Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer hari ini memutuskan untuk menandatangani kerja sama bidang maritim dan pendidikan antara Indonesia dan Inggris.
Kerja sama tersebut, yang disepakati Presiden Prabowo Subianto saat berbincang-bincang dengan PM Keir Starmer di Kantor PM Inggris, London, akan melibatkan penandatanota kesepahaman (MoU) pembuatan kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia.
Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk membantu para nelayan, menggerakkan perekonomian lokal dan memperoleh potensi kekayaan ikan yang dapat dinikmati oleh bangsa Indonesia. Baca ini: Kapan saja Presiden Prabowo Subianto akan menandatangani MoU pembuatan kapal tangkap ikan.
"Kita membuka kerja sama dengan siapa pun baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk memperbanyak kita memiliki kapal-kapal tangkap ikan," kata Pras menjawab pertanyaan wartawan.
Sementara itu, terkait kerja sama bidang pendidikan, Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama dengan Russel Group, yaitu kelompok 24 universitas papan atas di Inggris.
Kerja sama tersebut, yang disepakati Presiden Prabowo Subianto saat berbincang-bincang dengan PM Keir Starmer di Kantor PM Inggris, London, akan melibatkan penandatanota kesepahaman (MoU) pembuatan kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia.
Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk membantu para nelayan, menggerakkan perekonomian lokal dan memperoleh potensi kekayaan ikan yang dapat dinikmati oleh bangsa Indonesia. Baca ini: Kapan saja Presiden Prabowo Subianto akan menandatangani MoU pembuatan kapal tangkap ikan.
"Kita membuka kerja sama dengan siapa pun baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk memperbanyak kita memiliki kapal-kapal tangkap ikan," kata Pras menjawab pertanyaan wartawan.
Sementara itu, terkait kerja sama bidang pendidikan, Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama dengan Russel Group, yaitu kelompok 24 universitas papan atas di Inggris.