Presiden Prabowo Subianto berbicara saat menghadiri Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, malam ini. Ia menyindir maraknya siniar podcast dan pakar yang kerap membangun narasi tentang dirinya tanpa benar-benar memahami pikirannya sendiri.
"Banyak podcast-podcast, banyak pakar, itu bicara asal-asalan. Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikirannya," kata Prabowo.
Dia berseloroh jika ingin mengetahui apa yang sedang dipikirkan dirinya sendiri hanya perlu menonton podcast-podcast tersebut. Namun, menurut Prabowo, isi pembahasan para pakar itu sebagian besar hanya karangan dan spekulasi.
"Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek, 'kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto?' Saya cari podcast. 'Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo?' Ngarang itu dia," ujar Prabowo.
Dia beranggapan bahwa banyak spekulasi di media sosial tentang konflik internal dirinya adalah sia-sia dan hanya berpurukan untuk mencari sensasi. "Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu'. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara," tambah dia.
Sementara itu, Prabowo juga menyinggung pandangan sejumlah pakar geopolitik yang menilai Indonesia berpotensi menjadi negara keempat terkaya di dunia. Namun, potensi tersebut hanya bisa terwujud jika bangsa Indonesia mampu menjaga persatuan.
"Pakar-pakar geopolitik mengatakan bangsa Indonesia ini akan menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Tapi ada syaratnya. Syaratnya adalah apabila bangsa Indonesia bisa bersatu," kata Prabowo.
Dia menekankan bahwa kunci persatuan nasional terletak pada kemampuan para elite bangsa untuk bekerja sama.
"Banyak podcast-podcast, banyak pakar, itu bicara asal-asalan. Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikirannya," kata Prabowo.
Dia berseloroh jika ingin mengetahui apa yang sedang dipikirkan dirinya sendiri hanya perlu menonton podcast-podcast tersebut. Namun, menurut Prabowo, isi pembahasan para pakar itu sebagian besar hanya karangan dan spekulasi.
"Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek, 'kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto?' Saya cari podcast. 'Kira-kira apa ya yang sedang dipikirkan oleh Prabowo?' Ngarang itu dia," ujar Prabowo.
Dia beranggapan bahwa banyak spekulasi di media sosial tentang konflik internal dirinya adalah sia-sia dan hanya berpurukan untuk mencari sensasi. "Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu'. Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara," tambah dia.
Sementara itu, Prabowo juga menyinggung pandangan sejumlah pakar geopolitik yang menilai Indonesia berpotensi menjadi negara keempat terkaya di dunia. Namun, potensi tersebut hanya bisa terwujud jika bangsa Indonesia mampu menjaga persatuan.
"Pakar-pakar geopolitik mengatakan bangsa Indonesia ini akan menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Tapi ada syaratnya. Syaratnya adalah apabila bangsa Indonesia bisa bersatu," kata Prabowo.
Dia menekankan bahwa kunci persatuan nasional terletak pada kemampuan para elite bangsa untuk bekerja sama.