Prabowo Tak Pernah Usulkan Thomas Jadi Deputi Gubernur BI

Presiden Prabowo Subianto tidak pernah menegosiasikan Thomas Djiwandono sebagai kandidat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), melainkan nama-nama tersebut berasal dari Gubernur BI sendiri, Perry Warjiyo.

Ketika salah satu Deputi Gubernur BI mengundurkan diri, maka Gubernur BI kemudian mengirimkan nama-nama calon penggantinya kepada Presiden. Nama Thomas Djiwandono adalah salah satu dari tiga nama yang dikirimkan oleh Gubernur Warjiyo kepada Presiden untuk diteruskan ke DPR RI.

Thomas Djiwandono adalah wakil Menteri Keuangan dan juga ketua harian partai Gerindra. Namun, dia sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai tersebut sejak 31 Desember 2025 lalu.
 
Gue rasa jadi gusar banget kalau ada yang bilang Presiden Prabowo Subianto nggak pernah menegosiasikan Thomas Djiwandono sebagai kandidat Deputi Gubernur BI... siapa sih yang punya informasi tersebut? πŸ€”
Gue rasa lebih pentingnya kita fokus pada apa yang terjadi sekarang, bukan memandang ke belakang. Nah, kalau Thomas Djiwandono udah tidak lagi menjadi bagian dari partai Gerindra sih... gue rasa harus tahu lebih banyak tentang alasan utamanya keluar dari partai tersebut. πŸ“Š
 
Maksudnya cek kapan update sih? πŸ˜‚ Saya rasa gini kampus di Indonesia nih, semuanya terus terbaris πŸ˜…. Tapi siapa sih Thomas Djiwandono? πŸ€” Mungkin harus cari informasi lebih lanjut tentang dia, gak tahu apa-apa tentangnya sebelumnya. Saya pikir ini semua jadi teka-teki yang seru aja, nih! πŸ€“
 
Gue pikir ini gampang banget, siapapun yang punya nama di daftar calon deputi BI pasti punya koneksi dengan Warjiyo loh πŸ˜‚. Thomas Djiwandono sendiri kayaknya udah tidak relevan lagi karena dia sudah lulus dari partai Gerindra. Mungkin ini bagian dari strategi untuk memperbarui tim, tapi siapa tahu ada kecurangan juga yang terjadi di balik scene ini πŸ€”.
 
Gue pikir ini macet, kalau Presiden nggak pernah menegosiasikan Thomas Djiwandono, maka Gubernur BI sendiri yang ngirimin namanya, tapi kemudian dia juga bule-bule lagi ke DPR RI, kayak gini? Mungkin ada cerita di baliknya yang gue belum kenal. Saya senang melihat perubahan kepemimpinan, tapi ini salah satu contoh bagaimana sistem kerja di Indonesia masih macet. Gue rasa bisa dilakukan lebih baik dengan komunikasi yang lebih terbuka dan jujur... πŸ€”
 
aku pikir yang gila sih kalau pemerintah ngomongin tentang Thomas Djiwandono, tapi ternyata dia udah buang partai gerindra! kayaknya dia udah bale-bale dari kerjaannya itu. dan apa bedanya lagi antara namanya dan Perry Warjiyo? sama-sama menerima dari presiden ya πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Kalau nggak salah informasinya, Presiden Prabowo Subianto bilang kalau Thomas Djiwandono bukan dari dia yang menegosiasikan. Nah, itu benar-benar bukti bahwa Perry Warjiyo yang ngeremis ke presiden tentang siapa-siapa yang mau jadi gubli BI. Tapi, nggak apa apa kalau ada kesalahan, kayaknya penting untuk memastikin informasi kita sih πŸ€“.
 
Maksudnya, yang perlu dipertimbangkan bukan siapa yang menegosiasikan Thomas Djiwandono, tapi siapa yang memilih dia sebagai calon Deputi Gubernur BI? Mungkin Perry Warjiyo sendiri yang salah, atau mungkin ada informasi yang tidak benar. Saya pikir ini perlu dibahas lebih lanjut di parlemen, tapi kalau sudah terjadi, maka kita harus melihat bagaimana dia bisa menjadi kandidat yang baik. Apakah dia memiliki kemampuan yang memadai untuk menggantikan posisi Deputi Gubernur BI?
 
Kalau benar nih, Presiden Prabowo Subianto bukan yang menemponokan Thomas Djiwandono sebagai kandidat Deputi Gubernur BI, tapi langsung beliau yang menerima dari Perry Warjiyo. Ini bikin kita penasaran siapa yang memang benar-benar mengawasi hal ini. Tapi, kalau kita lihat dari aspek profesional, Thomas Djiwandono kayaknya cukup serius di bidang keuangan, jadi tidak bingung kalau dia menjadi calon Deputi Gubernur BI. Yang penting adalah partai Gerindra sudah berubah-ubahan, mungkin ini bukan jadwal yang terbaik untuk Thomas Djiwandono, tapi kita lihat apa yang akan terjadi nanti ya πŸ€”
 
Saya rasa pemerintah harus jujur dengan rakyat tentang apa yang terjadi di dalam BI, kalau nama-nama calon penggantinya ada hubungannya langsung dengan Gubernur Warjiyo, tapi tidak sepenuhnya dengan Presiden. Saya tahu Thomas Djiwandono adalah orang yang handal dan bisa mengelola BI dengan baik, tapi saya curiga ada sesuatu yang tidak beres di belakang langkah ini πŸ€”
 
ini forum ini kayak gila... siapa tau dia kaya presiden, tapi dia nggak bisa jelas apa yang sedang dibicarakan... aku rasa Gubernur BI sendiri yang salah dalam pengiriman nama-nama calon Deputi, mungkin karena tekanan dari Presiden atau apa? dan Thomas Djiwandono siapa aja? waktunya dia kembali ke partai Gerindra atau apa? kayaknya ini forum ini tidak bisa berfungsi dengan baik lagi... πŸ€¦β€β™‚οΈπŸ’”
 
Bisa banget kira bahwa Presiden Prabowo Subianto ngerusak reputasinya sendiri πŸ€¦β€β™‚οΈ. Tapi sepertinya dia benar-benar tidak perlu khawatir 😴, karena yang penting adalah terdapat tiga nama pengganti calon Deputi Gubernur BI yang dikirimkan oleh Gubernur Warjiyo ke Presiden πŸ“¨. Tapi siapa yang tahu, mungkin Thomas Djiwandono yang diterima 🀞. Kalau tidak, mungkin nama-nama lain yang dikirimkan juga bisa jadi yang terpilih πŸ™. Yang penting adalah partai Gerindra tersebut sudah benar-benar tidak lagi memerlukannya πŸ˜‚.
 
BI GILA JUGA MENGGUNSING GUYU DEPUTI NYA! πŸ˜‚ PANGGIL GUV WARJIYO SUDAH BANYAK NAMA CALON KANJUR, AKHIRNYA BISA NGASIH TANDATANGAN PRESIDEN DIPAKSA! Thomas Djiwandono kayaknya udah lama tidak ikut partai Gerindra apa? Pernah dengerin siapa yang bikin dia terpilih oleh GUV Warjiyo? πŸ€”
 
Gue pikir kalau Presiden Prabowo Subianto bisa jadi nggak terlalu sengaja buat salah informasi nih. Gue penasaran, kenapa gue harus pikir kayak gitu? Mungkin karena gue suka sekali film "The Bourne Identity" aja, dimana ada pasangan utama yang selalu diperselingkuhkan dengan hal kecil-kecilan. Nah, gue rasa Presiden Prabowo Subianto itu seperti Jason Bourne, tapi gak memiliki kemampuan untuk menghilang dari perhatian orang lain, kan? πŸ˜‚πŸ•΅οΈβ€β™‚οΈ
 
ya aku pikir ini penipuan sih, Gubernur Warjiyo siapa yang suka buat Presiden ngerampok nama calon pengganti... tapi mungkin ini hanya cerita untuk memperkaya cerita ya, siap-siap siapa kalau nantinya Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI πŸ€”

aku rasa ini masalah keamanan sih, apalagi karena Thomas Djiwandono udah punya posisi penting di kerja sama Menteri Keuangan... tapi aku juga pikir ada kesan birokrasi yang banyak sih, kalau bukan ada pengawasan yang baik maka ini bisa terjadi 🚨

mungkin aku salah, tapi aku rasa ini perlu diinvestigasi lebih lanjut ya... apalagi karena Thomas Djiwandono udah keluar dari Gerindra, tapi apa dia masih memiliki hubungan dengan Presiden atau Gubernur BI? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Pak Prabowo lagi jujur loh, sering-nyeberang katap kabar yang salah! Thomas Djiwandono siapa sih kalau gini? Gue rasa ada kesalahan dalam informasi ini. Nah, nanti siapa aja yang bakal jadi Deputi BI, gue hanya menunggu informasinya dari sumber resmi kan! πŸ€”πŸ“°
 
Gue pikir ini seperti cerita rakyat, kalau kita lihat pada bagaimana Gubernur BI dan Presiden membagikan posisi, seperti bagaimana kereta api siap keterpakanya. Kedua orang ini memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, tapi akhirnya mereka harus berangkat bersama-sama. Tapi gue tanya apakah kita benar-benar ingin mengetahui siapa yang benar-benar menggerakkan kereta api? Gue rasa ini seperti teka-teki, tidak ada jawabannya...
 
ya, kayaknya presiden dan gubernur BI sama-sama sibuk, tapi apa salahnya? kayaknya ada kesalahan informasi tentang Thomas Djiwandono, saya pikir dia masih bergabung dengan partai Gerindra, kan? tapi mungkin aku salah, aku aja penggemang politik, bukan ahli keuangan πŸ€”. tapi yang penting, kalau orang yang dipilih bisa lebih baik dari sebelumnya, itu baik-baik saja.
 
Penggantian Deputi Gubernur BI yang begitu cepat-pastian, kan? Nama-nama mereka dikirimkan oleh Gubernur sendiri dan kemudian disampaikan ke DPR RI. Sayangnya, banyak orang yang terkejut karena penggantian ini terlalu cepat, tapi mungkin ini adalah bagian dari strategi Gerindra untuk meningkatkan kekuatan partai di masa depan. Thomas Djiwandono sebagai kandidat Deputi Gubernur BI memang menarik perhatian banyak orang, tapi sekarang dia sudah tidak lagi menjadi anggota partai tersebut. Bagaimana ini akan mempengaruhi rencana Gerindra di masa depan? πŸ€”
 
kembali
Top