Presiden RI Prabowo Subianto justru menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap perusahaan yang melanggar aturan, bahkan jika ada "teman" atau kader Partai Gerindra yang berkepentingan. Ia mengatakan bahwa sebagai Kepala Negara, ia tidak mau melihat kejahatan tersebut karena khawatir akan dipengaruhi oleh hubungan pribadi atau kepentingan politik.
Selama setahun menjabat sebagai presiden, Prabowo mengungkapkan bahwa ia sering menghadapi upaya suap dan tekanan kepentingan. Ia juga menekankan bahwa sebagai presiden, ia harus menjaga aturan dan tidak terlibat dalam kepentingan lain.
Prabowo juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus berdasarkan pada konstitusi dan kepentingan rakyat. Ia mengingatkan para pejabat negara agar memahami prinsip tersebut dan tidak ragu mengundurkan diri jika tidak sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.
"Saya tidak mau melihat itu, karena saya takut ada teman saya di situ, atau ada Gerindra," kata Prabowo. "Yang melanggar tindak saja, sederhana."
Prabowo juga menekankan bahwa penegakan hukum harus berdasarkan pada ketidakadilan dan kepentingan rakyat, bukan hanya pada hubungan pribadi atau kepentingan politik. Ia mengharapkan para pejabat negara untuk memahami prinsip tersebut dan tidak ragu mengundurkan diri jika tidak sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.
"Apa yang kurang jelas? Yang tidak paham keluar aja jadi jabatan, segera mengundurkan diri. Banyak yang bisa gantikan saudara-saudara," tegas Prabowo.
Selama setahun menjabat sebagai presiden, Prabowo mengungkapkan bahwa ia sering menghadapi upaya suap dan tekanan kepentingan. Ia juga menekankan bahwa sebagai presiden, ia harus menjaga aturan dan tidak terlibat dalam kepentingan lain.
Prabowo juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus berdasarkan pada konstitusi dan kepentingan rakyat. Ia mengingatkan para pejabat negara agar memahami prinsip tersebut dan tidak ragu mengundurkan diri jika tidak sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.
"Saya tidak mau melihat itu, karena saya takut ada teman saya di situ, atau ada Gerindra," kata Prabowo. "Yang melanggar tindak saja, sederhana."
Prabowo juga menekankan bahwa penegakan hukum harus berdasarkan pada ketidakadilan dan kepentingan rakyat, bukan hanya pada hubungan pribadi atau kepentingan politik. Ia mengharapkan para pejabat negara untuk memahami prinsip tersebut dan tidak ragu mengundurkan diri jika tidak sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.
"Apa yang kurang jelas? Yang tidak paham keluar aja jadi jabatan, segera mengundurkan diri. Banyak yang bisa gantikan saudara-saudara," tegas Prabowo.