Prabowo meminta Dandim, BUMN, dan menteri untuk membersihkan lingkungan sebelum kerja. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya meninggalkan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) dan memberikan langkah konkrit menghadapi masalah serius sampah yang telah menjadi momok Indonesia sejak lama.
Dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Prabowo meminta dandim, komandan distrik militer, komandan resor militer, aparat kepolisian, serta pegawai BUMN untuk melaksanakan korve, gotong royong, atau tugas tambahan membersihkan dan merapikan lingkungan secara bersama-sama.
"Korve tiap hari atau tiap berapa hari. Korve, korve, korve! Kepolisian, kerahkan. Korve, korve, korve! Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya, korve!" seru Prabowo.
Dia juga meminta menteri dan kepala lembaga untuk memungut sampah di area kementerian/lembaga (K/L) yang mereka pimpin setidaknya 30 menit sebelum jam kerja dimulai. Jika perlu, para menteri maupun kepala lembaga memimpin sendiri para pegawai mereka untuk memungut sampah.
"Semua menteri K/L sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu! Bener ya? Jangan siap, siap, siap. Minimal setengah jam, pagi-pagi sebelum masuk kantor. Kalau perlu menterinya yang mimpin K/L-K/L semua, itu semua kantor," tegas dia.
Prabowo berharap dengan seriusnya masalah sampah, masyarakat dari berbagai lapisan harus menyatakan perang terhadap sampah. Jika tidak diatasi bersama, masalah sampah tidak bisa dirampungkan.
Dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Prabowo meminta dandim, komandan distrik militer, komandan resor militer, aparat kepolisian, serta pegawai BUMN untuk melaksanakan korve, gotong royong, atau tugas tambahan membersihkan dan merapikan lingkungan secara bersama-sama.
"Korve tiap hari atau tiap berapa hari. Korve, korve, korve! Kepolisian, kerahkan. Korve, korve, korve! Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya, korve!" seru Prabowo.
Dia juga meminta menteri dan kepala lembaga untuk memungut sampah di area kementerian/lembaga (K/L) yang mereka pimpin setidaknya 30 menit sebelum jam kerja dimulai. Jika perlu, para menteri maupun kepala lembaga memimpin sendiri para pegawai mereka untuk memungut sampah.
"Semua menteri K/L sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu! Bener ya? Jangan siap, siap, siap. Minimal setengah jam, pagi-pagi sebelum masuk kantor. Kalau perlu menterinya yang mimpin K/L-K/L semua, itu semua kantor," tegas dia.
Prabowo berharap dengan seriusnya masalah sampah, masyarakat dari berbagai lapisan harus menyatakan perang terhadap sampah. Jika tidak diatasi bersama, masalah sampah tidak bisa dirampungkan.