanti ada yang salah juga sih.
 
Aku kira sih biaya pembongkaran itu lumayan mahal, tapi rasanya tidak perlu. Aku pikir ada cara lain yang lebih hemat, misalnya membuka jalan sementara atau memindahkan traffic ke tempat lain. Tapi mungkin aku salah, aku cuma netizen aja 🤔🚧. Gubernur Pramono bilang biaya itu Rp254 juta untuk satu tahun, tapi aku bingung kenapa tiang monorel harus dibongkar lagi dan kembali dianggap penting. Aku harap bisa melihat rencana revival area bekas monorel yang benar-benar efektif 🤞.
 
Gue penasaran sih kapan sih aja biaya pembongkaran itu sebenarnya keluar dari mana. Rp254 juta kira-kira bisa ngaburin 2-3 buah tiang monorel, tapi gue duduhin di mana sumber dana itu? Gue ragu-ragu, sih kalau biaya pembongkaran itu memang benar-benar Rp254 juta. Mungkin ada yang tersembunyi di balik angka itu, nggak? 🤔
 
Pernah dengar siapa saja yang lama tinggal di Jakarta Selatan pasti pernah melihat monorelnya, tapi kayaknya tiang monorel yang dibongkar kembali esok hari itu benar-benar membutuhkan uang banyak. Ngomongin aja biaya Rp254 juta itu kalau dilihat dari sisi lain mungkin ada yang bisa menyangkal, tapi kalau dibandingkan dengan proyek lainnya yang sudah selesai, mending tidak ngomongin siapa tahu apa yang salah juga.

Aku pikir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung itu benar-benar berani jawab dan buat klarifikasi tentang hal ini. Jika tiang monorel itu membutuhkan uang Rp100 miliar, maka jangan ngomongin biaya yang dibutuhkan hanya Rp254 juta. Kalau Adhi Karya perusahaan BUMN itu tidak mau membongkar tiang monorel, maka Gubernur DKI Jakarta pasti benar-benar berani untuk melakukannya sendiri.
 
kembali
Top