Berpolitik di Indonesia, memang bukan hal yang mudah. Pernahkah kalian berpikir, niat untuk mengabdi dan berbuat baik itu sebenarnya apa? Apakah itu hanya sekedar cerita? Jika dilihat dari perspektif Prabowo Subianto, menurutnya berpolitik adalah pengorbanan. Yang harus dilakukan adalah berbuat baik tanpa harapan imbalan.
"Politik di Indonesia ini pengorbanan. Ingin mengabdi, ingin berbuat baik, selalu dikuyu-kuyu, tapi selalu dicari-cari kesalahan dan kejelekannya," kata Prabowo dalam pidatonya yang disampaikan saat acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat.
Niat untuk mengabdi itu harus berarti berusaha penuh hati, tanpa harapan imbalan. Ini adalah hal yang harus dirasakan oleh siapa saja yang berpolitik di Indonesia. Yang paling penting adalah kepentingan rakyat, tidak ada yang lebih penting darinya.
Sekarang, kita lihat bagaimana hal ini diterapkan oleh para pejabat negara, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menko Pangan Zulkifli Hasan. Keduanya memiliki kehidupan mapan sebelum memasuki pemerintahan, namun memilih untuk masuk sebagai bentuk pengabdian.
Menurut Prabowo, jam kerja para menterinya terbatas. Mereka hanya tidur beberapa jam dan harus siap menghadapi tekanan dan kritik yang akan diterpa. Namun, ia meminta mereka tidak gentar dan tetap teguh membela kepentingan rakyat.
"Semakin naik ke puncak semakin diterpa angin yang kenceng. Mereka yang kuat yang akan sampai ke atas," ujarnya.
"Politik di Indonesia ini pengorbanan. Ingin mengabdi, ingin berbuat baik, selalu dikuyu-kuyu, tapi selalu dicari-cari kesalahan dan kejelekannya," kata Prabowo dalam pidatonya yang disampaikan saat acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat.
Niat untuk mengabdi itu harus berarti berusaha penuh hati, tanpa harapan imbalan. Ini adalah hal yang harus dirasakan oleh siapa saja yang berpolitik di Indonesia. Yang paling penting adalah kepentingan rakyat, tidak ada yang lebih penting darinya.
Sekarang, kita lihat bagaimana hal ini diterapkan oleh para pejabat negara, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menko Pangan Zulkifli Hasan. Keduanya memiliki kehidupan mapan sebelum memasuki pemerintahan, namun memilih untuk masuk sebagai bentuk pengabdian.
Menurut Prabowo, jam kerja para menterinya terbatas. Mereka hanya tidur beberapa jam dan harus siap menghadapi tekanan dan kritik yang akan diterpa. Namun, ia meminta mereka tidak gentar dan tetap teguh membela kepentingan rakyat.
"Semakin naik ke puncak semakin diterpa angin yang kenceng. Mereka yang kuat yang akan sampai ke atas," ujarnya.