Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi tantangan di level global. Pada hari ini, presiden berangkat menuju London dan Swiss untuk menghadiri beberapa pertemuan yang akan membahas isu-isu penting seperti ekonomi, maritim, pelestarian alam, dan generasi muda.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Sekretariat Kabinet, Prabowo Subianto bertolak dari Lapangan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta, kemudian terbang ke London untuk bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer. Pada pertemuan itu, presiden akan membahas tentang kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis yang terkait ekonomi dan maritim.
Selain London, Prabowo juga akan menghadiri pertemuan di Davos, Swiss, dimana ia akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF). Pada pertemuan itu, presiden akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara.
Pada kesempatan ini, Prabowo juga akan memberikan sambutan pada 22 Januari 2026, pada pukul 14.00–14.30 waktu setempat. Pemutaran pertemuan ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain dalam menghadapi tantangan global.
Namun, perlu diingat bahwa Presiden Prabowo Subianto juga harus menjaga keamanan dan kebersamaan negara. Dengan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III, presiden berupaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan maritim antara Indonesia dan Inggris.
Dalam pertemuan itu, Prabowo juga akan membahas tentang pelestarian alam dan lingkungan serta konservasi gajah. Pada kesempatan ini, presiden berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Dengan melakukan pertemuan di London dan Davos, Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi tantangan global.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Sekretariat Kabinet, Prabowo Subianto bertolak dari Lapangan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta, kemudian terbang ke London untuk bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer. Pada pertemuan itu, presiden akan membahas tentang kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis yang terkait ekonomi dan maritim.
Selain London, Prabowo juga akan menghadiri pertemuan di Davos, Swiss, dimana ia akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF). Pada pertemuan itu, presiden akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara.
Pada kesempatan ini, Prabowo juga akan memberikan sambutan pada 22 Januari 2026, pada pukul 14.00–14.30 waktu setempat. Pemutaran pertemuan ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain dalam menghadapi tantangan global.
Namun, perlu diingat bahwa Presiden Prabowo Subianto juga harus menjaga keamanan dan kebersamaan negara. Dengan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III, presiden berupaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan maritim antara Indonesia dan Inggris.
Dalam pertemuan itu, Prabowo juga akan membahas tentang pelestarian alam dan lingkungan serta konservasi gajah. Pada kesempatan ini, presiden berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Dengan melakukan pertemuan di London dan Davos, Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi tantangan global.