Prabowo soal Politik di RI: Ingin Mengabdi, Selalu Dikuyu-kuyu

Berpolitik di Indonesia, memang bukan hal yang mudah. Pernahkah kalian berpikir, niat untuk mengabdi dan berbuat baik itu sebenarnya apa? Apakah itu hanya sekedar cerita? Jika dilihat dari perspektif Prabowo Subianto, menurutnya berpolitik adalah pengorbanan. Yang harus dilakukan adalah berbuat baik tanpa harapan imbalan.

"Politik di Indonesia ini pengorbanan. Ingin mengabdi, ingin berbuat baik, selalu dikuyu-kuyu, tapi selalu dicari-cari kesalahan dan kejelekannya," kata Prabowo dalam pidatonya yang disampaikan saat acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat.

Niat untuk mengabdi itu harus berarti berusaha penuh hati, tanpa harapan imbalan. Ini adalah hal yang harus dirasakan oleh siapa saja yang berpolitik di Indonesia. Yang paling penting adalah kepentingan rakyat, tidak ada yang lebih penting darinya.

Sekarang, kita lihat bagaimana hal ini diterapkan oleh para pejabat negara, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menko Pangan Zulkifli Hasan. Keduanya memiliki kehidupan mapan sebelum memasuki pemerintahan, namun memilih untuk masuk sebagai bentuk pengabdian.

Menurut Prabowo, jam kerja para menterinya terbatas. Mereka hanya tidur beberapa jam dan harus siap menghadapi tekanan dan kritik yang akan diterpa. Namun, ia meminta mereka tidak gentar dan tetap teguh membela kepentingan rakyat.

"Semakin naik ke puncak semakin diterpa angin yang kenceng. Mereka yang kuat yang akan sampai ke atas," ujarnya.
 
Pikiran saya benar-benar berdebu dengan apa yang dikatakan Prabowo sih 🀯. Kita lihat, dia orang yang tidak pernah jadi pejabat sebelumnya tapi tetap mau masuk dan "mengorbankan" diri untuk rakyat. Saya pikir itu bukanlah pengorbanan tapi lebih seperti... saya suka nonton film aksi sih, tapi Prabowo lebih suka membuat aksi di dunia politik πŸ˜‚. Tapi seriously, dia benar-benar menyerukan kita semua untuk tidak gentar dan tetap teguh membela kepentingan rakyat. Saya harap para pejabat negara yang terkena kritik bisa belajar dari dia dan jangan lupa sih yang paling penting adalah kepentingan rakyat. Kita harus saling mendukung dan tidak menyerah di depan tekanan dan kritik. πŸ™
 
BIAR GA KECEWA NGA JAWAB NYA PRABOWO, LHA PENGABDIANNYA NGAK ABI KAPULAH! SEJUGA NYA BIASANYA KERJA NYA MENTRI-MENTRI NYA JANG MAU TIDUR BANYAK LAH! APA KASIH NYA KEPADA RAKYATNYA, YA? NGA NGABDIAN NYA JANG TAU LHA MUSUHNYA NYA DUIT CUMA NYA PERNAH TIDAK TIDUR MALAM NYA LHA!
 
Pokoknya kalau Prabowo bilang demikian, aku pikir itu semua cerita. Bagaimana bisa orang yang punya uang banyak dan posisi tinggi di negara ini masih ingin berpolitik? Mereka sudah bisa puas dengan hidup nyaman apa lagi? Tapi, aku rasa kalau Prabowo bilang benar, berpolitik sebenarnya itu tentang niat baik. Jika siapa saja yang berpolitik hanya berbuat baik tanpa harapan imbalan, itu berarti mereka sudah tidak memiliki tujuan pribadi lagi. Saya ragu-ragu kalau ini bisa terlaksana. πŸ€”
 
Makasih ya bro, aku pikir Prabowo Subianto benar-benar mengingat kembali masa lalunya kan? Dulu dia bilang kalau ingin menjadi presiden, tapi akhirnya tidak bisa kan? Sekarang dia bilang kalau berpolitik adalah pengorbanan, itu seperti dia bilang kalau dia harus memilih antara ingin jadi orang baik atau ingin jadi presiden. Aku pikir itu gampang banget bro, siapa yang mau dijadikan contoh baik kan? Tapi aku setuju dengan dia, niat untuk berbuat baik itu penting, tapi siapa yang bilang kalau bisa menerima kesalahan dan kejelekannya?
 
kenapa pribadi ini jujur banget sih? kalau nggak ada tekanan dan kritik, maka apa gunanya bercanda sebagai pejabat negara? asa mereka masih bisa tidur 3-4 jam dan siap menghadapi tekanan itu? sih aja udah capek dan lelah, tapi gak mau kalah dan terus berjuang untuk rakyat. mungkin kalau nggak ada tekanan, maka mereka akan menjadi pejabat yang malas dan tidak berarti lagi
 
Ggini sih caranya niat untuk mengabdi itu bisa jadi apa? Aku rasa kalau di luar sana banyak orang yang memilih menjadi pejabat karena hasilnya pasti lebih baik, nggak? Tapi Prabowo bilang berpolitik adalah pengorbanan, kayaknya itu cara berbeda. Aku pikir lebih baik lagi kalau kita bisa memiliki pejabat yang sebenarnya peduli dengan rakyatnya, tapi siapa tahu itu hanya imajinasi aja
 
ada kalanya aku pikir pas Prabowo bilang demikian, niat untuk mengabdi itu sebenarnya bukan cuma tentang harapan imbalan, tapi juga tentang apa yang membuat kamu ingin berpolitik di pertama kali, ya? kadang aku pikir kalau banyak pejabat yang masuk pemerintahan hanya karena suatu alasan, bukannya karena benar-benar mau berbuat baik. tapi kemudian aku pikir, mungkin mereka benar-benar ingin dan mau berubah untuk rakyat, dan itu apa yang membuat mereka terus berjuang. siapa tahu, kayaknya Prabowo tidak salah dalam mengatakan bahwa niat untuk mengabdi harus tanpa harapan imbalan, tapi kita juga harus mempertimbangkan apakah benar-benar mereka mau dan berani menghadapi konsekuensi dari keputusan mereka πŸ€”
 
Gue pernah ngerasa begitu ketika lagi sambungin proyek gue di sekolah. Gue rasa punya niat baik ingin membuatnya selesai, tapi kemudian ternyata ada banyak masalah dan kesalahan yang harus gue atasi. Saya rasanya seperti Prabowo Subianto, gue merasa harus berusaha penuh hati untuk mengatasi masalah tersebut, tapi gue juga merasa terus dikritik dan dipermalukan. Gue rasa niat baik itu jadi cerita yang tidak diambil serius. Tapi gue masih berharap bahwa dengan berpolitik, kita bisa membuat perbedaan dan membantu rakyat lebih banyak 😊
 
Pokoknya ya, kalau mau berpolitik itu bukan hal mudah, bisa dipikir kembali lagi tentang apa sih niatnya. Niat untuk mengabdi dan berbuat baik itu sebenarnya siapa? Bisa jadi hanya cerita aja. Tapi Prabowo sabar-sabar bilang bahwa berpolitik itu pengorbanan, harus berusaha penuh hati tanpa harapan imbalan. Yang penting ya adalah kepentingan rakyat, bukan yang lain.

Aku pikir yang seru sih ada menteri yang punya kehidupan mapan sebelum masuk pemerintahan, tapi memilih masuk lagi sebagai bentuk pengabdian. Mereka harus siap menghadapi tekanan dan kritik yang banyak, tapi masih tetap teguh membela rakyat. Aku rasa itu kalau bisa menjadi contoh bagi para pejabat negara lainnya πŸ€“
 
Saudara, aku pikir Prabowo benar-benar berbicara dari hati nnya. Politik memang bukan mudah, tapi niat untuk mengabdi dan berbuat baik itu sebenarnya apa? Aku yakin banyak yang terpesona dengan kemampuan mereka dalam berpolitik, tapi tidak semua orang bisa melakukannya dengan penuh hati.

Aku juga merasa sedih mendengar cerita tentang para pejabat negara yang harus menghadapi tekanan dan kritik. Mereka memang memiliki kehidupan mapan sebelumnya, tapi mereka memilih untuk masuk sebagai bentuk pengabdian. Aku harap mereka bisa terus berjuang untuk kepentingan rakyat, karena itu adalah hal yang paling penting.

Aku ingin menekankan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk membuat perbedaan dalam hidup masyarakat. Jangan biarkan tekanan dan kritik menghentikan kamu dari berbuat baik. Coba cari niat di dalam dirimu sendiri, dan jangan takut untuk mengambil risiko. Semua akan berbalas positif jika kamu berjuang dengan penuh hati πŸ€—
 
Saya pikir kalau kita lihat dari perspektif Prabowo, dia benar-benar ingin berpolitik dengan niat yang sebenarnya bukan untuk jalan-jalan dan mencari promosi πŸ€·β€β™‚οΈ. Saya setuju dengan dia, politik di Indonesia memang tidak mudah, tapi itu juga sangat penting. Yang harus kita lakukan adalah pikir tentang apa yang baik untuk rakyat kita, bukan tentang diri sendiri πŸ™. Jika kita bisa melakukannya dengan penuh hati, tanpa harapan imbalan, maka itu akan menjadi pengorbanan yang benar-benar sejati πŸ’ͺ.
 
gak bisa bilang apa yang benar, tapi aku pikir politik bukan hanya tentang berbuat baik tanpa harapan imbalan, tapi juga tentang bagaimana cara kamu lakukan. kalau hanya tentang tidak ada harapan imbalan, gak akan ada orang yang mau ikut berpolitik, kan? πŸ€” apa yang penting adalah cara kita cari solusi yang benar dan tidak menyalahkan orang lain. mungkin perlu buat rencana yang matang sebelum memasuki politik, bukan hanya sekedar niat aja... 😐
 
Gue pikir kalau niat untuk mengabdi itu bukanlah hal yang sulit, tapi bagaimana caranya membuat itu terlaksana itu yang penting πŸ€”. Coba bayangin diri sendiri jika gak punya uang, gak punya orang tua yang bisa bantu, tapi masih ingin berbuat baik dan bantu rakyat. Itu sih pengorbanan yang sangat besar, tapi kalau kita lihat dari perspektif Prabowo, itu adalah hal yang harus dilakukan untuk mengabdi rakyat πŸ™.

Gue pikir yang penting adalah kita harus bisa menangani tekanan dan kritik yang akan diterpa, tapi tidak perlu kaget atau gentar πŸ˜…. Kita harus bisa beradaptasi dan tetap teguh membela kepentingan rakyat. Dan kalau kita kuat dan percaya diri, maka kita pasti bisa sampai ke puncak πŸš€.
 
Maksudnya kalau Prabowo bilang seperti itu, ternyata masih banyak orang yang ingin masuk ke pemerintahan cuma untuk ambil keuntungan aja πŸ€‘. Mungkin dia salah juga, karena sebenarnya ada beberapa pejabat negara yang memilih masuk ke pemerintahan karena mereka benar-benar peduli dengan rakyat, bukan hanya ambil keuntungan πŸ’Έ. Sementara itu, kalau kita lihat dari perspektif lain, mungkin Prabowo juga tidak sepenuhnya salah, karena niat untuk mengabdi memang harus berarti berusaha penuh hati, tapi apakah itu bisa dilakukan jika kita sudah terlalu banyak dipengaruhi oleh tekanan dan kritik? πŸ€”
 
gak bisa ya, aku sangat merasa sayang padanya, kalau dia benar-benar ingin buat rakyatnya bahagia dan aman, tapi tapi ada banyak hal yang harus dia hadapi, mulai dari kekurangan sumber daya hingga korupsi yang berlebihan... tapi aku percaya bahwa dia tidak sendirian, banyak orang lain juga yang memiliki niat sama seperti dia πŸ€—.
 
aku pikir kalau kita asah diri kita sendiri, kita bisa jadi lebih baik ya... tidak ada satu-satu aturan di mana bisa jadi salah kita.. tapi apa yang penting itu kita berusaha penuh hati buat kepentingan rakyat itu aja... kalau kita tidak punya harapan imbalan itu bukan bermakna apa kita melakukan apa-apa...
 
Pikiran saya ini... kalau niat untuk berpolitik itu bukan tentang pujian dan syukur, tapi tentang benar-benar mau lakukan apa saja untuk rakyat. Prabowo Subianto memang benar, politik di Indonesia gampang banget, tapi yang penting adalah siapa yang mau jadi korban untuk kebaikan itu. Saya harap menteri-menteri itu bisa menangani tekanan dan kritik itu dengan tenang, karena saya rasa mereka sudah lama terbiasa dengan hal itu... πŸ€”
 
Kalau lihat dari konteksnya, niat buat berpolitik itu mungkin bukan sekedar cerita aja πŸ€”. Yang penting adalah ada niat untuk mengabdi dan berbuat baik, apalagi kalau sudah masuk ke pemerintahan. Tapi, kira-kira bagaimana caranya agar niat itu bisa berkembang menjadi tindakan yang benar-benar bermanfaat? πŸ€·β€β™‚οΈ

Kalau kita lihat dari pengalaman para pejabat negara yang sudah masuk pemerintahan, seperti Andi Amran Sulaiman dan Zulkifli Hasan, mungkin ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar mereka tetap fokus pada kepentingan rakyat. Yang penting adalah ada kemampuan untuk mengelola tekanan dan kritik yang akan diterpa, jadi mereka bisa tetap teguh dalam menjalankan tugasnya πŸ’ͺ.

Tapi, kira-kira bagaimana caranya agar para pejabat negara ini bisa mendapatkan pendidikan tentang manajemen stres dan kemampuan menghadapi tekanan yang akan diterpa? Mungkin ada program-program yang bisa dibantu mereka untuk meningkatkan kemampuan tersebut πŸ“š.
 
Aku pikir sih kalau politik bukan tentang niat untuk berbuat baik, tapi tentang cara kita bisa memaksimalkan keuntungan dari apa yang kita lakukan... 😐 Banyak yang berpolitik di Indonesia hanya ingin naik pangkat dan menjadi orang penting, tapi mereka tidak pernah lihat apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Jika Prabowo benar-benar ingin mengabdikan diri, dia harus menunjukkan contoh yang lebih baik daripada sekadar bicara tentang pengorbanan... πŸ€”
 
kembali
Top