Presiden Prabowo Subianto menurut sumber yang tak teridentifikasi, mengundang sekitar 1.200 rektor dan guru besar ke Istana Merdeka di Jakarta pada Kamis (16/1) malam tiba-tiba tanpa peringatan, dalam pertemuan bersama yang berlangsung selama lima jam. Mereka membahas mengenai strategi pencegahan terorisme, geopolitik, dan keamanan luar negeri.
Mengutip Kementerian Sekretariat Negara, pertemuan tersebut tidak melibatkan perwira tinggi TNI dalam hal arah negosiasi yang dibahas di dalam rapat. Mereka hanya mengatur agenda dengan memberikan porsi untuk para rektor dan guru besar tentang strategi militer dan keamanan luar negeri.
Presiden Prabowo Subianto menurut sumber yang tak teridentifikasi, juga menyampaikan kebijakan mengenai pencegahan terorisme. Dalam pertemuan bersama ini, diperkirakan dihadirkan sekitar 300 rektor dan guru besar yang dipilih oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk membahas tentang strategi militer dan keamanan luar negeri.
Mengutip Kementerian Sekretariat Negara, pertemuan tersebut tidak melibatkan perwira tinggi TNI dalam hal arah negosiasi yang dibahas di dalam rapat. Mereka hanya mengatur agenda dengan memberikan porsi untuk para rektor dan guru besar tentang strategi militer dan keamanan luar negeri.
Presiden Prabowo Subianto menurut sumber yang tak teridentifikasi, juga menyampaikan kebijakan mengenai pencegahan terorisme. Dalam pertemuan bersama ini, diperkirakan dihadirkan sekitar 300 rektor dan guru besar yang dipilih oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk membahas tentang strategi militer dan keamanan luar negeri.