Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Istana Negara, Jakarta. Foto: Tirto.id
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berkelakar dan bersikap agresif saat membuka taklimat awal tahun di retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Foto: Tirto.id
Ternyata kalau menghadapi tanya-tanya dari jurnalis, Prabowo terlihat agresif dan bersikap keras saat membuka taklimat awal tahun di retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ia menuduh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) perlu diawasi oleh koalisi pendukung pemerintah.
Dalam pidato yang disampaikannya, Prabowo berharap koalisi pemerintah tetap kuat dan solid. Namun ia juga menunjukkan sikap agresif saat bertanya kepada jurnalis mengenai status kekuatan koalisi di tengah kritik yang terus memuncak.
"Dulu ini koalisi kita kuat ya? Ketua partai ada semua ya? PKB yang harus diawasi terus ini," kata Prabowo dengan nada tertawa.
Dia juga meminta jurnalis untuk meninggalkan ruangan karena evaluasi lanjutan akan membahas hal-hal yang lebih rinci dan mengingatkan agar para menteri tetap teguh meski menghadapi kritik dan fitnah.
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berkelakar dan bersikap agresif saat membuka taklimat awal tahun di retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Foto: Tirto.id
Ternyata kalau menghadapi tanya-tanya dari jurnalis, Prabowo terlihat agresif dan bersikap keras saat membuka taklimat awal tahun di retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ia menuduh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) perlu diawasi oleh koalisi pendukung pemerintah.
Dalam pidato yang disampaikannya, Prabowo berharap koalisi pemerintah tetap kuat dan solid. Namun ia juga menunjukkan sikap agresif saat bertanya kepada jurnalis mengenai status kekuatan koalisi di tengah kritik yang terus memuncak.
"Dulu ini koalisi kita kuat ya? Ketua partai ada semua ya? PKB yang harus diawasi terus ini," kata Prabowo dengan nada tertawa.
Dia juga meminta jurnalis untuk meninggalkan ruangan karena evaluasi lanjutan akan membahas hal-hal yang lebih rinci dan mengingatkan agar para menteri tetap teguh meski menghadapi kritik dan fitnah.