Pemprov DKI Jakarta Belum Bisa Mengatasi Jalan Berlubang di Jakarta karena Hujan Tertinggal
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa Pemrovnya belum bisa memperbaiki jalan berlubang di ibukota ini karena masih banyak hujan tertinggal yang menyebabkan kondisi jalanan tidak stabil. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta hanya dapat menunda-sudut kegiatan konstruksi dan meminta warga menunggu hingga 27 Januari besok.
Pramono juga mengatakan bahwa Pemprov DKI sedang melakukan pengerukan di sungai untuk mengatasi banjir, tetapi tidak ada hasil yang signifikan. Ia juga menyampaikan bahwa wilayah Jakarta akan mengalami curah hujan intensitas tinggi pada Selasa (27/1) besok.
Terdapat 200 unit ekskavator yang tersedia untuk memperbaiki jalan berlubang, tetapi karena masih banyak hujan tertinggal, kegiatan konstruksi tidak bisa berjalan normal. Pemprov DKI juga melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Selasa besok untuk mengurangi dampak banjir di Jakarta.
Petugas Bina Marga Jakarta Utara melaporkan bahwa masih banyak jalan yang rusak karena banjir, tetapi karena masih banyak hujan tertinggal, kegiatan perbaikan tidak bisa segera dilakukan.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa Pemrovnya belum bisa memperbaiki jalan berlubang di ibukota ini karena masih banyak hujan tertinggal yang menyebabkan kondisi jalanan tidak stabil. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta hanya dapat menunda-sudut kegiatan konstruksi dan meminta warga menunggu hingga 27 Januari besok.
Pramono juga mengatakan bahwa Pemprov DKI sedang melakukan pengerukan di sungai untuk mengatasi banjir, tetapi tidak ada hasil yang signifikan. Ia juga menyampaikan bahwa wilayah Jakarta akan mengalami curah hujan intensitas tinggi pada Selasa (27/1) besok.
Terdapat 200 unit ekskavator yang tersedia untuk memperbaiki jalan berlubang, tetapi karena masih banyak hujan tertinggal, kegiatan konstruksi tidak bisa berjalan normal. Pemprov DKI juga melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Selasa besok untuk mengurangi dampak banjir di Jakarta.
Petugas Bina Marga Jakarta Utara melaporkan bahwa masih banyak jalan yang rusak karena banjir, tetapi karena masih banyak hujan tertinggal, kegiatan perbaikan tidak bisa segera dilakukan.