Presiden Prabowo Subianto mengajukan pandangan yang sangat positif tentang keanekaragaman bangsa Indonesia. Ia menegaskan bahwa peringatan Natal Nasional 2025 mencerminkan jati diri Indonesia sebagai suatu bangsa majemuk, besar, dan mampu hidup dalam keberagaman tersebut dengan harmonis.
"Kita di bumi Nusantara ini, suku-suku kita menganut agama-agama yang berbeda-beda tapi kita bisa bersatu, kita bisa hidup sebagai satu bangsa," kata Prabowo. Ia juga menekankan bahwa keberadaan Indonesia sebagai bangsa besar merupakan takdir Tuhan yang patut disyukuri.
Saat ini, Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta orang. "Saya merasa bangga mendapat kehormatan besar menjadi presiden dari sebuah negara yang sangat besar, jumlahnya keempat terbesar di dunia," ujarnya.
Meski perbedaan pandangan dan persaingan tidak terhindarkan, Prabowo menilai bahwa bangsa Indonesia secara umum dapat hidup saling menghormati. "Kita mengerti, negara sebesar ini pasti ada perselisihan paham, ada konflik, ada persaingan. Tetapi secara umum, bangsa-bangsa lain mulai melihat bangsa Indonesia dapat hidup dengan harmoni," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan komitmennya bersama Kabinet Merah Putih untuk terus bekerja keras melayani rakyat Indonesia. Puncak Natal Nasional 2025 mengusung tema "Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga" dan diawali dengan doa bersama bagi bangsa dan dimeriahkan penampilan teatrikal Natal dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
"Kita di bumi Nusantara ini, suku-suku kita menganut agama-agama yang berbeda-beda tapi kita bisa bersatu, kita bisa hidup sebagai satu bangsa," kata Prabowo. Ia juga menekankan bahwa keberadaan Indonesia sebagai bangsa besar merupakan takdir Tuhan yang patut disyukuri.
Saat ini, Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta orang. "Saya merasa bangga mendapat kehormatan besar menjadi presiden dari sebuah negara yang sangat besar, jumlahnya keempat terbesar di dunia," ujarnya.
Meski perbedaan pandangan dan persaingan tidak terhindarkan, Prabowo menilai bahwa bangsa Indonesia secara umum dapat hidup saling menghormati. "Kita mengerti, negara sebesar ini pasti ada perselisihan paham, ada konflik, ada persaingan. Tetapi secara umum, bangsa-bangsa lain mulai melihat bangsa Indonesia dapat hidup dengan harmoni," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan komitmennya bersama Kabinet Merah Putih untuk terus bekerja keras melayani rakyat Indonesia. Puncak Natal Nasional 2025 mengusung tema "Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga" dan diawali dengan doa bersama bagi bangsa dan dimeriahkan penampilan teatrikal Natal dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).