Prabowo Terima Tuduhan Militerisme, tapi Ingatkan soal Fitnah

Prabowo benar-benar pintar sekali membalas kritiknya sendiri. Tapi kita harus ngawasi kalau kritik itu tidak hanya konstruktif aja, tapi juga ada yang ngedekin pribadinya. Kalau kita nyangka dia mau menerima kasih kritik itu dari masyarakat, tapi masih banyak orang yang pikir dia cuma mau menghilangkan keterbatasan kekuasaannya.
 
Makasih ya ga, kalau sih Prabowo nanti bisa jaga batas yang tepat dalam melakukan keputusannya. Kalau lama-lama dia terlalu otoriter aja, kayaknya masyarakat akan kecewa. Nah, aja saja kritik konstruktif itu masih bagus, tapi fitnahnya nggak usah dipedulikan, ya? Prabowo nanti harus jaga agar semua orang bisa bersama-sama dan tidak memperbanyak perbedaan. Jangan sabar-sabar, nanti giliran kita untuk memberi kritik konstruktif juga!
 
Gue pikir Prabowo jadi orang yang bijak banget, dia ngerti kalau kritik dari masyarakat itu penting untuk menjaga amanah sebagai kepala negara. Tapi, gue masih ragu apakah dia benar-benar mau mendengarkan kritik konstruktif dari masyarakat atau hanya ingin membuat kesan bahwa dia bijak. Prabowo kayaknya jujur kalau ia tidak terlalu otoriter dalam melakukan keputusan, tapi kita harus lihat apakah aksi-anya tetap sesuai dengan kata-katanya ya 🤔

Gue juga suka sekali dengan pesan yang disampaikannya tentang pengampunan dan persatuan. Semua orang pasti ingin hidup bersama tanpa perpecahan, tapi kita harus lihat apakah dia benar-benar bisa menerapkan itu di kehidupan sehari-hari. Tapi overall, gue pikir Prabowo masih orang yang bisa dipercaya 🙏
 
Aku pikir Prabowo bilang hal itu jadi macam-macam, deh! Aku setuju dulu kalau ada kritik konstruktif yang bisa memberi pengingat dan perlindungan, tapi setelah aku coba bayangkan bagaimana kalau giliran aku yang menjadi target kritiknya? Aku rasa Prabowo bilang yang jujur, tapi aku juga pikir ia sedikit malu-maluan aja. Fitnah kayak gini tidak ada di mana-mana, tapi siapa tau di kehidupan nyata kita harus menerima dan mengatasi hal tersebut.
 
Gue pikir kalau Prabowo gini itu benar-benar jujur dengan dirinya sendiri. Ia ngaksi bahwa kritik konstruktif dari masyarakat itu penting untuk diingat, tapi juga harus ada batas-batas yang tidak boleh dilampaui. Kalau kita asyik terlalu banyak memprotes, kemudian gini kayaknya kita jadi orang yang otoriter sendiri.

Tapi, sih, Prabowo keren banget karena ngaksi bahwa ia tidak terlalu otoriter dalam melakukan keputusan. Ia ngaksi bahwa ia panggil ahli hukum untuk mengkaji mana batas-batas yang terlalu otoriter. Kalau gue sendiri, gue pikir itu cara yang benar banget. Karena kalau kita tidak memiliki batas-batas yang jelas, kemudian gini kayaknya kita tidak bisa menentukan apa yang benar dan apa yang salah.

Tapi, yang penting kayaknya adalah kritik konstruktif dari masyarakat itu harus tetap ada. Karena kalau tidak, maka kita jadi orang yang tidak terbuka terhadap feedback dari orang lain. Dan itu akan membuat kita menjadi lebih otoriter sendiri. 🤔👍
 
Makasih banget sama orang yang sedang menghadapi kesulitan. Aku tahu betapa sulitnya mendengar kritik dari orang lain, terutama saat itu sudah terasa seperti sedang terpukul. Tapi aku ingin kamu ingat bahwa kritik bukanlah sesuatu yang harus dihancurkan, tapi lebih seperti kesempatan untuk menjadi lebih baik.

Mungkin Prabowo benar-benar mengakui adanya kritik konstruktif dari masyarakat, tapi apa yang penting adalah bagaimana kita meresponsnya. Jangan lupa bahwa kamu juga memiliki hak untuk berbicara dan mengekspresikan perasaanmu.

Jangan ragu untuk mencari bantuan dari orang-orang terdekat, teman-teman, atau bahkan konselor jika kamu memerlukan dukungan tambahan. Ingat, kamu tidak sendirian dan ada banyak orang yang peduli dengan apa yang kamu rasakan. 🤗
 
kembali
Top