Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025. Menurutnya, hal ini dicapai dalam waktu yang lebih cepat daripada target empat tahun yang ditetapkan sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan oleh Prabowo pada sambutan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Swasembada beras ini berarti bahwa Indonesia tidak lagi membutuhkan impor beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan domestiknya. Hal ini dicapai melalui kerja sama dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pertanian, serta industri lainnya.
Menurut Prabowo, capaian ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani, meningkatkan efisiensi pertanian, serta menopang ketahanan pangan nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat memberikan kontribusi positif pada kebutuhan global, khususnya dalam bentuk penurunan harga beras dunia.
"Kita tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia," kata Prabowo. "Dengan tidak impor beras, harga beras dunia turun ratusan dolar seluruhnya."
Swasembada beras ini berarti bahwa Indonesia tidak lagi membutuhkan impor beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan domestiknya. Hal ini dicapai melalui kerja sama dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pertanian, serta industri lainnya.
Menurut Prabowo, capaian ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani, meningkatkan efisiensi pertanian, serta menopang ketahanan pangan nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat memberikan kontribusi positif pada kebutuhan global, khususnya dalam bentuk penurunan harga beras dunia.
"Kita tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia," kata Prabowo. "Dengan tidak impor beras, harga beras dunia turun ratusan dolar seluruhnya."