Prabowo Terima Tuduhan Militerisme, tapi Ingatkan soal Fitnah

Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik yang menuding dia hendak menghidupkan kembali militerisme dalam pemerintahan. Dia menyatakan mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi fitnah karena kebohongan hanya akan memicu kecurigaan, perpecahan, dan kebencian di tengah masyarakat.

Prabowo menekankan pentingnya sikap memaafkan demi menjaga persatuan nasional. Ia menyatakan nilai-nilai agama Nasrani yang menekankan pengampunan sebagai fondasi kehidupan bersama. Dia juga menyinggung ajaran "Forgive us our trespasses as we forgive those who trespass against us" yang berarti memaafkan sesama.

Presiden Prabowo mengakui bahwa menerima kritik bukanlah hal yang mudah, tapi dia tidak ingin tudingan tersebut terus berlanjut dan memicu kebencian di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional dan mencari kebaikan daripada ketidakbaikan.

"Jadi saya sebenarnya selalu ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan, saya ingin persatuan daripada perpecahan," kata Prabowo.
 
Gue kira kalau kritik itu penting banget, tapi juga gak boleh terlalu serang, ya? Karena bisa jadi kritik itu dari pada yang ingin baik-baik saja... Lalu siap-siap kalau ada yang salah, bukan? Tapi Prabowo benar, memaafkan itu penting banget. Gue suka ajaran memaafkan, itu seperti obat yang bagus untuk kesehatan pikiran dan hati...
 
Gue kira kalau Presiden Prabowo itu benar-benar mau ngefektifkan sikap memaafkan itu πŸ™. Mereka bilang bahwa nilai-nilai agama Nasrani itu penting tapi gue pikir juga ada nilai-nilai lain yang tidak disebutin kayaknya, kayaknya kita harus menerima semua nilai-nilai tersebut dan tidak hanya memfokuskan pada satu agama aja πŸ€”. Dan aku rasa kalau Prabowo benar-benar ingin mencari kebaikan daripada ketidakbaikan, mereka harus tegas dalam mengatasi masalah-masalah yang ada di Indonesia, jangan hanya bicara dan tidak lakuin aja πŸ’ͺ.
 
Gue pikir Presiden Prabowo Subianto benar-benar punya hati yang baik, kan? dia selalu ingatkan kita tentang pentingnya memaafkan dan menjaga persatuan nasional. tapi gue masih ragu-ragu, apakah dia benar-benar benar-benar mau cari kebaikan atau hanya cara untuk selamat dari kritik yang negatif? πŸ€” sebenarnya ada beberapa contoh Presiden Prabowo yang ngedekin aksi-aksi yang agak susah, misalnya aksi #iklimdiindonesia. tapi, apakah itu benar-benar kebaikan atau hanya taktik untuk memperkuat citra negara? 😐
 
Gue pikir kalau kritik nggak boleh terlalu keras, tapi juga harus jujur dan masuk akal. Kalau Presiden Prabowo memang mengingatkan pentingnya persatuan nasional, tapi kita juga perlu memperhatikan apakah dia benar-benar lakukan apa yang dia katakan πŸ€”. Gue rasa dia punya alasan yang baik tentang pengampunan dan memaafkan, tapi nggak bisa dibuat-membuat aja tanpa bukti 😐. Apalagi kalau kritik itu sebenarnya ada dasar dan tidak hanya sekedar fitnah 🚫. Gue percaya bahwa Presiden Prabowo benar-benar ingin menjaga persatuan nasional, tapi kita juga harus teliti dan jujur dalam menilai laluannya πŸ’‘.
 
Saya pikir kalau Presiden Prabowo terlalu fokus pada pentingnya memaafkan dan tidak mencoba untuk menyelesaikan isu-isu yang dianggap membuat pemerintahannya tudingan. Mungkin ini karena beliau masih ingin menjaga kekuasaannya dan tidak ingin menghadapi kritis dari segala sisi. Tapi, kalau benar-benar mau memperbaiki diri, maka harus ada langkah-langkah yang lebih konstruktif dan bukan hanya sekedar mengingatkan orang lain untuk memaafkan. Saya rasa pemerintahannya masih perlu melakukan lebih banyak upaya untuk mendengarkan pendapat rakyat dan tidak hanya mencoba mengendalikan opini publik dengan cara-cara yang tidak jujur.
 
Ggini sih dia bilang demikian, aku rasa penting banget sekali dia ingatkan agar kita jangan terlalu cepat terburu-buru menuduh orang lain hanya karena kita tidak tahu apa yang sebenarnya di balik kata-kata mereka. tapi juga aku paham kalau kritik penting banget untuk membangun negara, tapi harus dilakukan dengan hati-hati dan bijak agar tidak merusak kesempatan kita untuk berbantu-bantuan satu sama lain πŸ˜ŠπŸ™
 
gampang banget dia salah paham kritik dari orang lain πŸ™„. tapi yang penting adalah kita semua bisa saling memaafkan dan tidak berlaku fitnah 😊. saya setuju dengan pendapatnya tentang nilai-nilai agama Nasrani, pengampunan itu sangat penting! πŸ•ŠοΈ. mungkin dia salah paham karena ingin menjaga persatuan nasional, tapi itu bukan berarti dia tidak tega dengan kritik yang masuk akal πŸ˜…. saya percaya dia benar-benar ingin mencari kebaikan dan persatuan, tapi kita harus bisa memberinya petunjuk tentang bagaimana cara itu dilakukan 🀝.
 
Kritik itu seperti api, apalagi kalau dihubungkan dengan orang yang sedang berjuang πŸ€”. Tetapi apa yang penting adalah bagaimana kita menjawabnya, baik itu dengan memaafkan atau tidak. Memaafkan itu kunci untuk tidak terjebak dalam perpecahan dan kebencian. Kita harus belajar dari contoh Yesus, dia memaafkan orang yang menyalahinya, sehingga orang lain juga mau memaafkannya πŸ™.
 
ahem, kalau gini dia punya masalah dengan kritik siapa? udah lama ngomong-momongkan tentang memaafkan, tapi apakah benar-benar dia mau duduk di meja perundingan atau apa? kayaknya dia hanya ingin terus berbicara dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. memang penting sikap memaafkan, tapi apakah itu bisa membuat kita lupa tentang kesalahan mereka yang salah?
 
Wah, kalau benar-benar memaafkan itu penting banget, tapi bagaimana kalau di Indonesia masih banyak yang tak mau memaafkan sama-sama? πŸ€” Mungkin kalau kita bisa membantu masyarakat mengerti pentingnya memaafkan, kita bisa lebih bersatunya. Saya pikir Presiden Prabowo benar-benar ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan, tapi apa kalau kita tidak mau mendengarkan? 😐 Tapi saya senang dia masih mengingatkan kita tentang pentingnya memaafkan dan persatuan nasional. Mungkin kita bisa belajar dari dia dan mencoba untuk lebih baik. πŸ™
 
Gue rasa kalau presiden itu naksir ngomong tentang memaafkan, tapi gue masih ragu apakah dia benar-benar mau cari kebaikan atau cuma sekedar ngetok-ngetok ajaran agama. Gue ingat saat 90an, Presiden Suharto selalu bilang "Indonesia Adalah Negara Hamba Bangsa Indonesia" dan gue rasa kalau itu juga berarti kita harus memaafkan salah orang agar tidak terjadi perpecahan di tengah masyarakat. Tapi sekarang, kalau presiden itu bilang hal yang sama, gue masih ragu apakah dia benar-benar mau cari kebaikan daripada hanya ngomong-ngomong ajaran agama.
 
Makasih udah nyang dibedain kan kisahnya dengan militerisme πŸ™. Nah, gue rasa dia kayaknya nggak salah ngomong ngekenakan pentingnya persatuan nasional. Ajaran memaafkan itu gue rasa juga banget, tapi gue saking kebosanan, dikejar aja oleh kritik dan tudingan yang tidak ada bukti apa-apa πŸ˜’. Nah, gue paham udah nanggung karna kritik itu kan, tapi perlu dia ngomong ngomong kalau dia salah atau nggak? πŸ€”
 
Pengakuan Prabowo tentang pentingnya memaafkan dalam menjaga persatuan nasional sepertinya benar-benar bukan sesuatu yang asing untuk kita Indonesia. Kami sudah terbiasa dengan konsep ini sejak kita kecil, misalnya saat kita masih di SD dan ada teman baru yang salah melanggar aturan, tapi kita memilih tidak membawanya pergi dari sekolah karena itu dia masih anak.

Saya senang mendengar Prabowo menyebutkan ajaran tentang memaafkan sesama. Itu bagus banget! Kita Indonesia sangatlah butuh kebaikan dan kesabaran dalam menghadapi masalah yang dihadapi oleh suatu masyarakat. Jika kita tidak bisa memaafkan, maka kita akan jadi korban dari perpecahan yang terjadi di masyarakat 🀝
 
kembali
Top