Prabowo Panggil Pimpinan TNI ke Istana, Bahas Geostrategi

Presiden Prabowo Subianto menurut sumber yang tak teridentifikasi, mengundang sekitar 1.200 rektor dan guru besar ke Istana Merdeka di Jakarta pada Kamis (16/1) malam tiba-tiba tanpa peringatan, dalam pertemuan bersama yang berlangsung selama lima jam. Mereka membahas mengenai strategi pencegahan terorisme, geopolitik, dan keamanan luar negeri.

Mengutip Kementerian Sekretariat Negara, pertemuan tersebut tidak melibatkan perwira tinggi TNI dalam hal arah negosiasi yang dibahas di dalam rapat. Mereka hanya mengatur agenda dengan memberikan porsi untuk para rektor dan guru besar tentang strategi militer dan keamanan luar negeri.

Presiden Prabowo Subianto menurut sumber yang tak teridentifikasi, juga menyampaikan kebijakan mengenai pencegahan terorisme. Dalam pertemuan bersama ini, diperkirakan dihadirkan sekitar 300 rektor dan guru besar yang dipilih oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk membahas tentang strategi militer dan keamanan luar negeri.
 
heh, apa sih tujuan itu? kenapa harus istana merdeka tapi tanpa peringatan? kan jadi seperti rapat belakang tertutup deh 🤔. sih memang penting strategi pencegahan terorisme dan geopolitik, tapi kenapa harus rahasia begitu aja? kayaknya ada sesuatu yang tidak diinginkan tapi tidak mau dibicarakan di umum 🙅‍♂️. tapi jangan kecewa guys, sih strategi militer itu penting banget! kita harus siap aja 💪
 
Saya pikir ini salah paham banget, di mana kena buat para rektor dan guru besar? Tapi apa yang penting itu strategi pencegahan terorisme dan geopolitik. Saya harap jelasnya dari pertemuan ini akan diinformasikan ke publik.

Saya juga penasaran kenapa pertemuan ini tidak melibatkan perwira tinggi TNI, sih? Apakah ada yang salah dengan cara ini? Saya ingat kalau sebelumnya kita sudah dibicarakan tentang strategi pencegahan terorisme.
 
Pertemuan itu kayaknya bingung banget kan? Aku pun penasaran kenapa Prabowo bisa mengundang rektor dan guru besar tanpa peringatan dulu. Tapi kalau kita lihat dari sisi strategi pencegahan terorisme, aku rasa itu penting. Kita harus siap-siap aja ya, tapi tidak boleh kayaknya kalah dalam strategi ini. Aku harap pertemuan itu bisa memberikan solusi yang baik untuk keamanan kita semua 🤞.
 
Hmm, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan rektor dan guru besar itu pasti penting banget 🤔. Lihatnya, di hadirin sekitar 1.200 orang, tapi hanya 300 yang dipilih oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sih 📊. Sengaja memutuskan untuk tidak melibatkan perwira tinggi TNI? Mungkin ada alasan yang buat kita penasaran 🤷‍♂️.

Tapi apa yang dibahas di dalam pertemuan bersama itu? Strategi pencegahan terorisme, geopolitik, dan keamanan luar negeri sih 😬. Menurut Presiden Prabowo Subianto, ada kebijakan baru tentang pencegahan terorisme yang akan diterapkan. Tapi apa benar-benarnya kebijakan itu? 🤔.

Lihatnya, Presiden Prabowo Subianto tidak mau berbagi informasi lebih lanjut tentang pertemuan bersama ini. Mungkin ada alasan yang buat kita penasaran lagi 😅. Saya harap ada laporan yang lebih spesifik dari Kementerian Sekretariat Negara tentang apa yang dibahas di dalam pertemuan bersama itu 📰.

Sekarang, saya lihat grafik ini tentang strategi pencegahan terorisme di Indonesia. Lihatnya, jumlah kasus terorisme di Indonesia meningkat sebesar 30% dalam 5 tahun terakhir 📈. Mungkin pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto bisa membantu mengatasi masalah ini? 🤞

Berikut adalah chart statistik tentang angka terorisme di Indonesia:

* 2020: 100 kasus
* 2021: 130 kasus (30% meningkat)
* 2022: 140 kasus (7% lagi)
* 2023: 150 kasus (7% lagi)
* 2024: 170 kasus (14% lagi)

Mungkin ada alasan lain yang membuat kasus terorisme meningkat? 🤔. Saya harap dapat mendapatkan informasi lebih lanjut tentang pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto dan strategi pencegahan terorisme di Indonesia 📰.
 
Aku pikir itu penjajahan yang diwakili oleh Presiden, siapa sih yang dia ajak semua rektor dan guru besar ke Istana Merdeka tanpa peringatan dulu? Ada apa lagi yang mau dia sampaikan tentang strategi militer dan keamanan luar negeri yang harus di bawa pulang oleh mereka? Aku rasa itu bukan pertemuan yang serius, tapi penjajahan pikiran. Tapi aku juga curiga, apa yang mau dia capai dengan strategi militer dan keamanan luar negeri yang diutarakan oleh para rektor dan guru besar? 🤔
 
Wahhh, aki nggak percaya kalau Presiden langsung menarik 1.200 rektor dan guru besar ke Istana Merdeka tanpa terlebih dahulu diingatkan oleh pemerintah. Mungkin ada yang salah dengan cara kerja Prabowo, ya?

Saya rasa penting buat kita memperhatikan siapa yang hadir di pertemuan itu, yaitu 300 rektor dan guru besar dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Mereka yang dipilih karena memiliki pengetahuan yang luas tentang strategi militer dan keamanan luar negeri, tapi siapa nake? Apakah mereka sudah terdaftar sebelumnya? Atau kalau nggak, langsung saja dia undang aja?

Saya rasa ini buat kita perhatikan bagaimana pemerintah beroperasi, kayaknya ada yang salah di balik semuanya. Tapi saya nggak ingin terlalu serius, mungkin ini hanya bagian dari rencana Prabowo yang nggak saya ketahui.
 
kembali
Top