Prabowo Minta ATR Proteksi Sawah usai 554 Ribu Hektare Hilang

Presiden Prabowo Subianto yang berusia 75 tahun terbaru meminta penanggung jawabnya kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid untuk melindungi lahan sawah nasional dari hilangnya. Menurutnya, hilangnya lahan sawah ini dapat mempengaruhi ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Pertemuan Prabowo dengan Nusron di Istana Merdeka, Jakarta, malam ini juga membahas tentang peraturan yang berlaku untuk melindungi Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B). Menurut Nusron, Kementerian ATR/BPN telah mengambil langkah-langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian di Indonesia.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2030, Nusron menjelaskan bahwa lahan sawah yang beralih fungsi harus dikendalikan untuk melindungi ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan. Nusron juga menekankan bahwa lahan sawah yang masuk kategori LP2B tidak boleh dialihfungsikan menjadi apa pun selama-lamanya.

Menurut Nusron, Kementerian ATR/BPN melakukan penetapan seluruh Lahan Baku Sawah (LBS) sebagai LP2B di daerah-daerah dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang belum mencantumkan LP2B minimal 87 persen. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk melakukan revisi RTRW dalam waktu enam bulan untuk meningkatkan tingkat proteksi lahan sawah nasional.

Prabowo berkomitmen untuk memperkuat kebijakan tata ruang dan pengelolaan lahan guna melindungi sawah nasional sebagai aset strategis demi ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.
 
Oh, kan kayaknya Prabowo benar-benar peduli dengan masalah lahan sawah nasional. Saya senang lihat dia meminta penanggung jawabannya kepada Nusron Wahid untuk melindungi lahan sawah ini. Saya rasa itu bagus banget, karena hilangnya lahan sawah bisa mempengaruhi kita semua. Saya harap pemerintah bisa membuat kebijakan yang efektif untuk melindungi lahan pertanian dan swasembada pangan nasional. Semoga Prabowo bisa mewujudkan impian ini dan membantu ketahanan pangan kita ๐Ÿ™
 
omong-omung ya, aku pikir kalau gojek itu harus terus banget, tapi kayaknya gak boleh jadi yang terus banget deh. jadi, nanggung jawabnya Menteri ATR/BPN itu benar-benar penting banget, karna lahan sawah nasional kita itu sangat mahal dan berharga. aku senang sekali Presiden Prabowo Subianto meminta penanggung jawabnya kepada Nusron Wahid itu, dan aku harap dia bisa menjalankan keseluruhan rencana yang ada.

aku juga pikir peraturan LP2B itu harus dipertahankan banget, karna kita tidak ingin lahan sawah nasional kita hilang dalam waktu dekat. aku senang sekali Presiden Prabowo berkomitmen untuk memperkuat kebijakan tata ruang dan pengelolaan lahan, karena aku yakin dia akan membuat perubahan yang positif banget bagi rakyat Indonesia. ๐Ÿ’š๐ŸŒพ
 
kaya gampang aja kan? kalau ingin mencegah hilangnya lahan sawah nasional, kamu hanya perlu buka buku aturan yang ada di dalamnya ๐Ÿ˜Š. tapi apa yang sering saya lihat sih adalah kekhawatiran orang-orang dari petani sampai pedagang yang sudah lama terkena dampak hilangnya lahan sawah nasional. mungkin kya pemerintah harus lebih cepat lagi bukannya? kasi akses informasi yang jelas dan mudah dipahami bagi mereka. kayaknya bisa mempercepat pengambilan keputusan dan nantinya akan menjadi strategi yang efektif.
 
Makasih, bro ๐Ÿ™. Saya pikir yang bikin pemerintah serius dengan lahan sawah nasional itu nanti pasti bisa mengatasi masalah ketahanan pangan di Indonesia. Tapi, saya masih ragu-ragu sama Nusron Wahid, ya. Lahan sawah yang dipindahkan fungsi itu harus dibawain ke tanah kembali atau bukannya? Saya pikir itu biar lebih efektif untuk melindungi ketahanan pangan kita. Selain itu, saya juga khawatir Kementerian ATR/BPN tidak cukup bersemangat dengan langkah-langkah yang mereka ambil. Saya ingat saat ini masih banyak lahan sawah yang diproduksi dengan cara konvensional, bro. Mereka harus lebih cepat dan konsisten dalam melindungi lahan sawah nasional kita.
 
Mungkin nanti kita lihat bagaimana efektivitasnya dalam melindungi lahan sawah nasional ini, kalau perlu ada sanksi yang tepat bagi daerah-daerah yang belum memenuhi kategori 87 persen dan ada revisi RTRW di waktu yang tepat.
 
Saya pikir Prabowo Subianto yang sudah 75 tahun ini memang benar-benar peduli dengan masalah lahan sawah nasional ๐Ÿค. Saya sendiri punya teman di desa yang harus dipindahkan karena lahan mereka dijual kepada pemandu pariwisata, gue pikir itu sangat tidak adil dan pasti akan mempengaruhi ketahanan pangan keluarga mereka. Nusron Wahid yang menjadi menanggung jawabnya seharusnya bisa langsung mengambil tindakan untuk melindungi lahan sawah nasional dari hilangnya, tapi gue harap ia juga bisa membuat regulasi yang lebih baik lagi ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ agar tidak ada lagi seperti hal ini.
 
Bisa bayangin aja siapa nanti yang akan mengambil alih pekerjaan Nusron Wahid di Kementerian ATR/BPN, gak bisa nggak kaget banget ya... Siap-siap kan kalau ingin kerja di sana! ๐Ÿคซ Lahan sawah nasional pasti membutuhkan perhatian yang lebih serius dari pihak pemerintah, terutama nanti tahun 2030. Yang penting ini: lahan sawah harus dilindungi agar kita tidak kehabisan makanan... Aku rasa Nusron Wahid sudah melakukan yang terbaik, tapi aku pikir ada yang harus diperbarui lagi, misalnya sistem monitoring dan pengawasan untuk Lahan Baku Sawah (LBS)...
 
Kasih aja, aku pikir kalau kita harus mempertimbangkan keberlanjutan di masa depan, kita harus lebih teliti dalam mengelola lahan sawah nasional. Aku pikir Nusron Wahid sudah berusaha keras dengan menetapkan Lahan Baku Sawah sebagai LP2B dan meminta pemerintah daerah untuk melakukan revisi RTRW. Tapi aku masih ragu, apakah kita sudah cukup sih? Kita harus melihat dari mana uangnya nih, apakah ada sumber dana yang cukup untuk mendukung kegiatan pelindungan lahan sawah nasional.
 
Hei, apa kabar ga? Pertemuan Prabowo dengan Nusron malam ini bikin aku penasaran. Aku pikir pertumbuhan lahan sawah nasional harus ditangani dengan baik, tapi aku juga ragu apakah pemerintah daerah benar-benar siap untuk melakukan revisi RTRW dalam waktu enam bulan. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi kesepakatan ini, misalnya konflik tanah, tekanan biaya, atau bahkan kepentingan konsultan asing. Aku harap pemerintah bisa membuat sistem pengelolaan lahan sawah yang lebih fleksibel dan mendukung, jadi sawah nasional tetap terjaga.
 
Gue pikir nggak usah khawatir sama aksi pemerintah ini, kayaknya gue sudah pasti bingung lagi. Lahan sawah nasional apa keberadaannya nggak penting? Gimana kalau kita tebak-tebakan nanti siapa yang mau bertanggung jawab atas keberadaan lahan pertanian itu aja? Nusron Wahid kayaknya malah jadi biarlah untuk mengatur semuanya, gimana caranya sih beliau bisa pastikan tidak ada lagi hilangnya?
 
Hmm, penutupan sawah nasional ini memang penting banget, tapi harus dilihat dari sudut pandang ekonomi juga, gimana kalau pertanian kita jadi kurang efisien? Kita gak bisa nggak tergantung pada impor bahan makanan, kan? ๐Ÿ˜ Mungkin kementerian agraria dan tata ruang itu udah lama banget dalam melindungi lahan sawah nasional, tapi kita harus sabar dan mendukung kebijakan mereka. Saya rasa penting juga kita lihat dari aspek sosial, bagaimana pertanian kita bisa melibatkan masyarakat lokal dan membuat mereka tidak kalah dengan pihak swasta yang ingin mengambil alih lahan pertanian. Kita harus bisa mencari keselarasan antara kepentingan ekonomi dan masyarakat, ya? ๐Ÿค”
 
Aneh sih, kalau ada yang nggak peduli dengan lahan sawah nasional. Semua punya tanggung jawab untuk melindungi ketahanan pangan kita ๐Ÿค”. Saya bayangin kalau nanti giliran anak cucu kita yang harus menghadapi masalah ini. Maka dari itu, saya setuju dengar Prabowo dan Nusron ingin melindungi lahan sawah nasional. Yang penting, kita harus bekerja sama dalam melindunginya ๐Ÿ™.
 
Gue pikir kalau penting banget buat kita lakukan langkah-langkah tegas untuk melindungi lahan sawah nasional, kan? Misalnya dengan mengatur aturan yang jelas tentang bagaimana cara alihfungsikan lahan sawah dan di mana. Kalau gue nggak salah, kemenag dan bpn sudah mulai langkah-langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian, tapi kita harus makin berat hati buat melindungi lahan ini, kan?
 
Kita lihat, siapa yang punya niat baik kalau kan ada lahan sawah yang hilang? Nah, aku pikir penjagaan lahan sawah nasional itu penting banget buat kita Indonesia. Kalau gak terlindungi, kayaknya gak bisa asuransi ketahanan pangan dan swasembada pangan kita. Aku senang si Presiden Prabowo yang meminta nusron untuk melindungi lahan sawah itu. Dan aku juga senang nusron sudah memiliki rencana strategis buat melindungi lahan pertanian di Indonesia. Tapi, aku still ragu-ragu kalau pemerintah daerah bisa melaksanakan ajaran itu dengan benar-benar tidak tergantung pada waktu.
 
heya, gue ngerasa mau bulek2 tentang film yang aku tonton di pagi ini, "Laskar Pelangi" ๐ŸŽฅ itu banget bumbu! aku suka bagian dimana Randa sedang sengaja meminta bantuan Ibu Soetomo ๐Ÿ˜Š. gue rasa itu kayaknya cerita nyata dari hidup gue sendiri, tapi gue hanya anak kecil yang paling suka sekolah... dan gue tidak pernah dipaksa untuk belajar. apalagi kalau aku harus belajar di rumah tanpa ada ibu atau ayah yang bisa mengawasi aku ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ.
 
ini gampang ya! Prabowo Subianto yang 75 tahun udah ngerasa perlu lakukan tindakan nyata untuk melindungi lahan sawah nasional. kalau hilangnya lahan ini bisa mempengaruhi ketahanan pangan dan swasembada pangan, itu jelas tidak enak banget. tapi aku senang sekali melihat Prabowo berkomitmen untuk melindungi sawah nasional. aku harap pemerintah juga bisa melakukan tindakan yang efektif untuk melindungi lahan pertanian di Indonesia, misalnya dengan memberikan insentif bagi petani yang menjaga lahan sawahnya agar tetap aset strategis demi ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat. ๐ŸŒพ๐Ÿ’š
 
Aku tahu kalau Indonesia lagi suka banget memotong pohon untuk pembangunan, padahal aku pikir kalian bisa mencoba sekedar menanam pohon kembali di tempat yang kosong itu aja ๐ŸŒณ๐Ÿ‘. Tapi sepertinya ini punya tujuan yang baik, karena aku suka makan nasi goreng dan kalau sawah nasional jadi rusak pasti aku jadi marah... tapi aku juga tahu kaya bagaimana caranya mengelolanya, dan aku rasa pemerintah sudah punya rencana yang baik untuk melindungi lahan pertanian. Aku hanya harap kalau ini bisa dilakukan tanpa membuat banyak orang kehilangan pekerjaan...
 
Mending jangan nunggu lagi, kalau kita nggak ada perlindungan untuk sawah nasional, pasti akses beras kita akan semakin sulit deh ๐Ÿ˜ฉ. Nusron Wahid yang ngomong ini, jangan bosen ngomong aja, harus langsung dilaksanakan aja, biar tidak terjadi hilangnya lahan sawah kita. Siapa tau kalau Prabowo Subianto memang benar-benar ingin melindungi sawah nasional, tapi Nusron Wahid dan Kementerian ATR/BPN harus ngedukung aja, bukan sekedar ngomong aja ๐Ÿ˜’.
 
Apa lagi kabar yang baik sih, Presiden Prabowo banget-banget peduli dengan kesejahteraan petani nih! Menteri Nusron Wahid juga gak main-main, dia benar-benar memiliki rencana untuk melindungi lahan sawah nasional. Aku suka banget dengar Presiden yang berusia 75 tahun masih peduli dengan masa depan Indonesia, dia punya visi panjang dan ingin melindungi ketahanan pangan kita nih!

Saya juga pikir dia benar-benar menghormati petani-petani di Indonesia, mereka adalah jantung dari pertanian kita. Aku yakin dengan kebijakan ini, kita bisa mencapai swasembada pangan nasional dan menjadi negara yang lebih berdaya saing di Asia Tenggara! ๐Ÿ™Œ
 
kembali
Top