Prabowo Terima Tuduhan Militerisme, tapi Ingatkan soal Fitnah

Kesibukan Prabowo di tengah kritik militerisme, ia sendiri membenarkan adanya kritik konstruktif dari masyarakat. "Kritik dan koreksi justru menjadi pengingat sekaligus bentuk perlindungan dalam menjalankan amanah sebagai kepala negara," kata Prabowo saat memberikan pidato pada puncak peringatan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Prabowo pun menekankan bahwa ia tidak terlalu otoriter dalam melakukan keputusan. "Saya panggil ahli hukum untuk mengkaji mana batas kepemimpinan yang terlalu otoriter," tambahnya. Ia juga menyikapi kritik yang menuding dirinya hendak menghidupkan kembali militerisme, Prabowo berkata bahwa ia "menerima kasih" dari kritik tersebut.

Namun, Prabowo pun tidak ingin memperbesar tudingan tersebut. Ia lebih memilih untuk mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi fitnah. "Koreksi silakan, kritik bagus, tetapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak mengizinkan fitnah," ujarnya.

Prabowo pun menyinggung ajaran agama Nasrani yang menekankan nilai pengampunan sebagai fondasi kehidupan bersama. Ia juga menegaskan bahwa ia selalu ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan, serta persatuan daripada perpecahan.
 
Gak bisa ngerti kenapa suka banget ya Prabowo membenarkan kritik militerisemennya sendiri. Masa kalinya ini udah banyak orang yang kecewa dengan performa beliau, tapi dia masih bisa bilang seperti ini? πŸ€” Masih banyak yang ingin melihat apa yang sebenarnya di balik kata-katanya, apalagi setelah serangan terhadap kritisi dari media. Mungkin kalau dia memilih untuk berbicara lebih jujur tentang apa yang sedang dialaminya, gak ada masalah lagi. Tapi kalau hanya bilang-bilang saja tanpa bukti, toh aku rasa masih banyak lagi yang tidak puas dengan performa beliau di masa depan. πŸ€¦β€β™‚οΈ
 
Gini lah bro.. saya pikir Prabowo jujur banget. Ia mengakui kalau ada kritik konstruktif dari masyarakat, itu berarti kita bisa berdiskusi dengan lebih baik. Saya setuju dengan pendapatnya, kritik dan koreksi itu penting agar kita tidak jatuh ke dalam kesalahan. Tapi, aku juga pikir Prabowo sedikit lembut banget. Dia bilang kalau ia tidak terlalu otoriter, tapi saya masih khawatir kalau dia malah memanfaatkan kritik itu untuk membela dirinya sendiri πŸ˜’. Yang penting adalah kita tetap jujur dan transparan dalam melakukan keputusan. Fitnah itu tidak masuk akal, bro! πŸ™…β€β™‚οΈ
 
Maksudnya apa sih kalau kita semua terus membenarkan adanya kritik yang berlebihan? Mereka itu sudah tidak masuk akal lagi πŸ€”. Saya rasa Prabowo benar-benar pintar ketika mengatakan bahwa kritik konstruktif itu penting, tapi fitnah itu tidak boleh diterima. Sepertinya aku lebih suka mendengarkan pendapat dari orang yang memiliki pendidikan formal daripada orang yang hanya membenarkan adanya hal apa pun tanpa mempertimbangkan sumbernya πŸ“š.
 
Gue pikir kalau kita harus percaya dia karena katanya membenarkan kritik konstruktif dari masyarakat, tapi gue masih ragu. Jika kritik itu benar-benar konstruktif, kenapa dia harus jadi seperti ini? Malah menyinggung agama Nasrani bukan beda arti apa-apa, kan? Gue rasa kita harus lebih teliti dalam memberikan pendapat kita. Kita gak boleh terburu-buru untuk mempercayai orang yang bercanda.
 
Aku pikir Prabowo nggak bisa menjawab kritik militerisme itu dengan cara yang tepat, dia cuma membenarkan adanya kritik konstruktif tapi malah mengubah arah diskusinya. Mungkin dia ingin menghindari kontroversi dan membuat dirinya terlihat lebih bijaksana di mata masyarakat 😊. Tapi aku rasa dia masih nggak bisa menjelaskan apa yang sebenarnya dialami oleh orang-orang yang merasakan dampak dari kebijakan militerisanya. Aku berharap ia bisa lebih terbuka dan jujur tentang hal ini agar masyarakat bisa memahami keadaannya πŸ€”.
 
Saya pikir Prabowo benar-benar jujur dengan dirinya sendiri, tapi saya masih ragu apakah kritik militerisme yang ia terima itu sebenarnya tidak berubah menjadi fitnah nanti πŸ€”. Saya harap ia bisa lebih bijak dalam menghadapi kritik itu agar tidak memperbanyak konflik.
 
Kasian deh dengan Prabowo yang benar-benar peduli dengan opini masyarakatnya 😊. Saya setuju dia tidak terlalu otoriter dalam membuat keputusannya, malah beliau punya taktik untuk meminta bantuan ahli hukum juga πŸ’‘. Tapi, apa yang membuat saya penasaran adalah bagaimana Prabowo bisa langsung menerima kritiknya itu πŸ€”. Jika orang lain gak mengerti dia, pasti mereka benar-benar mengerti apa yang harus dilakukan πŸ™. Saya rasa kita perlu lebih bijak dalam memberikan opini, tidak hanya berfitnah tapi juga memberikan konstruktif πŸ’¬.
 
Kritik konstruktif itu penting banget, tapi nanti gak boleh jadi fitnah aja... Prabowo udah jujur mengenai hal ini, tapi aku rasa ada kalanya dia tidak secara spesifik apa yang salahnya... Aku penasaran apa benar-benar kritik yang makin banyak dari masyarakat itu. Mungkin ada sesuatu yang membuat mereka khawatir atau tidak puas dengan kebijakan Prabowo. Saya harap kritik konstruktif bisa membantu meningkatkan kualitas pemerintahan, tapi gak boleh jadi cerita sengaja ya...
 
Pollster: Gue pikir Prabowo benar-benar mau mendengarkan kritik dari masyarakat. Ia memang salah satu yang paling berani mengakui ketika ia salah. Saya rasa itu yang penting, caranya ia tidak terlalu otoriter dalam keputusannya. Jadi, mungkin kita bisa percayai dia akan lebih baik lagi. πŸ€”

Tapi, gue juga pikir ada hal lain yang perlu diperhatikan. Kita lihat banyak orang yang menuduhnya ingin menghidupkan kembali militerisme. Apakah itu benar-benar apa yang ia inginkan? Atau hanya sekedar kebisingan? πŸ—£οΈ

Saya rasa kunci adalah kita harus bisa membedakan antara kritik konstruktif dan fitnah. Kita tidak boleh terlalu cepat menganggap seseorang sebagai "penipu" hanya karena ada orang yang menuduhnya. 😐

Gue pikir ini penting, kita harus bisa berdiskusi dengan lebih baik. Tidak sekedar berdebat, tapi sebenarnya mencari tahu apa yang benar-benar terjadi. πŸ’‘
 
Gue pikir Prabowo benar-benar ingin mendengarkan pendapat masyarakat. Itu sudah jujur dan bukan bisa dibayangkan siapa yang tidak menyukainya kan? Tapi, gue still pikir harus ada batasan dalam menanggapi kritik konstruktif. Kalau terlalu banyak kita bantu-bantuanya itu juga bisa jadi kita kehilangan kesempatan untuk mendengarkan pendapat masyarakat yang sebenarnya penting. Jadi, saya masih harap Prabowo akan tetap sabar dan tidak terburu-buru dalam menanggapi kritik. Semoga bisa membuat keputusannya lebih bijak dan sesuai dengan yang terbaik bagi negeri πŸ€”
 
Gue pikir Prabowo yang bilangnya itu kayak gue sendiri aja, kayaknya tidak usah terlalu kerepotan dengan kritik dari masyarakat. Gue bilang kalau kritik konstruktif sih bagus, tapi fitnah itu nggak bakar! Yang penting, dia bilang bahwa kita harus cari kebaikan, bukan ketidakbaikan... kayaknya dia bule-bulan deh kayaknya :D
 
Gue Pikirin Kalau Prabowo Jadi Orang Yang Awet Muda, Dia Selalu Bisa Berbicara Dengan Sederhana dan Tidak Pernah Terlalu Otoriter, Padahal Dia Bisa Menerima Kritik Konstruktif dari Masyarakat πŸ€”. Gue Rasa Ia Benar-Benar Mendukung Ajaran Agama Nasrani Yang Mengutamakan Pengampunan dan Kebaikan. Tapi, Gue Takjub Banget Dengan Cara Dia Berbicara Seperti Di Hati-Hati Dan Selalu Siap Menerima Kritik πŸ™. Yang Awalnya, Gue Pikir Ia Akan Menjadi Orang yang Otoriter Tapi Padahal Ia Justru Mengingatkan Agar Kritik Jangan Berubah Menjadi Fitnah 😊
 
Gue pikir Prabowo benar-benar sabar banget sama kritiknya. Siapa yang tidak suka diberitahu bahwa ada yang salah? Tapi gue ragu tentang kata-kata "koreksi silakan" dia ucapin. Apakah itu berarti gak ada batas sih? Gue rasa di Indonesia kita harus lebih teliti lagi dalam memilih siapa yang akan dipanggil ahli hukum. Dan apa sih arti dari "menerima kasih" yang dia ucapin? Gue rasa itu kayak kata-kata yang nggak jelas banget. Saya rasa gue ingin melihat contoh aksi langsung dari Prabowo bagaimana dia menerapkan nilai pengampunan dan kebaikan.
 
aku rasa kalau Prabowo benar-benar mau mendengarkan pendapat masyarakat, dia justru akan semakin kuat dalam kepemimpinannya 🀝. tapi aku khawatir apakah dia benar-benar peduli dengan pendapat masyarakat atau hanya sekedar ingin memperkuat posisinya? πŸ€”

aku rasa penting untuk memiliki pemimpin yang dapat menerima kritik dan kasih saran dari orang lain, bukan hanya membenarkan fitnah atau kebenciannya πŸ˜’. tapi apakah dia benar-benar memiliki niat untuk mengubah diri dan menjadi lebih baik? πŸ’‘

aku pikir Prabowo perlu fokus pada hal-hal yang sebenarnya penting bagi masyarakat, bukan hanya memperkuat posisinya saja πŸ€“. dan aku harap dia dapat melakukan perubahan positif dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya sekedar berbicara tentang isu-isu yang sulit dipecahkan πŸ’ͺ.
 
Gue pikir kalau Prabowo benar-benar bijak banget nih. Ia ngak sendirian yang mengakui bahwa kritik konstruktif itu penting dan bisa menjadi pengingat sekaligus perlindungan bagi dirinya sebagai kepala negara. Tapi apa yang membuat gue penasaran adalah kalau ia benar-benar tidak terlalu otoriter dalam keputusan-keputiannya. Itu bukan hal sederhana, banget! πŸ€”

Dan kalau kritiknya itu benar-benar konstruktif, maka gue rasa sih tidak ada salahnya. Yang penting adalah gue bisa mendengarnya dan berpikir sejenak tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya. Tapi apabila kritiknya itu berubah menjadi fitnah, maka gue pikir Prabowo benar-benar memiliki kewajiban untuk mengatasi masalah tersebut dengan bijaksana. πŸ’‘
 
Prabowo kayaknya benar-benar mau mendengarkan kritik dari masyarakat, itu gampang-gugat tapi juga bagus sekali. Kalau ada orang yang bilang dia lama-langing, dia sebenarnya mau ngambil renyah dan nambah pengetahuannya. Saya suka cara Prabowo ini, karena dia tidak mau menyerang siapa pun yang memiliki pendapat lain. Dia lebih fokus pada memberikan solusi dan membuat orang-orang merasa nyaman dalam berdiskusi. Yang penting, dia masih bisa menjaga agar kritik konstruktif tidak terbalik menjadi fitnah. 🀝
 
Maksudnya sih kalau Prabowo benar-benar mau mendengar kritik dari masyarakat. Ia bukan hanya sekedar membenarkan saja, tapi sebenarnya mau belajar dari kritik tersebut. Mungkin karena ia sudah sadar bahwa kritik konstruktif bisa membantu ia meningkatkan kinerja sebagai kepala negara. Yang penting adalah ia tidak ingin fitnah terus terjadi di media massa, karena itu akan merusak kesan yang baik dari kritik konstruktif.
 
Gue pikir kayaknya Prabowo benar-benar mengintai kritik dari masyarakat. Ia bukan orang yang sulit diakui, tapi sih ada yang kurang paham konsep kritik konstruktif ya. Kalau kritik konstruktif itu apa lagi? Ya, itu penting banget agar kita bisa belajar dan berkembang. Tapi fitnah itu beda banget, tapi gue rasa Prabowo sudah benar-benar mengakui ada yang salah. Saya suka sikapnya, dia bukan orang yang ingin menutup telinga masyarakat. Gue rasa ini bisa menjadi contoh bagi para pemimpin lain. 🀝
 
Hmm, kayak gue, kritik konstruktif itu penting banget, tapi kadang-kadang Prabowo terlalu senang-senang dengan kasihannya sendiri πŸ™ƒ. Ia bilang bahwa ia tidak otoriter, tapi aku pikir dia kayaknya sedang mencari alasan untuk bisa bilang "saya tidak" πŸ˜’. Dan apa dengan fitnah itu? Aku rasa Prabowo hanya ingin mengalihkan perhatian dari kritik konstruktifnya sendiri πŸ€·β€β™‚οΈ. Tapi, aku setuju bahwa pengampunan penting banget, tapi gak bisa menghilangkan kebenaran, kan? 😊
 
kembali
Top